Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Euro

Kobbie Mainoo Kalah Saing dengan Cole Palmer, Roy Keane: Pemain MU Bagus, Bintang Chelsea Luar Biasa

Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, sampai kalah saing dengan bintang Chelsea, Cole Palmer.

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@colepalmer10
Gelandang Chelsea, Cole Palmer. Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, sampai kalah saing dengan bintang Chelsea, Cole Palmer. 

TRIBUNTERNATE.Com- Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, sampai kalah saing dengan bintang Chelsea, Cole Palmer.

Seperti diketahui, Kobbie Mainoo kerap tampil bagus untuk Timnas Inggris.

Namun, Cole Palmer yang baru berkesempatan main satu kali dari bangku cadangan membuat legenda Manchester United, Roy Keane, salah fokus.

Baca juga: Akhirnya Cole Palmer Main EURO, Legenda Man United Roy Keane: Bintang Chelsea Langsung Beri Dampak

Penampilan Cole Palmer yang ditunggu-tunggu sejak dicadangkan dua laga sebelumnya langsung meninggalkan kesan positif untuk Roy Keane.

Dalam dua laga, yakni kemenangan 1-0 melawan Serbia dan imbang 1-1 melawan Denmark, Cole Palmer dicadangkan 90 menit penuh.

Kini dalam laga melawan Slovenia yang berakhir skor kacamata, Cole Palmer masuk pada menit ke-71 menggantikan bintang Arsenal, Bukayo Saka.

Benar saja, sosok Cole Palmer yang selama ini dinanti-nanti langsung membawa dampak untuk skuad.

Dengan sejumlah umpan yang brilian serta kreativitasnya di lini depan.

Legenda Manchester United, Roy Keane, begitu senang kala melihat mantan pemain Manchester City itu tampil.

Sang bintang muda cukup menanamkan optimisme di benak penonton.

"Jelas Mainoo terlihat sangat nyaman di sana, tapi yang bikin saya selalu semangat untuk menonton adalah Cole Palmer yang saya rasa punya faktor X."

"Saat dia masuk, setiap kali dia mendapat bola, kita jadi berpikir bahwa sesuatu akan terjadi."

"Saya sangat menyukai Palmer. Menurut saya dia adalah pemain yang luar biasa," pujinya via ITV1.

Daniel Sturridge Syok

Mantan pemain Liverpool, Daniel Sturridge, mengaku sangat syok melihat keputusan pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate.

Gareth Southgate tidak memainkan bintang Chelsea, Cole Palmer, dalam dua laga pertama di EURO, yakni saat melawan Serbia dan Denmark.

Mantan pemain Manchester City yang menggendong Chelsea musim lalu itu diduga juga kesal terhadap sang pelatih.

Diketahui, Daniel Sturridge mencuitkan kekagetannya itu, "Saya benar-benar terkejut kita belum melihat Cole Palmer memberkati lapangan."

Setelah laga, bintang Chelsea itu diduga kesal dengan Gareth Southgate sehingga bersikap cuek kepada sang pelatih.

Bagaimana tidak, di laga sebelumnya saat melawan Serbia pun Cole Palmer hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Inggris tampil buruk dan ditahan imbang 1-1 oleh Denmark dengan gol pembuka dari Harry Kane (18') dan dibalas oleh Morten Hjulmand (34').

Cole Palmer kembali menganggur di bangku cadangan dan masih mengenakan rompi pemain cadangan sampai laga selesai.

Gareth Southgate hanya membuat perubahan Trent Alexander-Arnold diganti Conor Gallagher, Phil Foden diganti Jarrod Bowen, Bukayo Saka diganti Eberechi Eze, dan Harry Kane diganti Ollie Watkins.

Setelah laga, terekam momen Gareth Southgate mendekati Cole Palmer untuk bersalaman.

Namun, mantan bintang muda Manchester City itu tampak terus menatap ke depan tanpa mau melihat ke mata sang pelatih.

Video itu kini sudah ditonton lebih dari 120.000 kali.

Sejumlah fans Chelsea membela Cole Palmer atas sikap dinginnya itu.

@emmm**: Tidak ada alasan untuk terus mencadangkan dia di saat Inggris tampil seburuk itu

@cfc_**: Saya sih tidak menyalahkan Palmer

@john**: Jagoanku sangat marah

@cccy**: Cole tahu pelatihnya itu badut

Cole Palmer Gantikan Phil Foden

Legenda Aston Villa, Gabriel Agbonlahor, berkomentar soal laga Inggris vs Denmark.

Laga penyisihan Grup C EURO 2024 itu digelar di Deutsche Bank Park pada Kamis 20 Juni 2024 pukul 23.00 WIB.

Gabriel Agbonlahor berkaca dari laga Inggris vs Serbia di mana skuad Gareth Southgate hanya mampu menang tipis 1-0 dari gol Jude Bellingham.

Dua hal yang paling disorot adalah penampilan buruk bintang Manchester City, Phil Foden, di sayap kiri.

Serta bintang Cheslea, Cole Palmer, yang dicadangkan sampai laga berakhir.

Mantan bintang Aston Villa itu tetap memilih Phil Foden sebagai starter.

Dengan catatan, jika Phil Foden tampil buruk lagi maka akan langsung digantikan Cole Palmer.

"Dia (Foden) tidak menunjukkan gacornya seperti di Manchester City untuk Inggris."

"Jadi saya akan tetap menjadikan dia starter malam ini, tapi kalau dia tampil buruk saya langsung menoleh ke Palmer."

"Lalu bilang bahwa ini kesempatan Palmer untuk masuk dan menggantikan Foden," ujarnya kepada talkSPORT.

Gareth Southgate soal Phil Foden

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, dianggap salah menempatkan bintang Manchester City, Phil Foden di laga EURO 2024.

Gareth Southgate memosisikan Phil Foden di sayap kiri, sedangkan gelandang Manchester City itu biasanya lebih cocok di posisi nomor 10.

Alhasil, Phil Foden tampil buruk dan kontribusinya minim untuk laga yang berakhir kemenangan tipis 1-0 tersebut.

Meski demikian, Gareth Southgate justru memuji penampilan bintang muda tersebut.

"Saya rasa Phil melakukan kerja yang luar biasa untuk tim pada hari Minggu," pujinya via ITV Football.

Dengan memuji Phil Foden, bukan berarti sang pelatih tidak menyadari kekurangan pemainnya.

"Tapi luas area yang dia cakup, sudut tekanannya, pengisian pemain yang berada jauh di depan, saya rasa itu karena peran Phil tanpa bola, dan saya tahu itu bukanlah hal yang seksi dan semuanya ingin melihat dia menguasai bola," tambahnya.

Jamie Carragher soal Phil Foden

Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, menjadi pencetak gol satu-satunya dalam laga Inggris vs Serbia di babak penyisihan grup EURO 2024.

Sementara itu, bintang Manchester City, Phil Foden, banjir kritikan gara-gara penampilannya yang buruk.

Selama ini, Phil Foden memang disebut-sebut lebih cocok menempati posisi pemain nomor 10.

Sedangkan pelatih Inggris, Gareth Southgate, menempatkan Phil Foden di sayap kiri.

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menyebut penampilan Inggris vs Serbia sudah cukup menjawab siapa yang lebih layak di posisi nomor 10.

"Ada banyak pembahasan soal Bellingham ditempatkan lebih dalam agar Foden bisa main sebagai nomor 10."

"Gol pembuka Inggris menunjukkan mengapa memang harus Bellingham yang ada di posisi itu.

"Dia sudah melakukan itu sepanjang musim di Real Madrid dan dia adalah bagian dari tim yang menang La Liga serta Liga Champions," paparnya via The Telegraph.

David Moyes Bela Phil Foden

Mantan pelatih Manchester United, David Moyes, membela bintang Manchester City, Phil Foden yang tampil kurang maksimal dalam laga Inggris vs Serbia di EURO 2024.

Pelatih yang baru saja meninggalkan West Ham United itu menegaskan bahwa pemain sebagus apapun pasti ada masa-masa bermain buruk.

Duo pundit, Gabby Agbonlahor dan Jamie O'Hara, sama-sama mengkritkk Phil Foden yang tidak membawa pengaruh di skuad.

Sedangkan Phil Foden dinobatkan sebagai pemain terbaik musim 2023/2024.

David Moyes langsung membela bahwa gelar pemain terbaik tidak ada hubungannya dengan penampilan Phil Foden untuk timnas.

"Saya pikir Foden itu adalah seorang bintang, dia adalah pemain yang sangat sangat besar. Mungkin dia tidak mencapai performa terbaiknya tadi malam."

"Tapi secara keseluruhan, dia itu pemain hebat, dan maksud saya, pemain hebat pun boleh saja main buruk, itu wajar terjadi, mereka tidak selalu main bagus," belanya via talkSPORT.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved