Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Alasan Mainoo Pilih Cole Palmer Dibanding Harry Kane untuk Penalti, Segitu Percaya Bintang Chelsea

Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, memilih rekan senegaranya, Cole Palmer

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Sky Sports
Pemain Manchester United Kobbie Mainoo dan pemain Chelsea Cole Palmer. Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, memilih rekan senegaranya, Cole Palmer 

TRIBUNTERNATE.com - Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, memilih rekan senegaranya, Cole Palmer untuk mengeksekusi tendangan penalti.

Padahal, dalam pilihannya ada pemain lain yang lebih senior seperti Harry Kane dan Ivan Toney.

Kobbie Mainoo pun membeberkan kelebihan bintang Chelsea dalam hal penalti.

Baca juga: Bisa-bisanya Kiernan Dewsbury-Hall ke Chelsea, Brighton Sudah Siap Medis, Mustahil Ganti Cole Palmer

Hal itu diungkapkan Kobbie Mainoo dalam video TikTok BBC Sport.

Pemain 19 tahun itu disuruh memilih salah satu pemain skuad Inggris untuk mengeksekusi penalti demi menyelamatkan hidupnya.

Ternyata, Kobbie Mainoo sangat menaruh kepercayaan pada mantan pemain Manchester City itu.

Pasalnya, Cole Palmer tercatat belum pernah gagal dalam tendangan penalti.

"Saya tidak bisa memilih, saya mungkin pilih Harry Kane atau Ivan Toney."

"Oh tapi ada Cole juga! Dan Cole belum pernah meleset sekali pun."

"Ya, mungkin saya pilih Cole karena dia belum pernah meleset, saya yakin pilih Cole," jawab anak asuh Erik ten Hag itu.

Gareth Southgate Tidak Pilih Cole Palmer

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, akhirnya membeberkan alasan dirinya terus-terusan mencadangkan Cole Palmer.

Bintang Chelsea itu baru main dalam dua laga terakhir Inggris di EURO, itu pun dari bangku cadangan.

Sementara Gareth Southgate lebih memilih bintang Arsenal, Bukayo Saka, di sayap kanan.

Menjelang laga terakhir babak 16 besar melawan Slovakia, Gareth Southgate menjelaskan pendapatnya soal mencadangkan Cole Palmer.

Kepada talkSPORT, sang pelatih menyebut bintang Arsenal lebih cepat dan lebih berpengalaman.

"Dua pemain yang agak berbeda, tapi dua-duanya kuat di kaki kiri, bagus di sayap kanan."

"Bukayo mungkin lebih bisa bermain langsung, lebih cepat, dan jelas lebih berpengalaman."

"Cole beradaptasi dengan baik, di Liga Premier musim ini serta bersama kami," tuturnya.

Gareth Southgate mengaku senang dengan adanya Bukayo Saka dan Cole Palmer di skuad.

Cole Palmer soal Mauricio Pochettino

Cole Palmer menyebut, Mauricio Pochettino jadi penentu nasibnya hingga kini bisa masuk skuad senior Inggris di EURO 2024.

Cole Palmer adalah salah satu pemain yang berkembang pesat dan menjadi tulang punggung Chelsea di bawah Mauricio Pochettino.

Mantan pemain Manchester City itu begitu sedih kala sang pelatih menyatakan mundur dari jajaran kepelatihan.

"Dia mungkin alasan utama (saya dipanggil Timnas Inggris), karena pelatih yang lain mungkin tidak memnerikan saya kebebasan serta kesempatan untuk melakukan apa yang saya lakukan di Chelsea," kenangnya via 90min.com.

Mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton, menyampaikan prediksinya apakah Cole Palmer akan menjadi starter di laga berikutnya.

Inggris akan menghadapi Slovakia pada Minggu 30 Juli 2024 pukul 23.00 WIB.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, sebenarnya sudah mendapat tekanan dari fans dan sejumlah pundit untuk menjadikan Cole Palmer starter.

Apakah Gareth Southgate akan memainkan mantan pemain Manchester City itu di babak 16 besar?

Jika Inggris lolos babak knock-out, maka akan menghadapi Swiss atau Italia di perempatan final.

Chris Sutton tentunya berharap Cole Palmer akan menjadi starter, namun ia sudah pesimis terhadap Gareth Southgate.

"Saya sebenarnya ingin dia (Southgate) pilih Cole Palmer (jadi starter) yang mana kreativitasnya dalam 20 menit bermain membuat Inggris menjadi tim yang jauh lebih bagus."

"Dia harus dimainkan sebagai nomor 10, tapi saya rasa dia tidak akan (menjadi starter)," ujarnya via bbc.com.

Roy Keane Kagumi Cole Palmer

Bintang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, sampai kalah saing dengan bintang Chelsea, Cole Palmer.

Seperti diketahui, Kobbie Mainoo kerap tampil bagus untuk Timnas Inggris.

Namun, Cole Palmer yang baru berkesempatan main satu kali dari bangku cadangan membuat legenda Manchester United, Roy Keane, salah fokus.

Penampilan Cole Palmer yang ditunggu-tunggu sejak dicadangkan dua laga sebelumnya langsung meninggalkan kesan positif untuk Roy Keane.

Dalam dua laga, yakni kemenangan 1-0 melawan Serbia dan imbang 1-1 melawan Denmark, Cole Palmer dicadangkan 90 menit penuh.

Kini dalam laga melawan Slovenia yang berakhir skor kacamata, Cole Palmer masuk pada menit ke-71 menggantikan bintang Arsenal, Bukayo Saka.

Benar saja, sosok Cole Palmer yang selama ini dinanti-nanti langsung membawa dampak untuk skuad.

Dengan sejumlah umpan yang brilian serta kreativitasnya di lini depan.

Legenda Manchester United, Roy Keane, begitu senang kala melihat mantan pemain Manchester City itu tampil.

Sang bintang muda cukup menanamkan optimisme di benak penonton.

"Jelas Mainoo terlihat sangat nyaman di sana, tapi yang bikin saya selalu semangat untuk menonton adalah Cole Palmer yang saya rasa punya faktor X."

"Saat dia masuk, setiap kali dia mendapat bola, kita jadi berpikir bahwa sesuatu akan terjadi."

"Saya sangat menyukai Palmer. Menurut saya dia adalah pemain yang luar biasa," pujinya via ITV1.

Daniel Sturridge Syok

Mantan pemain Liverpool, Daniel Sturridge, mengaku sangat syok melihat keputusan pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate.

Gareth Southgate tidak memainkan bintang Chelsea, Cole Palmer, dalam dua laga pertama di EURO, yakni saat melawan Serbia dan Denmark.

Mantan pemain Manchester City yang menggendong Chelsea musim lalu itu diduga juga kesal terhadap sang pelatih.

Diketahui, Daniel Sturridge mencuitkan kekagetannya itu, "Saya benar-benar terkejut kita belum melihat Cole Palmer memberkati lapangan."

Setelah laga, bintang Chelsea itu diduga kesal dengan Gareth Southgate sehingga bersikap cuek kepada sang pelatih.

Bagaimana tidak, di laga sebelumnya saat melawan Serbia pun Cole Palmer hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Inggris tampil buruk dan ditahan imbang 1-1 oleh Denmark dengan gol pembuka dari Harry Kane (18') dan dibalas oleh Morten Hjulmand (34').

Cole Palmer kembali menganggur di bangku cadangan dan masih mengenakan rompi pemain cadangan sampai laga selesai.

Gareth Southgate hanya membuat perubahan Trent Alexander-Arnold diganti Conor Gallagher, Phil Foden diganti Jarrod Bowen, Bukayo Saka diganti Eberechi Eze, dan Harry Kane diganti Ollie Watkins.

Setelah laga, terekam momen Gareth Southgate mendekati Cole Palmer untuk bersalaman.

Namun, mantan bintang muda Manchester City itu tampak terus menatap ke depan tanpa mau melihat ke mata sang pelatih.

Video itu kini sudah ditonton lebih dari 120.000 kali.

Sejumlah fans Chelsea membela Cole Palmer atas sikap dinginnya itu.

@emmm**: Tidak ada alasan untuk terus mencadangkan dia di saat Inggris tampil seburuk itu

@cfc_**: Saya sih tidak menyalahkan Palmer

@john**: Jagoanku sangat marah

@cccy**: Cole tahu pelatihnya itu badut

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved