Liga Inggris
Enzo Fernandez Dijual Saja, Ex Chelsea: Ada yang Sudah Memaafkan tapi Tidak Bisa Melupakan
Kasus tuduhan rasisme yang menyeret gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, masih terus menjadi sorotan.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Kasus tuduhan rasisme yang menyeret gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, masih terus menjadi sorotan.
Bahkan, kini Chelsea diberi pilihan untuk menyingkirkan Enzo Fernandez dari skuad.
Hal ini disampaikan oleh mantan pemain Chelsea, Tony Cascarino.
Baca juga: Alexis Mac Allister soal Enzo Fernandez, Bintang Liverpool: Dia Meledek, Pemain Chelsea Harus Keluar
Baca juga: Alasan Ivan Toney Batal ke Chelsea, Jason Cundy Sindir Todd Boehly: Ga Sesuai Kriteria Pemilik
Tony Cascarino membandingkan kasus ini jika sampai terjadi di masanya saat masih menjadi pemain.
"Ini bakal sulit. Saya melihat ke masa lalu saat saya masih di Chelsea tahun 90-an. Saya tidak yakin ruang ganti akan baik-baik saja dengan apa yang dilakukan Enzo Fernandez."
"Ini sulit untuk dihadapi. Saya pikir Chelsea bakal menghadapi pilihan besar untuk mempertahankan Enzo Fernandez."
"Kalau para pemain tidak senang dengan satu orang saja di ruang ganti, saya tidak yakin yang lainnya pun nyaman dengan hal yang terjadi," ujarnya via talkSPORT.
Lebih lanjut, Tony Cascarino berharap Enzo Fernandez minta maaf satu per satu kepada rekan-rekan setimnya.
Permintaan maaf pun bisa jadi tidak cukup lantaran aksi ceroboh Enzo Fernandez sudah terlanjur terjadi.
"Saya tidak tahu bagaimana kalian menghadapinya, karena pasti ada pemain yang tidak bisa memaafkan."
"Mungkin ada juga yang sudah bisa melupakan tapi tetap tidak suka atas apa yang terjadi."
"Kalian tidak butuh para pemain saling menyukai satu sama lain di klub tapi inilah kenyataannya, kenyataan yang sangat sulit."
"Sejumlah pemain bakal tidak mau melupakan," tambahnya.
FA Bisa Hukum Enzo Fernandez
Enzo Fernandez bisa mendapat sanksi gara-gara ujaran yang diduga bernada rasis saat selebrasi kemenangan Argentina di Copa America 2024.
Dikabarkan sportskeeda.com, mantan pesepak bola dan pengacara olahraga, Udo Onwere, menjelaskan hukuman yang bisa menimpa Enzo Fernandez.
Football Association (FA) bisa jadi turut menjatuhkan hukuman meski lembaga ini mengatur sepak bola di Inggris.
Chelsea untuk saat ini sudah menginvestigasi video Enzo Fernandez itu dan FA juga berpotensi menginvestigasi.
Jika sampai FA ikut menginvestigasi, maka menurut Udo Onwere, bintang Argentina itu bisa dilarang bermain setidaknya enam laga.
Sementara itu, FIFA yang turut memeriksa kasus ini kemungkinan kecil akan memberi sanksi personal kepada Enzo Fernandez.
Jika ada hukuman, mungkin yang akan terkena adalah seluruh bagian dari skuad Argentina.
Liga Premier Hubungi Chelsea
Pihak Liga Premier menghubungi Chelsea terkait kasus dugaan ujaran bernada rasisme oleh sang pemain, Enzo Fernandez.
Sejumlah fans pun kesal gara-gara yang difokuskan hanya Chelsea dan Enzo Fernandez.
Mengingat saat kejadian, tidak hanya Enzo Fernandez yang terlibat dalam aksi yang dicap rasis oleh sebagian pihak tersebut.
"Liga Premier dan klub-klub kami berkomitmen untuk menghentikan segala bentuk diskriminiasi. Kami sedang berhubungan dengan Chelsea Football Club dan kami akan terus mendukung klub-klub kami, para pemain, dan staf untuk bertindak melawan kekerasa diskriminatif," demikian pernyaataan resminya.
Sejumlah fans Chelsea terheran-heran lantaran hanya Chelsea dan Enzo Fernandez yang menjadi sorotan dunia.
@ooad**: Cuma Chelsea dan klub lain didiamkan saja?
@the_**: Baguslah kalau mereka sudah berhubungan, tapi kenapa cuma Chelsea? Bagaimana dengan para pemain PL di dalam bus itu?
@quee**: Sebenarnya apa sih yang terjadi? Enzo Fernandez bukan satu-satunya yang ada di video itu. Kenapa menyerang Enzo dan Chelsea sedangkan para pemain dan klub lain bebas begitu saja?
@ekha**: Padahal ada lho pemain lain di bus itu
Matt Law Juga Heran
Dugaan ujaran bernada rasisme yang terjadi dalam selebrasi Argentina setelah menang Copa America 2024 memang hanya dituduhkan kepada Chelsea dan sang gelandang, Enzo Fernandez.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Enzo Fernandez adalah pihak yang merekam dalam live streaming Instagram miliknya.
Enzo Fernandez memang yang paling depan tampak kamera dan jika ingin menyangkal pun tidak mungkin.
Jurnalis The Telegraph, Matt Law, menyindir sejumlah pihak yang hanya memfokuskan pada Chelsea dan Enzo Fernandez.
Ia berpendapat, dalam video itu terdapat sejumlah pemain lain dari klub Liga Inggris namun seperti tidak tersentuh.
"Yang membuat saya tertarik soal ini adalah, yang tersentuh sepertinya cuma Chelsea, bagi saya itu agak mengagetkan."
"Karena saya sangat menerima fakta bahwa Enzo Fernandez adalah orang yang merekam dan dia juga orang yang tak bisa membantah bahwa dirinya terekam menyanyikan lagu itu."
"Tapi apakah kita menjadi naif untuk berpikir bahwa tidak ada pemain Liga Inggris lainnya di bus ikut menyanyi?"
"Kalian bisa dengan jelas mendengar ada banyak orang yang ikut menyanyi. Saya tak mungkin sebutkan nama."
"Tapi saya kaget kasus ini cuma menyentuh Chelsea dan Enzo Fernandez sejauh ini," ungkap Matt Law via London Blue Pod.
Video Pembela Enzo Fernandez
Sebuah video yang mungkin bisa menyelamatkan karier bintang Chelsea, Enzo Fernandez, ternyata tidak begitu mempan membelanya.
Sejumlah fans Chelsea dan fans klub rival tetap tidak terima dengan ucapan Enzo Fernandez yang diduga rasis.
Seorang fans bernama Obi Uchendu mengunggah momen yang mungkin bisa membuktikan bahwa Enzo Fernandez bukanlah sosok rasis seperti yang dituduhkan.
Obi Uchendu membagikan video yang memang pernah viral, yakni interaksi antara Enzo Fernandez dan putranya yang berkulit hitam.
Obi Uchendu menceritakan betapa mantan pemain Benfica itu peduli terhadap anaknya yang masih balita itu.
Dalam video itu, tampak anak Obi Uchendu mengenakan jersey Chelsea warna biru tua.
Enzo Fernandez yang awalnya berdiri langsung sumringah berjongkok agar bisa kontak mata dengan bocah mungil itu.
Tampak bocah itu mengajak Enzo Fernandez bercanda dengan menutup dan membuka matanya.
Sang pemain pun menuruti bocah itu dan keduanya tampak sama-sama ceria hingga berpelukan.
"Anak saya diundang untuk menonton latihan pemain Chelsea di Atlanta musim panas lalu.
Ini adalah salah satu momen tak terlupakan hari itu saat Enzo bertemu anak saya. Dia membuat anak saya bahagia hari itu, seperti yang bisa dilihat di video.
Enzo berjongkok untuk bisa melakukan kontak mata dengan anak saya, gesturnya menandakan dia peduli," tulis Obi Uchendu.
Adapun video itu juga diunggah kembali oleh rekan setimnya, Nicolas Jackson, yang berada di pihak Enzo Fernandez.
Video unggahan Obi Uchendu itu kini sudah dilihat lebih dari 3 juta akun X.
Namun, sejumlah pihak tetap mencibir upaya Obi Uchendu untuk membela Enzo Fernandez.
Mereka berpikir satu interaksi saja dengan orang berkulit hitam tidak cukup membuktikan bahwa Enzo Fernandez bukan sosok rasis.
@scor**: "Saya satu kali bicara dengan bocah kulit hitam, maka saya tidak rasis"
@syne**: Jangan mau dibodohi oleh gestur kecil ini dan mengabaikan konteks yang lebih besar
@ansa**: Orang-orang bisa bertindak apapun di depan kamera, kita tahu karakter aslinya saat mereka di zona nyaman, dan itulah yang kita tonton di dalam bus
@afcm**: Jangan mentang-mentang punya teman kulit hitam lalu tidak rasis
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.