Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Penyebab Oleksandr Zinchenko Ganti Nomor Punggung 17, Bek Arsenal: Kan Cedric Soares Ga di Sini Lagi

Bek Arsenal, Oleksandr Zinchenko, mengganti nomor punggungnya, yakni 35 menjadi 17.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@zinchenko
Bek Arsenal, Oleksandr Zinchenko, mengganti nomor punggungnya, yakni 35 menjadi 17. 

TRIBUNTERNATE.COM - Bek Arsenal, Oleksandr Zinchenko, mengganti nomor punggungnya, yakni 35 menjadi 17.

Mantan pemain Manchester City itu menggunakan nomor punggung yang sebelumnya milik Cedric Soares.

Namun, Cedric Soares kini tanpa klub, sehingga nomor 17 pun tak berpemilik.

Baca juga: Victor Osimhen Bisa Pakai Nomor Punggung Keramat jika Gabung Chelsea, Kosong Sejak Aubameyang

Baca juga: Paul Merson Ikut Kesal Conor Gallagher Dijual, Legenda Arsenal Setuju Fans Chelsea: Dia Konsisten

Untuk musim 2024/2025, Oleksandr Zinchenko resmi akan mengenakan nomor 17.

"Itu adalah nomor yang saya pakai saat saya masih muda, dan saya memang selalu meminta untuk bisa memakai nomor 17 saat mewakili negara saya."

"Dengan nomor 17 kosong setelah Cedric pergi, saya tanya apakah saya boleh ganti, dan terima kasih untuk semuanya yang sudah mendukung saya," ujar bintang Ukraina itu, dikutip dari Mail Sport.

Fans Arsenal Kapok

Sejumlah fans Arsenal mengaku tidak setuju jika klubnya menggaet bintang Manchester City, Julian Alvarez.

Baru-baru ini, muncul rumor bahwa Arsenal menyusul Chelsea, PSG, dan Atletico Madrid dalam pemantauan terhadap Julian Alvarez.

Sejumlah fans memilih menolak Julian Alvarez setelah Arsenal sudah menggaet eks Manchester City seperti Gabriel Jesus dan Oleksandr Zinchenko.

Diketahui, rumor Arsenal ini menyusul hubungan panas dingin alias ucapan pasif agresif antara Julian Alvarez dan pelatihnya, Pep Guardiola.

Julian Alvarez mencatatkan 20 gol dan sembilan assist dari 67 penampilan Liga Premier untuk Manchester City sejak bergabung dari River Plate pada 2022.

Namun, dalam final FA Cup, Julian Alvarez main dari bangku cadangan.

Saat perempat final Liga Champions melawan Real Madrid juga baru masuk di menit-menit akhir.

Tidak heran jika perlakuan Pep Guardiola terhadap penyerangnya itu bisa menjadi penyebab keinginan untuk hengkang.

Dikabarkan The Mirror, Arsenal menyusul Chelsea memonitor situasi bintang Argentina itu.

Untuk menebus Julian Alvarez, dibutuhkan dana setidaknya 80 juta poundsterling atau Rp 1,6 triliun.

Arsenal harus mengumpulkan banyak uang untuk bisa membeli kompatriot Lionel Messi itu.

Adapun The Gunners baru saja menjual Emile Smith Rowe ke Fulham seharga 27 juta poundsterling atau Rp 557 miliar.

Dengan pemain homegrown lain seperti Eddie Nketiah dan Reiss Nelson kemungkinan juga akan hengkang.

Mendengar kabar itu, sebuah akun fans Arsenal melempar pertanyaan untuk setuju/tidak The Gunners memboyong Julian Alvarez.

Sejumlah fans mengaku setuju dan menganggap Julian Alvarez adalah upgrade dari Gabriel Jesus.

Namun, tidak sedikit pula yang menolak pemain Argentina itu gara-gara dianggap buangan Manchester City.

@afcm**: Tidak, jangan ada pemain City lagi, kita tidak bisa terus mengambil pemain cadangan mereka dan mencoba menyaingi mereka di liga, tidak masuk akal

@jide**: Jangan, kenapa sih kita harus selalu mengincar pemain buangan Manchester City?

@arse**: Saya akui dia pemain bagus, tapi saya capek dengan pemain Manchester City

@pete**: Pertanyaan tidak penting, mana mau dia main untuk rival City

Kai Havertz Gacor

Bintang Arsenal, Kai Havertz, hanya punya waktu latihan sedikit namun tampil memukau saat laga melawan Liverpool.

Meskipun berakhir kekalahan 2-1, setidaknya Kai Havertz mencatatkan namanya sebagai pencetak gol.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta baru kali ini menjadikan Kai Havertz sebagai starter di laga pramusim.

Kai Havertz yang mewakili Jerman dalam EURO 2024 baru bergabung di laga pramusim saat melawan Manchester United.

Saat melawan Liverpool, Kai Havertz bermain sampai menit ke-70 untuk digantikan Ethan Nwaneri.

Sofascore memberi rating Kai Havertz cukup tinggi, yakni 7.5/10, selisih sedikit dari Martin Odegaard yang paling bersinar dengan 7.8/10.

Setelah laga, Mikel Arteta mengaku cukup puas dengan penampilan mantan pemain Chelsea itu di lini tengah.

"Iya dia bagus (sebagai gelandang), dia mencetak satu gol. Saya rasa dia baru berlatih empat sesi tapi dia kembali dengan kondisi yang bagus."

"Dia menyiapkan diri sebelum bergabung dengan kami dan dia juga tampak prima."

"Kami tahu kualitasnya dan itu adalah nilai yang bisa diambil tim darinya," tuturnya via football.london.

Riccardo Calafiori Bikin Diledek

Arsenal menjadi bahan ledekan sejumlah fans Manchester City gara-gara ucapan bek barunya, Riccardo Calafiori.

Riccardo Calafiori mengaku, referensi permainannya adalah bek Manchester City, John Stones.

Di bawah Pep Guardiola, John Stones sendiri memainkan peran hybrid semacam inverted full-back di mana ia maju ke lini tengah.

"Gaya bermainnya itu yang terdekat dengan saya. Stones adalah referensi saya. Saya masuk ke lini tengah tidak dengan sembarangan."

"Saya mengikuti instruksi dari pelatih. Dia melihat saya dengan posisi ini. Saya sudah belajar banyak darinya."

"Sang pelaitih itu revolusioner, cerdas, dan menuntut tapi jelas apa yang dia inginkan," tuturnya via The Athletic.

Gara-gara ucapan Riccardo Calafiori, Mikel Arteta dianggap ingin menciptakan Arsenal seperti Manchester City.

@psal**: Jadi Arteta benar-benar meninggalkan City untuk meniru filosofi Pep di Arsenal

@ibar**: Arsenal lagi-lagi mencoba meniru City LAGI

@_o.f**: Arsenal mengagumi City

@dasa**: Mereka sangat ingin menjadi seperti kita

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved