Liga 1
Liga 1, Bintang PSS Sleman Asal Maluku Utara Abduh Lestaluhu Ungkap Pengurangan Tiga Poin
Meski tak banyak mendapat informasi, namun Abduh Lestaluhu mengaku sanksi ke PSS Sleman tersebut terjadi pada 2018 silam
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - PSS Sleman dihukum Komisi Disiplin (Komdis) PSSI dengan pengurangan tiga poin.
Hukuman ini di dapat usai laga perdana PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya, pada Minggu (11/8/2024).
Laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya itu dimenangkan tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang Persebaya Surabaya dicetak pemain berpaspor Brasil berusia 25 tahun, Bruno Moreira.
Baca juga: Laga Kandang Pertama Malut United di Liga 1 vs Persebaya Surabaya Dipastikan Tanpa Penonton
Atas pengurangan tiga poin ini, TribunTernate.com mengkonfirmasi bintang PSS Sleman asal Maluku Utara, Abduh Lestaluhu.
Meski tak banyak mendapat informasi, namun Abduh mengaku sanksi tersebut terjadi pada 2018 silam.
"Iya betul, kami dapat hukuman pengurangan poin, tu sanksi dari pssi untuk kasus PSS 2018, "ungkapnya.
Dilansir BolaSport.com, di klasemen sementara terlihat PSS Sleman -3 poin dan berada di peringkat 18.
Pasalnya, menurut pantauan BolaSport.com di laman resmi Liga Indonesia Baru, perolehan poin PSS Sleman dikurangi tiga angka.
Tentu, tidak ada yang tahu aturan apa yang dilanggar oleh klub berjuluk Elang Jawa tersebut.

Pasalnya, setiap pengurangan poin yang menimpa sebuah klub di kompetisi sepak bola profesional disertai sanksi dari federasi.
Dalam kasus Indonesia, sanksi resmi dikeluarkan melalui keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Keputusan tersebut umumnya dipublikasikan di laman resmi PSSI.
Namun, dalam dua bulan terakhir pantauan di laman resmi PSSI, tidak ada satupun publikasi soal sanksi PSS Sleman terkait hal ini.
Terakhir kali Komdis PSSI mempublikasikan sanksi terjadi pada 29 Mei 2024 untuk Bali United, Eber Bessa dan Persib Bandung.
Berdasarkan pantauan dalam pertandingan Persebaya Surabaya vs PSS Sleman, tidak ada yang aneh dalam laga tersebut.
PSS Sleman memainkan pemain U-23 sesuai regulasi dalam sebuah pertandingan, yaitu 45 menit.
Hokky Caraka jadi perwakilan pemain U-23 di PSS Sleman dalam pertandingan jumpa Persebaya.
Penyerang 20 tahun tersebut bermain selama 81 menit. Hokky Caraka kemudian digantikan oleh Irkham Zahrul Mila.
Sementara itu, soal regulasi pemain asing tidak ada yang janggal pula.
PSS Sleman memulai pertandingan dengan lima pemain asing di lapangan.
Berdasarkan aturan resmi, sebuah tim hanya boleh menurunkan maksimal enam pemain asing dalam satu lapangan.
PSS Sleman baru memasukkan pemain keenamnya pada menit ke 61.
Baca juga: Klasemen Sementara Liga 1: Persib Bandung di Puncak, Malut United Ungguli PSBS Biak dan Persis Solo
Saat itu, Nicolao Cardoso masuk menggantikan Ricky Cawor. Sementara pergantian pemain asing juga berjalan normal.
PSS Sleman baru memasukkan Danilo Alves menggantikan Moon Chang-jin pada menit ke 81.
Pergantian tersebut sesuai aturan, jika pemain asing di lapangan ada enam orang. (*)
Persija Jakarta Dapat Tanda Tangan Jordi Amat, Rekan Rizky Ridho di Timnas Indonesia |
![]() |
---|
Mauricio Souza Siap Bawa Persija Jakarta Juara Liga 1 2025-2026 |
![]() |
---|
Daftar 18 Klub Peserta Liga 1 2025-2026, Malut United Bidik Gelandang 31 Tahun Punya Semen Padang |
![]() |
---|
Kata Bojan Hodak soal Sejumlah Pilar Asing Tinggalkan Persib Bandung Usai Juara Liga 1 |
![]() |
---|
Daftar Penghargaan Liga 1 2024-2025, Malut United Sabet Fair Play Team of the Season |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.