Liga Inggris
Dilempar-lempar, Conor Gallagher Terbang ke Spanyol Lagi untuk Atletico seusai Joao Felix ke Chelsea
Gelandang Chelsea, Conor Gallagher, seolah dilempar-lempar oleh klubnya sendiri karena ketidakjelasan situasi di bursa transfer musim panas.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Gelandang Chelsea, Conor Gallagher, seolah dilempar-lempar oleh klubnya sendiri karena ketidakjelasan situasi di bursa transfer musim panas.
Setelah terbang ke Spanyol untuk mengurus kontraknya bersama Atletico Madrid, Conor Gallagher diminta pulang oleh Chelsea.
Kini, setelah pemain Atletico Madrid, Joao Felix, terbang ke Inggris, giliran Conor Gallagher yang kembali diminta terbang ke Spanyol lagi.
Baca juga: Joao Felix ke Chelsea, Legenda Liverpool Carragher Sindir: Boro-boro Main, Mau Ganti Baju Apa Muat?
Baca juga: Enzo Fernandez Main Ampas saat Chelsea Dilibas Man City, Gary Neville: Andai Kamu Conor Gallagher
Dikabarkan Mail Sport, Conor Gallagher diizinkan untuk kembali ke Madrid pada Senin 19 Agustus 2024.
Perjalanan Conor Gallagher ke Madrid pekan lalu seolah sia-sia gara-gara Chelsea batal memboyong Samu Omorodion.
Sejumlah pundit dan fans mengecam Chelsea yang seperti mempermainkan pemain homegrown-nya.
Setelah kembali ke London, Conor Gallagher menjalani latihan terpisah dari skuad Enzo Maresca.
Sementara itu, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone secara privat sudah bilang ke Conor Gallagher bahwa raksasa LaLiga itu membutuhkannya.
Transfer Joao Felix Disindir
Bintang Portugal, Joao Felix, resmi merapat ke Chelsea dari Atletico Madrid.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, tak habis pikir dengan betapa banyaknya pemain yang direkrut Chelsea saat ini.
Diketahui, Joao Felix akan segera terbang ke London, Inggris, untuk menyelesaikan tes medis.
Pakar transfer, Fabrizio Romano, mengonfirmasi kontrak Joao Felix bersama The Blues sampai Juni 2030.
Joao Felix akan menjalani tes medis dalam satu sampai dua hari ke depan.
Sementara kesepakatan Atletico Madrid untuk membawa Conor Gallagher masih didiskusikan.
Menanggapi transfer terbaru Chelsea, Jamie Carragher menyorot betapa banyaknya pemain yang sudah direkrut.
Sampai-sampai legenda Liverpool itu menyindir apakah ruang ganti saat latihan muat, mengingat semua pemain ganti baju bersamaan.
"Kamu tanya saya di mana Joao Felix bakal main. Saya malah mau tanya di mana dia bakal ganti baju saat latihan?" sindirnya via Sky Sports.
Enzo Fernandez Ampas
Legenda Manchester United, Gary Neville, mengkritik penampilan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez.
Enzo Fernandez tampil buruk dalam laga Chelsea vs Manchester City di Stamford Bridge.
Bintang Argentina itu cenderung ceroboh dan kurang kuat untuk mempertahankan bolanya.
Enzo Fernandez tampil kurang bagus di belakang Nicolas Jackson namun malah tetap dipertahankan Enzo Maresca sampai akhir.
Gary Neville pun mengomentari penampilan mantan bintang Benfica itu.
Sang legenda juga membandingkannya dengan Conor Gallagher yang kini sudah dikeluarkan dari skuad utama.
"Saya pikir Chelsea akan mengambil lebih banyak risiko saat menguasai bola. Namun, mereka bermain sangat buruk."
"Lini tengah Chelsea sangat lemah. Enzo terlalu diam di posisi nomor 10."
"Kamu harusnya menjadi pusat perhatian dalam segala hal di posisi itu."
"Jika kamu Conor Gallagher, kamu pasti berpikir bahwa kamu bisa melakukan yang lebih baik dari itu," kritiknya via 5LiveSport.
Penjelasan Handball Mateo Kovacic
Gelandang Manchester City, Mateo Kovacic, melakukan handball dalam laga melawan mantan klubnya, Chelsea.
Peristiwa itu terjadi pada menit ke-76 di depan gawang Ederson.
Malo Gusto mendapat bola pantulan dari Cole Palmer yang dihalau Ruben Dias.
Mateo Kovacic mengejar dalam posisi Malo Gusto siap menembak namun malah terkena tangan kanan mantan pemain Chelsea itu.
Wasit Anthony Taylor langsung meminta tendangan sudut dari Chelsea, namun VAR mengusulkan penegcekan.
Setelah diperiksa, VAR ternyata setuju dengan keputusan Anthony Taylor.
Dikabarkan goal.com menurut aturan handball yang baru, setiap sentuhan lengan atau tangan pemain tidak akan dianggap sebagai pelanggaran.
Pemain bertahan juga dapat bermain tanpa memegangi tangan di belakang punggung.
Jika lengan pemain berada pada posisi yang dapat dibenarkan, wasit tidak akan memberikan penalti jika bola mengenai mereka melalui pantulan, atau jika mereka terjatuh atau berada di dekat bola.
Gara-gara keputusan Anthony Taylor itu, sang wasit sampai dituduh bersekongkol dengan Manchester City oleh sejumlah fans Chelsea.
Ben Chilwell dkk Absen
Sejumlah pemain Chelsea seperti Axel Disasi, Ben Chilwell, dan Carney Chukwuemeka, absen dari laga melawan Manchester City.
Padahal, Chelsea hanya mencatatkan satu pemain yang cedera, yakni Reece James.
Setelah laga, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menjelaskan ke mana perginya tiga pemian itu.
"Axel baru saja kembali dari cedera dan masih belum pulih 100 persen, Chilly sakit dalam tiga hari terkakhir ini."
"Kalau Carney itu cuma karena keputusan teknis saja," jelasnya via football.london.
Dalam wawancara itu, Enzo Maresca juga menjelaskan alasannya memilih Enzo Fernandez sebagai kapten.
Enzo Maresca menegaskan bahwa yang terpilih menjadi kapten tidak hanya satu pemain.
Selain itu, Enzo Fernandez juga dipandang sang pelatih sebagai teladan bagi rekan-rekannya.
"Enzo itu adalah salah satu kapten dari tim, tidak cuma dia (yang jadi kapten). Kami punya Reece, kami punya kapten-kapten lain."
"Alasan kenapa (Fernandez jadi kapten) karena saya bisa melihat rekan-rekannya mengenali dia seperti contoh, sebagai seorang kapten."
"Dia juga sudah menjadi kapten di pramusim saat kami mencadangkan Reece," jelas Enzo Maresca via football.london.
Lebih lanjut, mantan bos Leicester itu juga mengungkit soal kasus tuduhan rasisme oleh Enzo Fernandez yang menurutnya sudah selesai.
"Kita semua pasti punya salah. Penting untuk menyadari bahwa Enzo memang berbuat salah, tapi (dia) menyadari perbuatannya dan ini sudah selesai," tandasnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.