Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Pochettino Diseret Lagi gegara Enzo Maresca Tegas Cadangkan Mudryk, Fans Chelsea: Ini Baru Pelatih

Mantan pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, kembali diseret gara-gara tindakan bos The Blues, Enzo Maresca.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Daily Express
Mantan pelatih Chelsea Mauricio Pochettino dan pelatih baru Chelsea Enzo Maresca. Mauricio Pochettino kembali diseret gara-gara tindakan bos The Blues, Enzo Maresca. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, kembali diseret gara-gara tindakan bos The Blues, Enzo Maresca.

Enzo Maresca tegas mencadangkan sang winger, Mykhailo Mudryk, dalam laga melawan Wolves.

Mykhailo Mudryk ditarik di awal babak kedua, digantikan oleh Pedro Neto yang debut melawan mantan klubnya.

Baca juga: Fans Chelsea Marah-marah Lihat Matheus Cunha dan Joao Gomes Teriaki Pedro Neto: Wolves Terburuk

Baca juga: Alasan Wesley Fofana Dorong Cucurella, Nyaris Ricuh Caicedo Ditekel saat Chelsea Bantai Wolves

Setelah laga, Enzo Maresca terang-terangan menyebut penampilan Mykhailo Mudryk kurang memuaskan sehingga harus ditarik.

"Karena saya tidak senang. Saya rasa dalam beberapa momen kami bisa mengatur situasi dengan lebih baik."

"Dia kerja keras saat tidak memegang bola dan sangat bagus. Tapi kalau sudah pegang bola, saya mengharapkan kualitas yang lebih dari Misha," komentarnya via football.london.

Mendengar pernyataan mantan pelatih Leicester City itu, sejumlah fans Chelsea mendukung tindakannya dan membandingkan dengan Mauricio Pochettino yang dianggap kurang tegas.

@blue**: Mudryk itu punya masalah, Maresca bukanlah Poch yang membiarkan main 80 menit dan baru dicadangkan. Untuk Maresca, kalau kamu tidak bagus maka kamu wajib ditarik di babak kedua. Ini gaya kepelatihan Jose

@as_e**: Inilah macam pelatih yang kita inginkan, pelatih yang melihat detail pemain yang mainnya kurang bagus

@iams**: Saya suka gaya itu, tidak perlu buang-buang waktu ketika ada pemain yang lebih berkualitas di bangku cadangan

@nosa**: Harusnya memang begitu, kalau Poch mengikuti kepelatihan seperti ini dalam membuat keputusan, dia mungkin masih menjadi pelatih sekarang

Wesley Fofana Dorong Marc Cucurella

Bek Chelsea, Wesley Fofana, sempat mendorong rekannya sendiri, Marc Cucurella, dalam laga melawan Wolves.

Marc Cucurella mengamuk tidak terima gara-gara Yerson Mosquera menjatuhkan Moises Caicedo.

Mantan bek Brighton itu tampak yang paling berapi-api mengungkapkan amarahnya kepada Yerson Mosquera.

Pertengahan babak kedua itu nyaris terjadi kericuhan hingga Wesley Fofana akhirnya turun tangan mendorong Marc Cucurella agar menjauh dari lawannya.

Gara-gara tekel itu, Moises Caicedo harus ditangani tim medis.

Yerson Mosquera mendapat kartu kuning, disusul Marc Cucurella.

Moises Caicedo akhirnya ditarik pada menit ke-76, digantikan Kiernan Dewsbury-Hall.

Aksi Wesley Fofana itu disorot gara-gara bisa bijak menghadapi situasi layaknya seorang kapten.

Fans Chelsea Marah

Sejumlah fans Chelsea mengungkapkan kekesalannya terhadap dua pemain Wolves, Matheus Cunha dan Joao Gomes.

Pasalnya, Matheus Cunha dan Joao Gomes dituduh melakukan hal yang tidak pantas kepada mantan rekan setimnya, Pedro Neto, yang kini merapat ke Chelsea.

Beredar video di mana Pedro Neto selebrasi setelah memberi assist untuk Joao Felix dalam laga Wolves vs Chelsea.

Tampak Matheus Cunha dan Joao Gomes seperti meneriaki sesuatu ke arah Pedro Neto.

Namun, Pedro Neto yang kini berseragam Chelsea seperti cuek, sama sekali tidak menoleh ke arah dua rekannya itu.

Sebuah akun besar fan Chelsea mengklaim bahwa aksi dua pemain Wolves itu adalah ungkapan kecemburuan.

"Lihatlah Matheus Cunha dan Joao Gomes tak lagi menghormati mantan rekan setimnya karena cemburu."

"Skornya 2-2, lalu Pedro Neto gabung dari bangku cadangan, dia mengubah laganya dan menang 6-2."

"Tidak heran dia hengkang, semua tentang Wolves itu benar-benar ****, termasuk para pemainnya," tulis akun X @CFCAzM yang sudah dilihat lebih dari 700 ribu kali.

Meski belum tahu kebenaran yang terjadi dalam video, sejumlah fans Chelsea sudah terlanjur melontarkan hujatan kepada dua pemain Wolves itu.

@cfc_**: Mereka ini lelucon, kalau Chelsea menginginkan mereka, apakah mereka mau bertahan karena segitunya cinta Wolves? Pasti mereka langsung cari penerbangan terdekat ke London

@abuo**: Cunha ini ingin sekali direkrut Chelsea

@chuk**: Sikap buruk dari para pemain Wolves

@grac**: Saya senang dia selebrasi assist itu setelah perlakuan yang tidak pantas

@isaa**: Cunha itu memalukan

Kelakuan Noni Madueke

Ada-ada saja kelakuan winger Chelsea, Noni Madueke, menjelang laga melawan Wolves.

Noni Madueke tanpa sengaja mengunggah kata kasar yang ditujukan untuk kota di mana kandang Wolves berada, yakni Wolverhampton.

Setelah menulis kata-kata tak pantas, Noni Madueke malah mencatatkan hattrick ke gawang Wolves.

Diketahui, Winger Inggris itu ternyata berniat mengumpat namun bukan di akun Instagram yang bisa diakses semua orang.

"Semua tentang tempat ini adalah ****," tulisnya dengan terang-terangan menyertakan Wolverhampton sebagai lokasi.

Beberapa menit kemudian, Noni Madueke langsung menghapus unggahan itu dengan permintaan maaf, menyebut tak seharusnya mengunggah ke akun tersebut.

Tak hanya meledek Wolves dengan kata-katanya itu, Noni Madueke malah semakin "menjatuhkan" skuad Gary O'Neil dengan membantu pembantaian 6-2.

Tim tamu mencatatkan kemenangan 6-2 dengan gol dari Nicolas Jackson (2'), Cole Palmer (45'), Noni Madueke (49', 58', 63'), dan Joao Felix (80').

Sedangkan skuad tuan rumah hanya mampu membalas dua gol dari Matheus Cunha (27') dan Jorgen Strand Larsen (45+2').

Skuad Chelsea di bawah kepemimpinan Enzo Maresca baru merasakan kemenangan petama kali di Liga Premier dengan statistik yang mencengangkan.

Semua mata langsung tersorot pada Noni Madueke yang meraih rating nyaris sempurna.

Setelah laga, Noni Madueke langsung minta maaf lagi atas ucapannya di media sosial.

"Saya cuma mau minta maaf kepada semua orang yang mungkin tersinggung. Ini hanya kesalahan manusia, ketidaksengajaan."

"Itu tidak seharusnya diunggah di media sosial saya seperti itu. Saya yakin Wolverhampton adalah tempat yang indah, saya minta maaf," ujarnya via BBC.

Kritik Joao Felix

Legenda Arsenal, Paul Merson, sudah salah mengkritik pedas pemain baru Chelsea, Joao Felix.

Menurut Paul Merson, Chelsea tidak membutuhkan Joao Felix yang "dibuang" dari Atletico Madrid dan Barcelona.

Namun, Joao Felix bisa membuktikan bahwa dirinya layak di skuad Chelsea.

Dalam laga Chelsea vs Wolves yang berakhir 6-2, Joao Felix baru masuk pada menit ke-68 menggantikan Nicolas Jackson.

Pada menit ke-80, Joao Felix langsung mencetak gol dalam debutnya itu melalui assist Pedro Neto.

Hal itu merupakan momen besar untuk duo Portugal tersebut, mengingat Pedro Neto pertama kalinya melawan sang mantan klub.

Sebelum laga itu, Paul Merson  seperti ogah-ogahan untuk menonton debut kembali Joao Felix saat Chelsea melawan Wolves.

Sebagai fan Chelsea, Paul Merson tidak mendukung keputusan klub membawa kembali Joao Felix.

Pasalnya, Paul Merson menganggap Joao Felix dibuang oleh Barcelona dan Atletico Madrid. 

"Saya tidak terlalu suka dengan Joao Felix. Barcelona tidak menginginkannya, Atletico Madrid juga tidak menginginkannya."

"Sekarang dia mendapat kontrak tujuh tahun di Chelsea," ungkapnya via sportskeeda.

Menurut Paul Merson, Chelsea membeli banyak pemain yang tidak dibutuhkan.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved