Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Chelsea Era Enzo Maresca Mutlak Lebih Bagus Ketimbang Zaman Pochettino, Ternyata gegara Hal Ini

Chelsea di era Enzo Maresca saat ini dianggap berada di posisi yang lebih baik ketimbang saat dilatih Mauricio Pochettino.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Osun Defender
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca dan mantan pelatih The Blues, Mauricio Pochettino. Chelsea di era Enzo Maresca saat ini dianggap berada di posisi yang lebih baik ketimbang saat dilatih Mauricio Pochettino. 

TRIBUNTERNATE.COM - Chelsea di era Enzo Maresca saat ini dianggap berada di posisi yang lebih baik ketimbang saat dilatih Mauricio Pochettino.

Hal ini diucapkan oleh jurnalis Football Espana, Will Faulks.

Faulks menyorot kondisi cedera para pemain Chelsea yang menghantui selama beberapa musim terakhir.

Baca juga: Reece James Bisa Lengser, Enzo Maresca Pilih 3 Kapten Chelsea: Caicedo dan Enzo Fernandez Termasuk

Baca juga: Jelang Man City vs Inter Milan di Liga Champions, Rodri Sambat: Kami Orang-orang yang Menderita

Chelsea biasanya mencatatkan lebih dari lima pemain yang kerap absen.

Bahkan, Chelsea menduduki posisi puncak klub Liga Premier dengan jumlah pemain cedera terbanyak.

Saat ini, Chelsea hanya mencatatkan Reece James, Romeo Lavia, dan Malo Gusto.

Pemain kunci seperti Christopher Nkunku yang musim lalu didera cedera kini rutin dimainkan meski dari bangku cadangan.

"Dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir, Chelsea kini berada di posisi yang sangat bagus berkaitan dengan cedera saat ini."

"Fans The Blues sudah terbiasa melihat banyak pemain yang biasanya absen lama kini bergabung adri bangku cadangan dengan rotasi sejumlah pemain yang keluar karena masalah kecil," ujar Faulks via BBC.

Reece James Bisa Lengser

Bek Chelsea, Reece James, bisa dibilang kurang bisa diandalkan untuk menjadi kapten skuad.

Pasalnya, Reece James begitu rawan cedera dan menjadikannya jarang hadir di lapangan.

Karena hal itu, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, harus segera menunjuk secara resmi pemain lain untuk dijadikan kapten.

Enzo Maresca akan membuat grup kapten yang artinya terdiri lebih dari satu pemain.

Di antaranya yang kemungkinan masuk ke dalam grup itu adalah Enzo Fernandez dan Moises Caicedo yang pernah mengenakan ban lengan kapten di awal musim ini.

Selain dua gelandang itu, Enzo Maresca akan meunjuk Levi Colwill yang selalu vokal di antara teman-temannya.

"Contohnya Levi, dia itu orang yang fantastis, profilnya juga hebat. Saya berpikir kalau dia bisa meningkatkan aspek ini (kepemimpinan) dia bisa menjadi pemain yang lengkap."

"Tapi nanti tidak cuma Levi, saya berpikir bisa satu atau dua lagi," ujarnya via football.london.

Enzo Maresca kemungkinan besar tidak melengserkan Reece James meski nanti memilih tiga pemain di atas sebagai kapten.

Namun, jika kondisi Reece James terus seperti musim lalu, maka tidak menutup kemungkinan bahwa tiga nama yang lain yang akan lebih sering mengenakan ban lengan kapten.

Seperti halnya Conor Gallagher di musim lalu, di mana ia adalah kapten ketiga namun malah yang paling sering menjadi kapten gara-gara Reece James dan Ben Chilwell sering absen.

Jadon Sancho Butuh Cinta

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyebut sang winger, Jadon Sancho, butuh cinta.

Enzo Maresca bersyukur Jadon Sancho langsung mendapat tempat di hati para pemain dan fans Chelsea.

Sang pelatih mengaku sempat mengobrol hati ke hati dengan pemain pinjaman dari Manchester United tersebut.

"Saya punya firasat kalau Jadon adalah sosok yang butuh cinta. Ini yang saya pikir saat saya berbicara dengannya sebelum dia bergabung dengan kami."

"Saya juga tahu dia punya niat untuk menunjukkan bagaimana dirinya sebagai pemain."

"Tapi bagi saya (yang paling penting) mereka begitu menikmati sepak bola. Inilah alasan mengapa mereka terus bermain," ujarnya via football.london.

Bruno Fernandes ke Jadon Sancho

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menjadi sorotan gara-gara ucapannya kepada Jadon Sancho yang kini membela Chelsea.

Jadon Sancho baru saja menampilkan debut yang mengagumkan dalam laga Bournemouth vs Chelsea.

Pemain pinjaman dari Manchester United itu langsung memberikan assist untuk gol Christopher Nkunku dan menyabet gelar Man of the Match.

Setelah laga tersebut, Jadon Sancho mengungkapkan rasa bahagianya bermain untuk Chelsea dengan mengunggah foto saat berlaga di Instagram.

"Senang menjalani debut Chelsea saya, dan menutupnya dengan kemenangan!" tulisnya.

Tampak dari komentar para pemain, hanya Bruno Fernandes sebagai pemain Manchester United yang turut bahagia.

"Kamu hebat, teruslah tersenyum," tulis bintang Portugal itu.

Terlihat rekan-rekan di Chelsea memberi komentar positif seperti Cole Palmer, Christopher Nkunku, Tosin Adarabioyo, Moises Caicedo, hingga Romeo Lavia.

Sejumlah fans langsung menyorot komentar Bruno Fernandes yang mendukung Jadon Sancho.

Mereka teringat bagaimana cekcok antara Jadon Sancho dan sang pelatih, Erik ten Hag, hingga berujung sang pemain dikeluarkan dari skuad.

Sejumlah fans pun berasumsi Bruno Fernandes kini juga terancam dikeluarkan oleh Erik ten Hag gara-gara dukungannya untuk Jadon Sancho.

@hert**: Apa ini artinya Bruno bakal dicadangkan di laga selanjutnya?

@trip**: ETH bakal mengeluarkan dia sebentar lagi

@cass**: Bruno bakal kehilangan waktu bermain

@ngwe**: ETH tidak akan suka dengan komentarmu Bruno

@chok**: Bruno tidak bahagia di United, Chelsea harus menyelamatkannya

Pesan Enzo Maresca untuk Jadon Sancho

Chelsea saat ini memiliki skuad yang berisi banyak pemain, sehingga penentuan starting XI pun cukup membuat pusing sang pelatih, Enzo Maresca.

Misalnya Christopher Nkunku yang dalam tiga laga terakhir harus rela dimainkan dari bangku cadangan.

Enzo Maresca mengaku sudah berpesan kepada sejumlah pemainnya bahwa mereka tidak akan selalu main.

Pesan itu disampaikan kepada Christopher Nkunku, Cole Palmer, Jadon Sancho, Joao Felix, Noni Madueke, Mykhailo Mudryk, dan Pedro Neto.

"Di akhir laga (melawan Bournemouth) saya bilang kepada pemain seperti Christoph, Cole Palmer, Jadon, Joao, Noni, Mischa, Pedro, mereka tidak akan selalu main di semua laga."

"Yang harus mereka lakukan adalah yang mereka lakukan malam ini. Kalau saya main, saya harus memberikan yang terbaik."

"Kalau saya dimainkan selama 10 menit, saya harus memberikan yang terbaik."

"Akan seperti ini terus sampai akhir karena meerka adalah tujuh atau delapan pemain yang bagus dan kami tidak mungkin memainkan mereka semua," tuturnya via football.london.

Nasib Mykhailo Mudryk

Chelsea kini memiliki tiga winger baru yang tampil memukau saat debut masing-masing.

Ada Jadon Sancho, Pedro Neto, dan Joao Felix.

Penampilan terbaru adalah dari Jadon Sancho yang langsung menyumbang assist serta menyabet gelar Man of the Match dalam laga Chelsea vs Bournemouth.

Nasib winger lama seperti Noni Madueke rasanya tidak perlu dipertanyakan mengingat ia baru saja menyumbang hattrick.

Namun, lain halnya dengan Mykhailo Mudryk yang masih saja mendapat komentar negatif karena penampilannya yang dianggap masih kurang memenuhi ekspektasi.

Mykhailo Mudryk yang bergabung dengan Chelsea sejak Januari 2023 hingga kini belum menunjukkan penampilan terbaiknya.

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, juga sempat beberapa kali mengkritik pemain Ukraina itu.

Dalam wawancara terakhir, Enzo Maresca sempat menyinggung soal nasib Mykhailo Mudryk.

Enzo Maresca ternyata masih menjadikan Mykhailo Mudryk sebagai opsi di sayap kiri.

"Kami sudah punya Mischa di sana (sayap kiri), Pedro juga main di sana, tapi bagus kalau punya kedua winger, mereka bisa memberikan kami pilihan," ujarnya via football.london.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved