Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Beda Perlakuan Cesare Casadei dan Ben Chilwell oleh Maresca di Chelsea, Satu Disayang Satu Dibuang

Terdapat perbedaan perlakuan antara dua pemain Chelsea, yakni Cesare Casadei dan Ben Chilwell.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@_cesarecasadei_ - @benchilwell
Pemain Chelsea, Cesare Casadei dan Ben Chilwell. Terdapat perbedaan perlakuan antara dua pemain Chelsea, yakni Cesare Casadei dan Ben Chilwell. 

TRIBUNTERNATE.COM - Terdapat perbedaan perlakuan antara dua pemain Chelsea, yakni Cesare Casadei dan Ben Chilwell.

Beda perlakuan itu terjadi sejak diangkatnya Enzo Maresca sebagai pengganti Mauricio Pochettino.

Cesare Casadei sebagai pemain yang lebih baru dan lebih muda justru lebih disayang dan dipertahankan.

Baca juga: Paul Merson Prediksi Chelsea vs Nottingham Forest, Legenda Arsenal: Ini Laga Berbahaya untuk Maresca

Baca juga: Cesare Casadei Sempat Marah hingga Ingin Tinggalkan Chelsea: Enzo Maresca Yakinkan Saya

Sedangkan Ben Chilwell yang merupakan pemain lama yang lebih berpengalaman malah dibuang.

Enzo Maresca baru-baru ini mengakui bahwa dirinya sebenarnya menyarankan Ben Chilwell untuk meninggalkan Chelsea.

Enzo Maresca merasa, Ben Chilwell akan minim peluang main jika nekat bertahan di Chelsea.

"Kita semua pernah salah. Mungkin iya mungkin tidak (keputusan saya salah). Saya di sini untuk membuat keputusan, terkadang itu keputusan yang baik, terkadang tidak baik."

"Tapi satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah saya tidak ada niatan buruk. Yang saya lakukan hanya berpikir apa yang terbaik untuk klub," terangnya via football.london.

Awal Oktober 2024, muncul rumor bahwa Atletico Madrid kini mengincar Ben Chilwell setelah mendapatkan Conor Gallagher.

Lain cerita dengan Cesare Casadei yang juga sempat terombang-ambing awal musim ini.

Saat pramusim bersama Enzo Maresca, Cesare Casadei sempat terpikir dirinya lebih baik dipinjamkan saja.

"Jujur saja saat awal musim ini saya berpikir apa solusi terbaik untuk saya. Saya berpikir musim lalu cukup sulit, apalagi enam bulan terakhir, karena saya tidak banyak bermain."

"Saya benar-benar tidak senang, karena semuanya pasti ingin waktu bermain," ujarnya via BBC Sport.

Namun gara-gara Enzo Maresca yang pernah melatihnya separuh musim di Leicester City, Cesare Casadei akhirnya mau bertahan.

"Tapi di momen saya bicara dengan pelatih, saya 100 persen yakin bahwa keputusan untuk bertahan adalah yang terbaik bagi saya untuk meningkatkan (permainan) dan untuk karier saya," tambahnya.

Pemain Italia itu menegaskan dirinya tidak ingin pergi secara permanen dari Chelsea dan sangat berharap bisa membela klub London Biru itu.

Ganti Posisi Cesare Casadei

Apa sebenarnya alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengganti posisi anak asuhnya, Cesare Casadei?

Diketahui, Enzo Maresca pernah separuh musim melatih Cesare Casadei saat masih di Leicester City.

Kini, keduanya reuni di Chelsea dan Enzo Maresca mengganti posisi pemain senegaranya itu.

Bagi Enzo Maresca, penampilan Cesare Casadei dalam laga melawan Gent sangatlah bagus.

"Cesare main sangat bagus melawan Barrow dan malam ini lebih bagus lagi. Saya sangat senang dengan cara dia bermain."

"Saya melatih Cesare musim lalu dan dia main di posisi yang agak berbeda."

"Musim ini, kami memainkannya sebagai gelandang bertahan. Alasannya kenapa, karena saya rasa kami menuju arah di mana pemain lini tengah haruslah yang fisiknya kuat."

"Cesare itu posturnya sangat besar, secara fisik kuat dan membantu kami saat kami ingin menekan," pujinya via football.london.

Kelakuan Pedro Neto

Terekam kelakuan lucu winger Chelsea, Pedro Neto, saat laga melawan Gent.

Pedro Neto sangat menanti selebrasi dari rekannya, Christopher Nkunku dalam laga yang berakhir kemenangan 4-2 itu.

Diketahui, Pedro Neto sendiri mencetak gol pada menit ke-46. 

Kemudian pada menit ke-63, giliran Christopher Nkunku yang mebukukan gol ketiga untuk Chelsea.

Bintang Prancis itu memang punya ciri khas tersendiri saat selebrasi gol, yakni dengan meniup balon.

Jika dulu di RB Leipzig sang gelandang meniup balon merah, kini Christopher Nkunku meniup balon biru tua.

Bukan tanpa alasan, Christopher Nkunku melakukan selebrasi uniknya itu karena sang anak yang menyukai balon.

Ternyata tak cuma sang anak dan para fans yang menanti selebrasi balon itu, namun juga Pedro Neto.

Setelah selebrasi bersama rekan-rekannya, tampak Pedro Neto meminta Christopher Nkunku untuk melakukan selebrasi tiup balon.

Akhirnya Christopher Nkunku mengeluarkan balon dari kaos kakinya.

Terlihat jelas Pedro Neto langsung sumringah sambil mengangkat kedua tangannya.

Video Renato Veiga dan Kiernan Dewsbury-Hall

Beredar viral video mengharukan kebersamaan para pemain Chelsea saat laga melawan Gent di Liga Konferensi.

Momen itu terjadi setelah gol debut dari Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-70.

Di mana sang bek, Renato Veiga, yang juga mencatatkan gol debut turut merayakan pencapaian rekannya itu.

Dalam video yang beredar di X, terlihat Kiernan Dewsbury-Hall selebrasi di dekat sudut lapangan.

Tampak Renato Veiga menghampiri lalu memeluk sang gelandang.

Setelah pelukan itu lepas, Renato Veiga langsung mendorong Kiernan Dewsbury-Hall agar menikmati selebrasinya di depan para suporter.

Para pemain Chelsea seperti Benoit Badiashile, Christopher Nkunku, Joao Felix, dan Cesare Casadei terlihat memberi selamat kepada mantan pemain Leicester City itu.

Terlihat para suporter di Stamford Bridge mengayun-ayunkan ponsel mereka dengan lampu flash menyala.

Video itu sudah ditonton lebih dari 330 ribu kali dan disukai lebih dari 14 ribu akun.

Enzo Maresca soal Gol Kiernan Dewsbury-Hall

 Gelandang Chelsea, Kiernan Dewsbury-Hall, akhirnya mencetak gol debut bersama The Blues.

Momen spesial itu sampai turut dirayakan oleh sang pelatih, Enzo Maresca, di tepi lapangan.

Chelsea berhasil menang 4-2 melawan Gent di matchday 1 Liga Konferensi. 

Dengan gol dari Renato Veiga (12'), Pedro Neto (46'), Christopher Nkunku (63'), Kiernan Dewsbury-Hall (70').

Sedangkan skuad tamu membalas dari Tsuyoshi Watanabe (50') dan Omri Gandelman (90').

Enzo Maresca yang pernah bersama Kiernan Dewsbury-Hall di Leicester City mengaku paham betul perasaan anak asuhnya itu.

"Saya sangat mengenal Kiernan sejak tahun lalu. Saya benar-benar paham betapa sulitnya dia di momen ini, dalam hal dia dulu pemain utama di Leicester, lalu gabung Chelsea dan menjadi salah satu dari banyak pemain."

"(Kadang) kamu duduk di bangku cadangan, kamu tidak masuk skuad, kamu tidak main dari awal, jadi kamu bakal agak kesulitan di awal."

"Tapi dia perlu memahami bahwa dia di sini karena kami menginginkannya. Selebrasi (dari Maresca) mungkin karena saya tahu dia butuh itu," ujarnya via football.london.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved