Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Penyebab Mykhailo Mudryk Kena Marah Enzo Maresca Lagi, Bos Chelsea sampai Teriak-teriak

Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, lagi-lagi kena marah sang pelatih, Enzo Maresca.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
X Chelsea FC
Pelatih Chelsea Enzo Maresca dan sang winger Mykhailo Mudryk. Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, lagi-lagi kena marah sang pelatih, Enzo Maresca. 

TRIBUNTERNATE.COM - Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, lagi-lagi kena marah sang pelatih, Enzo Maresca.

Mykhailo Mudryk melakukan kesalahan saat laga Chelsea vs Gent yang berakhir 4-2 itu.

Meski sudah menyumbang assist untuk gol pembuka Renato Veiga, Mykhailo Mudryk sempat melakukan kesalahan.

Baca juga: Ogah Sombong, Enzo Maresca Akui Chelsea Belum Layak Disandingkan City dan Arsenal: Kami Belum Siap

Baca juga: Cesare Casadei Sempat Marah hingga Ingin Tinggalkan Chelsea: Enzo Maresca Yakinkan Saya

Ada satu momen di mana Mykhailo Mudryk gagal mempertahankan bola dan dengan mudah dikuasai lawan di sayap.

Terlihat bos Chelsea berteriak-teriak di tepi lapangan lalu membalik badan kesal.

Sebelumnya, dalam laga melawan Barrow yang berakhir kemenangan 5-0, Enzo Maresca juga sempat marah kepada para pemain lini depan.

Meski tidak secara spesifik menyebut Mykhailo Mudryk, Enzo Maresca disebut masih marah setelah laga karena pemain lini depan tidak berusaha untuk pressing.

Kesalahan yang sama juga pernah dilakukan bintang Ukraina itu dalam laga melawan Servette.

Mantan pemain Shakhtar Donetsk itu beberapa kali dengan mudah kehilangan bola hingga memancing amarah sang pelatih.

Chelsea tanpa Cole Palmer

Enzo Maresca bisa membuktikan bahwa skuadnya tidak selalu butuh Cole Palmer.

Tanpa Cole Palmer, Chelsea masih bisa menang 4-2 melawan Gent di Liga Konferensi.

Sedangkan pendahulunya, Mauricio Pochettino, sempat mengakui jika ada ketergantungan dengan Cole Palmer.

Sebelum laga pun Enzo Maresca sudah menegaskan bahwa Cole Palmer tidak perlu menggendong Chelsea.

Enzo Maresca menyadari betapa istimewa dan pentingnya peran Cole Palmer di skuad Chelsea.

Tapi bukan berarti Chelsea tidak bisa tampil tanpa mantan pemain Manchester City itu.

Mantan bos Leicester City itu juga menegaskan bahwa tujuannya mencadangkan Cole Palmer di laga selain Liga Premier bukanlah bentuk dari favouritism.

"Tidak, ini bukan soal ketergantungan. Kami juga pernah main beberapa laga tanpa Cole."

"Jelas, bagi kami atau tim lain di dunia ini, Cole itu adalah tambahan yang sangat bagus, sesuatu yang kita butuhkan."

"Tapi kita juga harus melindungi para pemain lain (di laga selain EPL). Mereka butuh itu itu."

"Ini bukan karena kami berusaha melindungi Cole, Lavia, atau Fofana. Ada alasannya. Saya rasa Cole butuh itu," jelasnya via football.london.

Tim Chelsea

Bukan rahasia lagi jika tim sepak bola memiliki skuad yang menjadi starter reguler di liga utama serta skuad yang dimainkan di laga lainnya.

Termasuk Chelsea, di mana ada tim utama yang selalu menjadi starter di Liga Premier dan lainnya dimainkan di Carabao Cup atau Liga Konferensi.

Namun, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membantah jika dirinya menerapkan adanya dua tim, utama dan pelapis.

Hal itu disampaikan Enzo Maresca setelah kemenangan 4-2 melawan Gent.

"Kami tidak punya dua tim. Adanya satu tim, cuma ada satu tim. Tim yang main malam ini bukan berarti mereka tidak main di hari Minggu atau laga Liga Premier selanjutnya."

"Di momen seperti ini penting untuk bisa merotasi pemain, kalian bisa melihat indentifikasi timnya," tegasnya via football.london.

Renato Veiga dan Benoit Badiashile

Dua bek Chelsea, Renato Veiga dan Benoit Badiashile, mendapatkan perlakuan yang sangat berbeda setelah kemenangan 4-2 melawan Gent.

Bagaimana tidak, Renato Veiga menyumbangkan gol dan assist perdananya untuk Chelsea di laga ini hingga banjir pujian.

Sedangkan Benoit Badiashile malah turut berperan Chelsea kebobolan dua gol dan hujatan pun tak bisa dihindarkan.

Chelsea menang dengan gol dari Renato Veiga (12'), Pedro Neto (46'), Christopher Nkunku (63'), Kiernan Dewsbury-Hall (70').

Sedangkan skuad tamu membalas dari Tsuyoshi Watanabe (50') dan Omri Gandelman (90').

Renato Veiga menjadi pemain dengan rating paling tinggi dengan kontribusinya.

Axel Disasi biasanya juga menjadi sasaran hujatan namun sejumlah fans Chelsea masih bisa memaafkannya gara-gara menyumbang assist untuk Christopher Nkunku.

Sedangkan Benoit Badiashile sempat tampil meyakinkan di 10 menit awal namun malah mengkhianati harapan para suporter dengan permainan yang ceroboh.

Tidak heran sejumlah fans tanpa lelah kembali menghujatnya.

@papa**: Ada yang punya lowongan pekerjaan untuk Badiashile? Dia tidak peka sebagai pemain pertahanan

@horl**: BADiashile itu pemain terburuk

@dere**: Disasi setidaknya sumbang assist, kalau Badiashile sudah tidak ada harapan

@tito**: Badiashile buruk. Tidak ada perbaikan sama sekali, penampilan sangat bobrok, dari buruk jadi yang terburuk

@bobs**: Saya selalu benci dengan Badiashile, cepat keluarkan dia

Ganti Posisi Cesare Casadei

Apa sebenarnya alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengganti posisi anak asuhnya, Cesare Casadei?

Diketahui, Enzo Maresca pernah separuh musim melatih Cesare Casadei saat masih di Leicester City.

Kini, keduanya reuni di Chelsea dan Enzo Maresca mengganti posisi pemain senegaranya itu.

Bagi Enzo Maresca, penampilan Cesare Casadei dalam laga melawan Gent sangatlah bagus.

"Cesare main sangat bagus melawan Barrow dan malam ini lebih bagus lagi. Saya sangat senang dengan cara dia bermain."

"Saya melatih Cesare musim lalu dan dia main di posisi yang agak berbeda."

"Musim ini, kami memainkannya sebagai gelandang bertahan. Alasannya kenapa, karena saya rasa kami menuju arah di mana pemain lini tengah haruslah yang fisiknya kuat."

"Cesare itu posturnya sangat besar, secara fisik kuat dan membantu kami saat kami ingin menekan," pujinya via football.london.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved