Liga Inggris
Fans Chelsea Ikut Emosi gegara Tuduhan Andy Jacobs ke Forest: Mereka Main Sepak Bola Haram
Para suporter The Blues menganggap ucapan Andy Jacobs benar bahwa taktik bermain Nottingham Forest itu buruk dan merugikan lawan.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Sejumlah fans Chelsea ikut kesal kala jurnalis Andy Jacobs menuduh Nottingham Forest curang.
Para suporter The Blues menganggap ucapan Andy Jacobs benar bahwa taktik bermain Nottingham Forest itu buruk dan merugikan lawan.
Andy Jacobs menganggap Nottingham Forest banyak melakukan kecurangan dan terlalu mengulur waktu.
Baca juga: Bela Chelsea, Andy Jacobs Tuduh Nottingham Forest: Katanya Manajemen Waktu Bagus padahal Curang
Baca juga: Graham Potter Puji Robert Sanchez, Ex Bos Chelsea: Dia Bikin Gawang Kelihatan Sangat Kecil
Ia juga menyorot kiper Nottingham Forest, Matz Sels, yang ia anggap pura-pura cedera.
"Ini sangat membosankan, salah satu laporan laga bilang Forest itu ahlinya manajemen waktu, kalau menurut saya sih itu curang."
"Tukang mengulur waktu, Sels sempat cedera, padahal kita semua bisa lihat bahwa dia tidak kenapa-kenapa," kritiknya via talkSPORT.
Bagi Andy Jacobs, cara bermain ajaran Nuno Espirito Santo sudah merusak sepak bola.
"Dia (Espirito Santo) memainkan laga dengan buruk, merusak permainan sepak bola dan saya harus nonton sepak bola macam itu setiap pekan," tambahnya.
Menanggapi komentar itu, para fans Chelsea setuju dengan ucapan sang jurnalis.
@cfc_p**: Mereka itu memainkan sepak bola haram
@valy**: Itu taktik mereka, mereka akan berlama-lama demi bisa imbang dan menghindari kekalahan
@oluw**: Inilah kenyataannya, mereka mainkan sepak bola haram
@gmbl**: Selama Liga Premier masa bodoh soal ini, mereka akan semakin kuat
Graham Potter Puji Robert Sanchez
Mantan pelatih Chelsea, Graham Potter, memuji mantan anak asuhnya, Robert Sanchez.
Graham Potter sempat melatih Robert Sanchez saat keduanya masih di Brighton.
Robert Sanchez bergabung ke Chelsea lima bulan setelah Graham Potter dipecat.
Pelatih asal Inggris itu mengaku mengagumi sang kiper Spanyol.
"Aksi tingkat tingginya itu sudah kelas dunia. Dia punya kekuatan, posturnya pas, lincah, depat, dia bisa membuat gawangnya terlihat sangat-sangat kecil."
"Dia menghalau serangan udara dengan mudah, jadi itu tidak mengejutkan saya," pujinya via thechelseachronicle.com.
Pesan Robert Sanchez
Kiper Chelsea, Robert Sanchez, mengatakan hal ini kepada dua rekannya, Marc Cucurella dan Wesley Fofana.
Marc Cucurella dan Wesley Fofana mencatatkan kartu kuning kelima mereka di laga melawan Nottingham Forest yang berlangsung panas.
Kedua bek Chelsea itu sampai harus diskors dari laga Liverpool akhir pekan nanti.
Diketahui, Wesley Fofana diberi kartu kuning gara-gara pelanggaran terhadap Jota Silva di menit-menit akhir.
Sedangkan Marc Cucurella sebelumnya juga diganjar kartu kuning gara-gara protes saat terjadi kericuhan di tepi lapangan.
Robert Sanchez yang melakukan sejumlah penyelamatan heroik kesal terhadap dua bek itu lantaran posisi mereka yang rawan terkena kartu kuning.
"Mereka itu pemain besar tapi kurang beruntung. Mereka harus berhenti bicara kepada para wasit," ujar Robert Sanchez via BBC.
Jadon Sancho Kena Kritik
Winger Chelsea, Jadon Sancho, mendapat kritikan gara-gara performanya di laga melawan Nottingham Forest.
Jadon Sancho menjadi starter dan baru digantikan Mykhailo Mudryk pada menit ke-90.
Sebenarnya, pemain pinjaman dari Manchester United itu cukup berkontribusi di tim.
Seperti saat menghalangi Ryan Yates dan Ola Aina.
"Tidak perlu dipertanyakan bahwa Sancho adalah pemain yang bagus, dan sentuhannya itu hampir selalu berpengaruh, tapi dia mainnya terlalu konservatif."
"Dia tidak pernah berduel fisik dengan Aina dan tidak pernah benar-benar menghalanginya."
"Sancho sebenarnya tidak lamban tapi dia tidak punya agresivitas yang cepat untuk menghadapi para bek," kritiknya via The Times.
Tony Cascarino membandingkannya dengan Noni Madueke yang bisa bermain dengan lebih berani.
Puji Mykhailo Mudryk
Winger Chelsea, Mykhailo Mudryk, beberapa kali menjadi sasaran amarah sang pelatih, Enzo Maresca.
Namun tidak saat laga Chelsea vs Nottingham Forest yang berakhir 1-1.
Mykhailo Mudryk baru masuk pada menit ke-90 menggantikan Jadon Sancho.
Laga yang berlangsung panas itu mendapat tambahan waktu 13 menit.
Enzo Maresca menganggap performa Mykhailo Mudryk itu membanggakan.
"Jadon sangat bagus, Noni juga sangat bagus, saat Misha masuk dia juga sangat bagus."
"Saya senang untuk mereka semua. Jadon, seperti yang saya bilang, tampil sesuai ekspektasi," pujinya via football.london.
Kabar Cedera
Dua pemain Chelsea, Levi Colwill dan Noni Madueke, tampak tidak sedang baik-baik saja saat laga melawan Nottingham Forest.
Levi Colwill terlihat kesakitan saat digantikan Tosin Adarabioyo di waktu tambahan.
Sedangkan Noni Madueke tampak berjalan pincang saat digantikan Pedro Neto pada menit ke-90.
Setelah laga, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menjelaskan kondisi dua bintang Inggris itu.
Menurutnya, tidak ada cedera berarti yang dialami kedua pemainnya.
"Saya rasa mereka baik-baik saja setelah masuk ke ruang ganti. Kami akan pantau tapi saya rasa tidak ada masalah pada mereka," jawabnya via football.london.
Sindiran ke Noni Madueke
Ucapan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, untuk sang winger, Noni Madueke, ternyata berdampak.
Diketahui, Noni Madueke adalah pemain Chelsea pertama yang mencatatkan hattrick musim ini.
Noni Madueke mencetak tiga gol dalam laga melawan Wolves yang berakhir kemenangan 6-2.
Sejak laga di akhir Agustus 2024 itu, sang winger Inggris belum mencatatkan gol lagi di Liga Premier.
Hingga akhirnya Noni Madueke membukukan satu gol dalam laga melawan Nottingham Forest yang berakhir imbang 1-1.
Ternyata, Noni Madueke termotivasi dari kata-kata "sindiran" sang pelatih.
"Saya senang untuk Noni karena seminggu ini saya bilang ke dia bahwa dia sudah mencetak tiga gol melawan Wolves lalu dia berhenti mencetak gol."
"Hari ini dia mencetak gol, Noni tampil fantastis," ujar Enzo Maresca via football.london.
Bahkan, Enzo Maresca turut selebrasi di tepi lapangan untuk gol sang winger kanan itu.
Enzo Maresca Terjengkang
Terjadi sebuah insiden dalam laga Chelsea vs Nottingham Forest yang berakhir 1-1.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, terjengkang yang disusul keributan antara dua kubu pemain.
Keributan itu berawal saat Marc Cucurella dijatuhkan oleh Neco Williams hingga sang bek membuat Enzo Maresca terjatuh.
Sontak, keributan tak dapat dihindarkan melibatkan banyak pemain.
Setelah laga, Enzo Maresca ditanya perasaan dan kondisinya setelah jatuh di tepi lapangan.
Mantan bos Leicester City itu menyorot posisinya yang berada di tempat sebenarnya, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
"Saya kan berdiri di sana, di area yang seharusnya. Itulah yang paling penting. Kalau hal-hal seperti ini terjadi saat kalian tidak di area yang seharusnya, mungkin orang bakal bilang 'Dia tidak berada di tempat yang seharusnya'."
"Setidaknya saya berada di area saya, hal itu baisa terjadi, saya baik-baik saja, terima kasih," jelasnya via football.london.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Penyerang-Chelsea-Nicolas-Jackson-menampar-bek-Nottingham-Forest-Morato.jpg)