Jumat, 24 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Chelsea Diam-diam Cari Pengganti Reece James yang Cedera: Ga Semudah Lepas Conor Gallagher

Di era Enzo Maresca, Reece James belum mendapat menit bermain sama sekali gara-gara cedera hamstring.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
talkSPORT
Pemain Chelsea, Reece James dan Conor Gallagher (sekarang di Atletico Madrid). Di era Enzo Maresca, Reece James belum mendapat menit bermain sama sekali gara-gara cedera hamstring. 

TRIBUNTERNATE.COM - Chelsea ternyata memikirkan opsi untuk mencari pengganti sang bek, Reece James.

Di era Enzo Maresca, Reece James belum mendapat menit bermain sama sekali gara-gara cedera hamstring.

Padahal di saat bersama Mauricio Pochettino, Reece James sempat menjalani operasi hingga absen berminggu-minggu.

Baca juga: Renato Veiga Blak-blakan Sindir Ruben Amorim Mantan Pelatihnya, Bek Chelsea: Terima Kasih

Reece James hanya mencatatkan 11 penampilan dengan total 482 menit saja.

Jurnalis Graeme Bailey menyebut potensi Chelsea untuk mengganti sang kapten.

Kemungkinan pada musim panas 2025 Chelsea bisa jadi akan memboyong bek kanan baru.

Situasi Reece James begitu sulit dengan kondisi fisiknya yang rawan cedera.

Hal ini berbeda dengan Conor Gallagher yang akhirnya merapat ke Atletico Madrid gara-gara gaya permainannya tidak sejalan dengan Enzo Maresca.

"Mereka mempertimbangkan tahun 2025, mungkin bukan bulan Januari, tapi mereka tahu mereka butuh bek kanan lainnya."

"Ini situasi yang sulit. Mereka sadar akan hal ini. Ini harus dipertimbangkan, apakah mereka bakal mendepak Reece James? Ini bukan situasi seperti Conor Gallagher atau semacamnya."

"Apakah dia harus meninggalkan klub untuk bebas dari cedera? Ini membuat semua frustasi. Kamu memiliki bek kanan yang tak diragukan sebagai yang terbaik di dunia, tapi kamu tidak bisa melihatnya tampil."

"Apakah kamu ingin membuatnya bersaing dengan Gusto? Saya pikir itu adalah diskusi yang sedang terjadi," tutur Graeme Bailey.

Sindiran Renato Veiga

Bek Chelsea, Renato Veiga, secara blak-blakan menyindir mantan pelatihnya, Ruben Amorim.

Renato Veiga sempat dipertemukan dengan Ruben Amorim saat dirinya masih di Sporting B.

Hingga bek Portugal itu akhirnya dilepas ke FC Basel selama setahun lalu berlabuh ke Chelsea.

Renato Veiga yang sudah bersama Sporting sejak kecil mengaku bersyukur pernah membela klub tersebut.

Dalam pengakuannya, Renato Veiga terang-terangan menyindir Ruben Amorim yang secara tidak langsung meyakinkannya untuk pergi.

"Saya bersyukur atas apa yang sudah dilakukan Sporting untuk saya, 13 tahun (saya di sana), sang pelatih Ruben Amorim memutuskan untuk tidak percaya pada saya dan karier saya berkembang di luar negeri."

"Saya bangga berada di Chelsea, saya sangat bahagia berada di klub ini," ujar Renato Veiga via Fabrizio Romano.

Renato Veiga ke Kiernan Dewsbury-Hall

Beredar viral video mengharukan kebersamaan para pemain Chelsea saat laga melawan Gent di Liga Konferensi.

Momen itu terjadi setelah gol debut dari Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-70.

Di mana sang bek, Renato Veiga, yang juga mencatatkan gol debut turut merayakan pencapaian rekannya itu.

Dalam video yang beredar di X, terlihat Kiernan Dewsbury-Hall selebrasi di dekat sudut lapangan.

Tampak Renato Veiga menghampiri lalu memeluk sang gelandang.

Setelah pelukan itu lepas, Renato Veiga langsung mendorong Kiernan Dewsbury-Hall agar menikmati selebrasinya di depan para suporter.

Para pemain Chelsea seperti Benoit Badiashile, Christopher Nkunku, Joao Felix, dan Cesare Casadei terlihat memberi selamat kepada mantan pemain Leicester City itu.

Terlihat para suporter di Stamford Bridge mengayun-ayunkan ponsel mereka dengan lampu flash menyala.

Video itu sudah ditonton lebih dari 330 ribu kali dan disukai lebih dari 14 ribu akun.

Roy Keane Puji Cole Palmer

Legenda Manchester United, Roy Keane, berkomentar soal bintang Chelsea, Cole Palmer.

Roy Keane menyebut, Cole Palmer punya kepercayaan diri bahwa dirinya adalah pemain terbaik.

Hal itu diungkapkan Roy Keane menjelang laga Inggris vs Yunani yang berakhir kekalahan 1-2.

Bagi Roy Keane, Cole Palmer bisa cepat adaptasi saat bergabung dengan tim mana pun.

"Dia itu pemain brilian. Saya tebak dia masuk ke ruang ganti Chelsea (tahun lalu) dan berpikir 'Saya permain terbaik', tapi dia memang bisa membuktikannya," pujinya via ITV.

Tak hanya itu, mantan pemain Manchester City tersebut juga cepat paham kemauan pelatihnya.

Cole Palmer dan Pep Guardiola

Selama ini, bintang Chelsea, Cole Palmer, disebut-sebut meninggalkan Manchester City karena masalah utamanya adalah kurangnya waktu bermain.

Namun, baru-baru ini terungkap rumor bahwa Cole Palmer sebenarnya ada masalah dengan sang pelatih, Pep Guardiola.

Hingga akhirnya Pep Guardiola memutuskan untuk melepas Cole Palmer yang ingin hengkang dari Etihad Stadium.

Hal ini diungkapkan oleh mantan pemain Manchester City, Danny Mills.

Masalah yang dimaksud berhubungan dengan perbedaan pemikiran soal gaya bermain di lapangan.

Di mana Cole Palmer ingin posisi lebih bebas, sedangkan Pep Guardiola lebih tertib.

"Saya pikir masalah dia di Manchester City adalah Pep itu suka bermain dengan gaya tertentu dan Pep tidak suka dengan pemain yang posisinya bebas."

"Itulah kenapa dia menempatkan Jack Grealish di posisi yang sangat buruk dan dia mengubah gaya bermainnya nyaris total dari Jack yang dulu."

"Saya rasa Cole Palmer tidak berkenan melakukan itu dan tidak rela berubah untuk menjadi pemain yang bakal bertahan di posisi itu dan kerja keras serta melakukan apa yang diperintahkan."

"Dan saya pikir ada perselisihan antara dia dan Pep, di mana dia tidak mau melakukan apa yang diinginkan Pep darinya, itulah kenapa Pep akhirnya membiarkan dia pergi," ujarnya via talkSPORT.

Setelah jarang dimainkan di Manchester City, Cole Palmer langsung mendapat tempat utama di tim Mauricio Pochettino.

Musim pertamanya di Chelsea, Cole Palmer menyumbangkan 25 gol dan 15 assist dari 46 penampilan dari semua kompetisi.

Di musim ini, pemain 22 tahun itu mencatatka enam gol dan lima assist dari sembilan laga.

Cole Palmer Bukan Kelas Dunia

Sejumlah fans Chesea kesal dengan komentar mantan pemain Newcastle United soal Cole Palmer.

Adalah Darren Ambrose, yang menganggap bahwa Cole Palmer  belum layak disebut pemain kelas dunia.

Darren Ambrose mengakui jika Cole Palmer memang sosok pemain yang sensasional dengan segala pencapaiannya.

Musim pertamanya di Chelsea, Cole Palmer menyumbangkan 25 gol dan 15 assist dari 46 penampilan dari semua kompetisi.

Di musim ini, pemain 22 tahun itu mencatatka enam gol dan lima assist dari sembilan laga.

"Dia adalah pemain yang sensasional dan dia bakal (menjadi kelas dunia). Dia punya potensi yang sangat besar."

"Tapi untuk menjadi pemain kelas dunia, kamu harus melakukannya (tampil bagus) untuk waktu yang lebih lama dari satu musim, (bukan hanya) satu setengah musim."

"Itulah kondisi Cole Palmer saat ini, sudah seperti kelas dunia. Tapi bukan berarti kamu sudah kelas dunia," komentarnya via talkSPORT.

Sebagian fans Chelsea justru setuju dengan ucapan Darren Ambrose karena Cole Palmer terbilang masih belum lama di Chelsea dan masih berproses.

Sedangkan mayoritas fans mengutarakan kekesalannya dengan hujatan pada mantan pemain Ipswich Town tersebut.

@g_ch**: Saya suka kata-katanya, Palmer bakal jadi kelas dunia nantinya

@amar**: Semua soal konsistensi, satu musim hebat bukan berarti dia kelas dunia

@okot**: Saya rasa dia buta, saat dia buka mata dia tidak akan percaya apa yang dilihatnya

@susu**: Siapa sih orang ini?

@idof**: Apa cuma saya yang tidak tahu siapa Darren Ambrose?

@omuh**: Siapa yang peduli pendapat dia?

@bori**: Haha, matanya bakal terbuka segera

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved