Liga Inggris
John Terry Bantah Thomas Tuchel Pelatih Terbaik Chelsea: Mourinho Ciptakan Saya, Lampard, Drogba
Legenda Chelsea, John Terry, membantah jika sampai Thomas Tuchel disebut pelatih The Blues terbaik sepanjang sejarah.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Chelsea, John Terry, membantah jika sampai Thomas Tuchel disebut pelatih The Blues terbaik sepanjang sejarah.
John Terry menganggap, pelatih terbaik Chelsea adalah Jose Mourinho yang kini melatih Fenerbahce.
Sedangkan Thomas Tuchel baru saja terpilih menjadi pelatih baru Timnas Inggris menggantikan Gareth Southgate.
Baca juga: Penyebab Fans Chelsea Tenang-tenang Saja Thomas Tuchel Unfollow The Blues Sejak Jadi Pelatih Inggris
Baca juga: Bukan Kesayangan, Cole Palmer Tetap Bikin Bangga Enzo Maresca di Chelsea, Sang Bos Rela Lakukan Ini
"Tidak, kawanku, itu tidak benar (Tuchel terbaik). Semua orang tahu siapa yang terbaik di sepanjang sejarah Chelsea."
"Dia menciptakan saya, dia menciptakan Lampard, dia menciptakan Drogba, dan dia bilang kepada kami bahwa kami yang terbaik!"
"Entah dia benar-benar percaya itu atau tidak, saya tidak tahu, tapi dialah yang terbaik," ujarnya via Football Kitchen.
Bagi sang mantan kapten, Jose Mourinho sudah visioner sejak awal datang ke Stamford Bridge.
Metode kepelatihan mantan bos AS Roma itu akhirnya digunakan di sepak bola modern.
Fans Chelsea Tenang Di-unfollow Thomas Tuchel
Thomas Tuchel baru saja resmi tanda tangan kontrak sebagai pelatih Timnas Inggris yang baru.
Muncul kabar bahwa Thomas Tuchel meng-unfollow akun resmi Chelsea, klub yang pernah dilatihnya.
Alih-alih sedih, sejumlah fans Chelsea justru tenang-tenang saja dengan tindakan Thomas Tuchel.
Diketahui, Thomas Tuchel resmi menggantikan Lee Carsley yang sempat menduduki jabatan pelatih sementara setelah mundurnya Gareth Southgate setelah EURO 2024.
Mantan pelatih Bayern Munchen ini akan mulai bertugas pada 1 Januari 2025 sampai 1,5 tahun ke depan.
Thomas Tuchel dibebani tugas melatih Timnas Inggris lolos ke Piala Dunia 2026.
Penunjukkan Thomas Tuchel sebagai warga Jerman yang menjadi pelatih Inggris menimbulkan pro dan kontra.
Menanggapi hal itu, Thomas Tuchel memilih santai karena ia bukan orang pertama yang melatih timnas luar negeri.
"Maaf kalau saya memegang paspor Jerman. Tapi, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola."
"Tim perempuan kami juga melakukannya, tim U-21 juga, jadi tidak ada alasan kami untuk tidak bisa menjadi juara."
"Ada satu titik di mana kita harus membebaskan diri dari sejarah, fokus pada proses, dan proses ini akan dimulai pada bulan Januari," ujarnya via BBC.
Sejumlah fans Chelsea bangga karena mantan pelatih kesayangan mereka kembali ke Inggris.
Mereka juga tenang-tenang saja di-unfollow Thomas Tuchel demi alasan profesionalisme kerja.
@mati**: Dia tidak boleh bias sekarang, jagoan kita menguasai negara. Tidak apa-apa
@noco**: Dia unfollow kita di X tapi tidak dari hatinya
@chel**: Dia kan tidak boleh bias sekarang
@taiw**: Dia pelatih Inggris sekarang, jadi saya sudah menebaknya, dia pasti diminta tidak boleh bias
@kelv**: Dia memang harus unfollow, dia harus bisa tidak bias, tapi kita tahu warna hatinya itu biru
Enzo Maresca soal Liverpool
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, siap menghadapi kemungkinan terburuk dalam laga menghadapi Liverpool.
Liverpool akan menjamu Chelsea pada Minggu, 20 Oktober 2024 pukul 22.30 WIB.
Enzo Maresca mengaku tidak sabar untuk bisa merebut tiga poin di Anfield Stadium.
"Kami selalu berusaha. Seperti yang saya bilang, terkadang kami sudah merencanakan laganya tapi tim lawan juga punya rencana sendiri."
"Jadi terkadang kita agak lebih kesulitan, terkadang tidak. Tapi pada akhirnya itulah yang penting. Niat dari timnya harus kompak," ujarnya via Stadium Astro.
Diketahui, saat ini Liverpool memuncaki klasemen dengan 18 poin, sedangkan Chelsea di peringkat keempat selisih empat poin.
Nasib Reece James di Laga Liverpool
Begini prediksi nasib kapten Chelsea, Reece James, di laga tandang melawan Liverpool.
Reece James baru saja dikabarkan kembali ke skuad setelah cedera hamstring sejak Agustus 2024 lalu.
Bek Inggris itu digadang-gadang bisa kembali berlaga saat Liverpool vs Chelsea di Anfield Stadium.
Sky Sports mengungkapkan bahwa Reece James kemungkinan belum bisa bertanding.
"Dia sudah kembali ke sesi latihan sekarang, dan mungkin hanya kemungkinan sangat kecil dia bisa dilibatkan dalam laga mereka menghadapi Liverpool," tulisnya.
Chelsea diprediksi akan sangat berhati-hati memperlakukan Reece James yang memang begitu rawan cedera.
Untuk itu, Chelsea masih akan mengandalkan Malo Gusto ketimbang Reece James.
Di lini belakang juga akan ada pergantian starting XI, dengan Wesley Fofana dan Marc Cucurella diskors karena akumulasi kartu kuning.
Wesley Fofana kemungkinan digantikan Tosin Adarabioyo sedangkan Marc Cucurella digantikan Renato Veiga.
Baca juga: Enzo Maresca Selamatkan Karier Renato Veiga, Bek Chelsea Idola Baru Portugal: Nyaris Sempurna
Fans Chelsea Optimis
Reece James sempat digadang-gadang bisa tampil dalam laga Liverpool vs Chelsea di akhir pekan nanti.
Diketahui, Reece James sempat kembali cedera meski sudah menjalani operasi hamstring pada musim lalu.
Di bawah Mauricio Pochettino, sang bek kanan itu hanya mampu tampil di 11 laga saja tanpa pernah bermain 90 menit penuh.
Pada Senin, 14 Oktober 2024, Chelsea mengumumkan bahwa sang kapten telah kembali merumput.
Menanggapi kabar itu, sejumlah fans Chelsea menyatakan optimismenya untuk laga-laga di depan mata.
@care**: RB terbaik di Inggris sudah kembali
@moby**: Bek terbaik Inggris sudah kembali
@cfcs**: Liverpool kurang beruntung, sang GOAT bek sudah kembali pekan ini
@olaz**: RB terbaik di dunia sudah kembali
Reece James Didepak
Fans Chelsea merasakan dilema soal kondisi sang kapten, Reece James, yang begitu rawan cedera.
Sebagian fans mengaku sudah lelah menanti Reece James untuk bisa tampil prima lagi.
Di era Enzo Maresca, Reece James belum mendapat menit bermain sama sekali gara-gara cedera hamstring.
Padahal di saat bersama Mauricio Pochettino, Reece James sempat menjalani operasi hingga absen berminggu-minggu.
Reece James hanya mencatatkan 11 penampilan dengan total 482 menit saja.
Jurnalis Graeme Bailey menyebut potensi Chelsea untuk mengganti sang kapten.
Kemungkinan pada musim panas 2025 Chelsea bisa jadi akan memboyong bek kanan baru.
Situasi Reece James begitu sulit dengan kondisi fisiknya yang rawan cedera.
Hal ini berbeda dengan Conor Gallagher yang akhirnya merapat ke Atletico Madrid gara-gara gaya permainannya tidak sejalan dengan Enzo Maresca.
"Mereka mempertimbangkan tahun 2025, mungkin bukan bulan Januari, tapi mereka tahu mereka butuh bek kanan lainnya."
"Ini situasi yang sulit. Mereka sadar akan hal ini. Ini harus dipertimbangkan, apakah mereka bakal mendepak Reece James? Ini bukan situasi seperti Conor Gallagher atau semacamnya."
"Apakah dia harus meninggalkan klub untuk bebas dari cedera? Ini membuat semua frustasi. Kamu memiliki bek kanan yang tak diragukan sebagai yang terbaik di dunia, tapi kamu tidak bisa melihatnya tampil."
"Apakah kamu ingin membuatnya bersaing dengan Gusto? Saya pikir itu adalah diskusi yang sedang terjadi," tutur Graeme Bailey.
Mendengar ucapan Graeme Bailey, sejumlah fans mengaku dilema dengan situasi Reece James saat ini.
@quee**: Semua orang lelah Reece James selalu tidak siap bermain kapan pun. Ini membuat frustasi tapi itu bukan salah dia. Pada akhirnya Chelsea harus memutuskan karena kita tidak bisa bertahan seperti ini terus
@miki**: Ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan. Kami cinta James tapi jangan sampai ini membuat kita terbutakan. Kita harus siap akan skenario terbutuk.
@oluw**: Kabar ini membuat saya sedih, tapi klub lebih utama, pengganti memang dibutuhkan
@egya**: Sayang sekali Reece James sekarang hanya seperti mitos, kita harus menerima kenyataan bahwa dia tidak akan berubah, bahkan setelah operasi besar yang harusnya bisa menyelesaikan masalah, dia tetap absen lagi
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Jose-Mourinho-menghadap-Didier-Drogba-dan-John-Terry-saat-masih-di-Chelsea.jpg)