Liga Inggris
Curtis Jones Ngotot Ga Diving yang Bikin Penalti Liverpool ke Gawang Chelsea: Ada Kontak Colwill
Gelandang Liverpool, Curtis Jones, membantah dirinya melakukan diving yang membuat skuadnya memperoleh kesempatan penalti yang dikonversi Mo Salah
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Gelandang Liverpool, Curtis Jones, membantah dirinya melakukan diving yang membuat skuadnya memperoleh kesempatan penalti yang dikonversi Mo Salah menjadi gol pembuka ke gawang Chelsea.
Diketahui, laga Liverpool vs Chelsea berakhir 2-1 dengan gol pembuka dari penalti Mo Salah (29') yang sempat diimbangi oleh Nicolas Jackson (48').
Namun, skuad Arne Slot menambah keunggulan tiga menit kemudian melalui Curtis Jones (51').
Baca juga: Alasan Enzo Maresca Malah Nyantai Wasit Untungkan Liverpool, Sancho vs Trent Nyaris Penalti Chelsea
Baca juga: Bernardo Silva Dituduh Halangi Jose Sa saat Gol John Stones, Ex Man City Micah Richards Bela Wolves
Bek Chelsea, Levi Colwill dianggap melanggar karena menjatuhkan Curtis Jones di kotak pada menit ke-27.
Wasit John Brooks langsung menghadiahi penalti kepada tuan rumah yang membuat skuad tamu frustasi.
Setelah laga, Curtis Jones membantah tuduhan dirinya melakukan diving dan mengaku merasakan ada sentuhan dari Levi Colwill yang membuatnya jatuh.
"Saya tidak pernah diving. Saya merasakan ada kontak, lalu jatuh dan itu menjadi penalti," tegasnya via Sky Sports.
Sebelum terjadi hal itu, sebenarnya ada momen kontroversial yang sebenarnya bisa menguntungkan Chelsea.
Sebelum momen tersebut, Chelsea juga berpotensi mendapatkan penalti saat Trent Alexander-Arnold menjatuhkan Jadon Sancho di kotak.
Namun, wasit John Brooks memutuskan bahwa hal itu tidak menimbulkan penalti.
Menanggapi hal itu, Enzo Maresca mengaku santai saja dan lebih fokus pada melihat performa tim yang baginya memuaskan.
"Saya santai. Saya tidak senang karena kami kalah. Tapi saya santai dan senang dengan performa tim."
"Keputusan dari wasit sudah jelas bagi kalian, sudah jelas bagi saya, dan mungkin sudah jelas bagi kalian semua."
"Wasitnya ada di sana untuk membuat keputusan. Terkadang mereka benar, terkadang mereka salah. Saya tidak bisa bilang apa-apa," ujarnya via football.london.
Dalam wawancara itu, Enzo Maresca mengakui dirinya ketar-ketir saat memainkan dua pemainnya, Reece James dan Romeo Lavia.
Setelah cedera lama, Reece James dan Romeo Lavia langsung menjadi starter.
Namun, Reece James digantikan Renato Veiga serta Romeo Lavia digantikan Enzo Fernandez pada menit ke-53.
Enzo Maresca mengaku khawatir untuk memainkan dua pemainnya itu terlalu lama mengingat keduanya rawan cedera.
"Niatnya untuk dia (James) dan Romeo adalah bermain satu jam atau 55 menit maksimalnya."
"Saya cukup takut untuk mempertahankan mereka lebih lama di lapangan, jadi saya memutuskan untuk mengganti mereka pada menit ke-55 (53-red)," ujarnya via football.london.
Prediksi Alan Shearer
Legenda Newcastle United, Alan Shearer, membeberkan prediksi laga Liverpool vs Chelsea ang digelar pada Minggu, 20 Oktober 2024 pukul 22.30 WIB.
Saat ini, Liverpool memuncaki klasemen dengan 18 poin sedangkan Chelsea di peringkat keempat dengan 14 poin.
Alan Shearer mewanti-wanti skuad Enzo Maresca, di mana kunci kekuatan Liverpool adalah di lini tengah.
"Kunci peperangan adalah di lini tengah, di mana menurut saya Liverpool selalu kuat."
"Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister selalu luar biasa, bersama Dominik Szoboszlai," ujarnya via The Sun.
Prediksi Alan Shearer, Liverpool yang akan menang meski Chelsea akan sekuat tenaga setidaknya membawa pulang satu poin.
Prediksi Skor Paul Merson
Legenda Arsenal, Paul Merson, membeberkan prediksinya untuk laga Liverpool vs Chelsea.
Pasalnya, Chelsea saat ini sudah ada perbaikan signifikan sejak kekalahan di laga pertama melawan Manchester City.
"Ini yang menjadi masalah serius untuk Liverpool. Chelsea menjadi lebih baik setelah kekalahan melawan Manchester City di pekan pembuka."
"Jadi ini adalah ujian yang sesungguhnya. Saya mengharapkan banyak gol di laga ini."
"Kekhawatiran saya untuk Chelsea cuma karena mereka main di Anfield. Saat Liverpool menyulitkan pertahanan lawan di Anfield, mereka benar-benar membuat kalian tercekik," tuturnya via sportskeeda.
Paul Merson memprediksi laga akan berakhir dengan skor imbang, yakni Liverpool 2-2 Chelsea.
Prediksi Chris Sutton
Pundit BBC, Chris Sutton, memberikan prediksi skor untuk laga Liverpool vs Chelsea.
Liverpool dianggap baru akan menghadapi ujian yang sesungguhnya.
Setelah menghadapi Chelsea, Liverpool harus menghadapi Arsenal seminggu setelahnya.
"Semua orang membahas soal ujian yang mulai datang untuk Liverpool, yang mana mereka memulai musim ini dengan yang orang-orang sebut sebagai laga ringan, tapi setelah laga ini mereka akan ke Emirates Stadium akhir pekan depan," ujar Chris Sutton.
Mantan pemain Chelsea itu menganggap, skuad Arne Slot akan mengalami kesulitan untuk menumbangkan tim Enzo Maresca.
"Ini adalah laga keras untuk mereka sebagai permulaan. Selama ini ada rivalitas besar antara dua klub ini dalam beberapa dekade terakhir," tambahnya.
Chris Sutton menyinggung soal cederanya kiper Liverpool, Alisson Becker, yang sebenarnya menjadi kehilangan besar.
Namun, sang pengganti, Caoimhin Kelleher, begitu baik menjalankan tugasnya.
Dengan demikian, Chris Sutton memprediksi skor Liverpool 2-1 Chelsea.
Darwin Nunez Contoh Nicolas Jackson
Penyerang Liverpool, Darwin Nunez, disarankan untuk mencontoh penyerang Chelsea, Nicolas Jackson.
Chelsea akan bertamu di Anfield Stadium pada Minggu, 20 Oktober 2024 pukul 22.30 WIB.
Sebelum laga Liverpool vs Chelsea, podcast It's All Kicking Off oleh jurnalis Mail Sport, Ian Ladyman dan mantan pemain The Blues, Chris Sutton, mengutarakan pendapatnya.
Baik Ian Ladyman atau Chris Sutton sama-sama berpendapat bahwa Darwin Nunez harus membuat gebrakan perubahan untuk memperbaiki penampilannya.
Musim ini, Darwin Nunez tampil di tujuh laga dengan sumbangan satu gol dan satu assist serta hanya tiga kali menjadi starter.
Sedangkan Nicolas Jackson sudah tampil delapan laga dengan catatan empat gol dan tiga assist.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, nyaris selalu menjadikan Nicolas Jackson sebagai starter.
Chris Sutton berkaca dari pengalamannya yang sempat kesulitan di Chelsea, bahwa dukungan dari rekan-rekan di ruang ganti sangatlah penting.
Ia menekankan, Darwin Nunez membutuhkan waktu bermain lebih agar bisa menyatu dengan tempo skuadnya.
"Hal itu harusnya terjadi dengan Liverpool akan menghadapi banyak laga," tulis Mail Sport.
Sementara itu, Ian Ladyman menyarankan bintang Uruguay itu untuk mencontoh Nicolas Jackson.
"Nunez juga bisa mencontoh Nicolas Jackson sebagai inspirasi karena sang penyerang sudah banyak perbaikan dalam kariernya di Chelsea," demikian keterangan itu ditulis.
Baca juga: Enzo Maresca Selamatkan Karier Renato Veiga, Bek Chelsea Idola Baru Portugal: Nyaris Sempurna
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.