Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Fans Man City Balas Hujatan Fans Arsenal soal Jose Sa vs Bernardo Silva, Bahas Martinelli vs Ederson

Fans Manchester City membalas hujatan fans Arsenal soal kontroversi gol penyelamat John Stones ke gawang Wolves.

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
X City_HQs
Ederson vs Gabriel Martinelli dan Jose Sa vs Bernardo Silva. Fans Manchester City membalas hujatan fans Arsenal soal kontroversi gol penyelamat John Stones ke gawang Wolves. 

TRIBUNTERNATE.COM - Fans Manchester City membalas hujatan fans Arsenal soal kontroversi gol penyelamat John Stones ke gawang Wolves.

Gol John Stones dianggap tidak sah gara-gara posisi Bernardo Silva yang dianggap menghalangi Jose Sa.

Diketahui, laga Wolves vs Manchester City berakhir 1-2 melalui gol pembuka dari Jorgen Strand Larsen ('7).

Baca juga: Fans Arsenal Ngamuk Tosin Adarabioyo Langgar Diogo Jota: Bek Chelsea Cuma Kuning Ga kayak Saliba

Baca juga: Curtis Jones Ngotot Ga Diving yang Bikin Penalti Liverpool ke Gawang Chelsea: Ada Kontak Colwill

Tim tamu membalas melalui gol Josko Gvardiol (33') dan sundulan John Stones (90+5').

Sebelum gol John Stones, Bernardo Silva berada di samping kanan Jose Sa siap menyambut tendangan pojok dari Phil Foden.

Bernardo Silva sempat memunggungi Jose Sa dan keduanya bersenggolan.

Jose Sa mendorong Bernardo Silva dan keduanya sudah tidak terjadi kontak lagi saat bola melambung menuju ke gawang dengan pemain bertubuh mungil itu menunduk.

John Stones dari sisi kanan depan mereka melakukan sundulan ke kiri, menjebloskan bola ke gawang tuan rumah.

Gol itu sudah ditinjau oleh VAR dan wasit memutuskan gol itu sah.

Sebagian orang menganggap tindakan Bernardo Silva harusnya termasuk dalam aksi menghalangi kiper.

Meski sebagain orang lainnya menyebut gol itu sah karena sudah tidak ada kontak saat bola itu melambung.

Mantan bek Manchester City, Micah Richards, adalah salah satu yang membela Wolves ketimbang mantan klubnya sendiri.

"Dia masih ada di area kiper jadi dia mempengaruhi permainan. Itu adalah senggolan yang membuatnya (Sa) jadi hilang keseimbangan, dia tidak siap, saya paham (kekecewaan) Wolves di momen ini," ujar Micah Richards.

Sementara itu, fans Manchester City balik menyinggung soal laga melawan Arsenal.

Di mana saat tendangan sudut, Gabriel Martinelli menghalangi Ederson.

@mehu**: Bernardo SIlva dengan sentuhan yang sangat sedikit ke kiper dan sudah tidak menghalangi pandangannya? Dianggap ilegal. Tapi kalau Gabriel Martinelli berdiri menyenggol kaki Ederson dan dengan jelas menghalanginya agar tidak bisa lompat? Dianggap lega. Fans Arsenal itu munafik.

@graf**: Gol Gabriel itu harusnya tidak sah, Ederson tidak bisa bergerak dan melihat

@dave**: Arsenal ini mulai mirip Liverpool, selalu merasa jadi korban

@d_du**: Gol Gabriel beberapa minggu lalu dianggap sah saat hal yang sama terjadi ke Ederson, saya tidak mengeluh, Ederson tidak mendorongnya, padahal kiper harusnya bisa ada kontak. Bernardo di posisi yang benar saat Stones menyundul bola itu

Fans Lelah Lihat Ilkay Gundogan

Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan, memancing kritikan dari para fans sejak kembali dari Barcelona.

Ilkay Gundogan dianggap tidak lagi mampu membawa pengaruh besar di tim seperti dulu.

Para fans juga lebih memilih Matheus Nunes menjadi starter untuk laga Wolves vs Manchester City.

Ilkay Gundogan dimainkan 90 menit penuh, Mateo Kovacic yang malah dikorbankan untuk diganti Matheus Nunes pada menit ke-86.

Posisi Ilkay Gundogan di belakang Erling Haaland seperti tidak ada koneksi.

Sejumlah fans mulai lelah dengan terus dimainkannya bintang Jerman itu oleh Pep Guardiola.

Mantan pemain Borussia Dortmund itu sudah dianggap melewati masa primanya.

@laqu**: Pilih Nunes, dia bukan Gundogan yang dulu

@d_cl**: Gundo tidak boleh dimainkan dalam 40 laga lebih, Nunes bakal menjadi pemain penting

@theb**: Saya rasa sistem baru tidak butuh Gundo seperti dulu, hanya nostalgia saja membawanya pulang tapi tidak menguntungkan, saya cinta Gundo tapi merekrutnya kembali mungkin adalah sebuah kesalahan. Nunes harus diberi waktu bermain

@phil**: Saya pikir harusnya Nunes starter. Gundo sangat buruk di laga ini dan juga laga sebelumnya

Prediksi Paul Merson

Legenda Arsenal, Paul Merson, membeberkan prediksi skor untuk laga Wolves vs Manchester City.

Laga Wolves vs Manchester City akan digelar pada Minggu, 20 Oktober 2024 pukul 20.00 WIB.

Wolves saat ini berada di dasar klasemen hanya dengan satu poin dan tanpa pernah menang.

Sedangkan Manchester City sebaliknya, belum terkalahkan dan menduduki posisi kedua dengan 17 poin.

Paul Merson menyadari betapa lemahnya Wolves, namun Manchester City juga dalam masa transisi untuk berlaga tanpa Rodri.

"Manchester City agak lemah karena Rodri (absen). Tapi mereka akan melewati sampai Tahun Baru tanpa banyak masalah."

"Mateo Kovacic sekarang semakin bagus," ujarnya via sportskeeda.

Paul Merson merasa, Wolves tidak akan mampu menahan serangan Manchester City.

Maka dari itu, Paul Merson memprediksi laga akan berakhir dengan skor Wolves 0-2 Manchester City.

Prediksi Chris Sutton

Mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton, memberikan prediksi skor untuk laga Wolves vs Manchester City.

Chris Sutton menyorot kekurangan kedua klub, di mana tim Gary O'Neil jelas di masa sulit dalam segala aspek serta skuad Pep Guardiola yang kini sulit untuk mencatat clean sheet.

"Manchester City terengah-engah sebelum mengalahkan Fulham dan mereka tampaknya selalu kebobolan akhir-akhir ini, tetapi mereka memiliki cukup kualitas untuk memenangkan pertandingan ini dengan sangat mudah, bahkan jika mereka tidak bisa lagi menjaga clean sheet," tuturnya via BBC.

Maka dari itu, Chris Sutton memprediksi laga akan berakhir dengan skor Wolves 1-5 Manchester City.

Harapan Fans Manchester City

Sejumlah fans Manchester City malah berharap klubnya didegradasi.

Pemikiran itu muncul gara-gara kabar terbaru antara sang pelatih, Pep Guardiola, dengan 115 dakwaan.

Pep Guardiola sempat dikabarkan akan hengkang jika sampai klubnya terbukti salah dalam 115 dakwaan yang ada.

Kini, malah muncul rumor sebaliknya, yakni Pep Guardiola akan bertahan jika sampai Manchester City terbukti bersalah.

Rumor ini diberitakan oleh TheAthletic, di mana ada sumber terdekat mantan bos Bayern Munich itu menyebut sang pelatih tidak akan meninggalkan klubnya di masa sulit.

Sedangkan Pep Guardiola sendiri kontraknya hanya bertahan sampai 2025.

Dengan Manchester City terancam hukuman degradasi jika sampai terbukti bersalah.

"Sejumlah sumber yang mengenal Pep Guardiola yakin jika sampai Man City dinyatakan bersalah dan dihukum berat melalui 115 dakwaan, kemungkinan besar ia akan menandatangani kontrak baru."

"(Alasannya) sebagian karena pembangkangan dan tidak ingin meninggalkan klub yang dicintainya dalam situasi sulit," demikian kabar yang beredar.

Menanggapi kabar itu, fans Manchester City malah berharap dihukum degradasi demi bisa membuat Pep Guardiola bertahan.

@ewan**: Pers**** kalau begitu degradasi kami ke Championship

@1mci**: Bagus kalau begitu degradasi kami sekarang

@fore**: Tolong degradasi kami

@bpiz**: Baguslah, tidak apa-apa di National League, Pep cepat tanda tangan kontraknya

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved