Liga Inggris
Joao Felix Lebih Gacor di Barcelona, Glenn Hoddle soal Bintang Chelsea: Saya Ga Yakin Dia Itu Apa
Joao Felix yang telah dibeli permanen dari Atletico Madrid kini belum mampu menjadi pemain andalan atau starter reguler Enzo Maresca.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Mantan pemain Chelsea, Glenn Hoddle, berkomentar soal Joao Felix.
Joao Felix yang telah dibeli permanen dari Atletico Madrid kini belum mampu menjadi pemain andalan atau starter reguler Enzo Maresca.
Bintang Portugal itu saat ini mencatatkan delapan penampilan dengan kontribusi tiga gol dan satu assist.
Baca juga: Gianfranco Zola Malah yang Tersanjung Disamakan Cole Palmer, Bos Chelsea Enzo Maresca: Memang Mirip
Baca juga: Paul Merson Prediksi Arsenal Ga Layak Rebutan Gelar Liverpool dan Man City, Van Dijk Bela: Ga Ngaruh
Namun, Joao Felix hanya menjadi pemain cadangan di Liga Premier.
Menanggapi hal itu, Glenn Hoddle beranggapan bahwa Joao Felix tampak lebih baik dan lebih nyaman di Barcelona.
"Saya tidak yakin dia itu apa, pemain macam apa dia itu. Kalau dilihat, dia itu pemain yang sangat bagus. Dia punya kemampuan yang hebat dan permainannya mulus."
"Saat dia pertama datang ke Chelsea dengan status dipinjamkan, saya berpikir 'Wah mereka mendapatkan pemain hebat di sini'."
"Tapi sejak itu dia tidak berkembang dari sana. Entah apakah dia merasa lebih sulit."
"Di sini Anda melihatnya (di Barcelona) bermain di tim di mana dia mengenal rekan setimnya, dia merasa seperti di rumah sendiri," ungkapnya via football.london.
Joao Felix Gacor
Chelsea menang 4-1 di laga tandang melawan Panathinaikos di matchday 2 Liga Konferensi Eropa.
Dua pemain yang tampil bersinar adalah Joao Felix dan Mykhailo Mudryk.
Padahal, dua pemain itu baru saja dibicarakan dan diharapkan oleh sang pelatih, Enzo Maresca, sebelum laga.
Diketahui, gol tim tamu dibukukan oleh Joao Felix (22', 55'), Mykhailo Mudryk (48'), dan Christopher Nkunku (penalti 59').
Sedangkan tim tamu hanya mampu membalas satu gol dari Facundo Pellistri (69').
Tak cuma menyumbang gol, Mykhailo Mudryk juga sosok yang memberikan assist pada brace Joao Felix.
Enzo Maresca mengaku sangat senang untuk sang winger.
"Sangat senang, bukan untuk saya tapi untuk dia (Mudryk). Kami sebagai staf, kami menghabiskan waktu yang sangat lama untuk membantu para pemain, tidak cuma Misha tapi seluruh skuad."
"Sejak kami mulai, kami bekerja dengan Misha dan para winger untuk bisa masuk ke kotak, ke posisi di mana Misha mencetak gol," ujarnya via football.london.
Mantan bos Leicester City itu mengaku Mykhailo Mudryk memang lebih lamban namun ia mulai menunjukkan perkembangan dan pembuktian bahwa dirinya adalah pemain penting di tim.
Persis Rencana
Penampilan Chelsea saat menang melawan Newcastle United sesuai dengan rencana sang pelatih, Enzo Maresca.
Terutama untuk dua gelandangnya, Romeo Lavia dan Moises Caicedo.
Diketahui, Chelsea mencetak gol pembuka melalui Nicolas Jackson (18') yang sempat diimbangi oleh Alexander Isak (32').
Untunglah di babak kedua Cole Palmer memberi keunggulan pada Chelsea saat laga baru berlangsung dua menit.
Moises Caicedo cukup membantu di lini tengah dan bermain 90 menit penuh.
Sedangkan Romeo Lavia yang sempat menyumbang assist untuk gol Cole Palmer digantikan Enzo Fernandez pada menit ke-72.
"Romeo dan Moi main sangat bagus. Enzo juga ada di sana, saya sangat senang dengan performa hari ini."
"Dalam beberapa momen dengan bola kami tampil luar biasa, ada kombinasi-kombinasi yang bagus."
"Cara kami menyiapkan laga, rencananya, semua sama persis dengan rencana."
"Tanpa bola pun kami berjuang bersama, mereka berhak mendapatkan tiga poin. Itu yang penting," tuturnya via football.london.
Gianfranco Zola dengan Cole Palmer
Ikon Chelsea, Gianfranco Zola kembali melontarkan pujian untuk bintang The Blues, Cole Palmer, dalam penampilannya melawan Newcastle United.
Gianfranco Zola sempt disama-samakan dengan Cole Palmer dalam hal kualitas permaian mereka di lapangan yang sama-sama bagus.
Awak media menyebut bisa jadi kini Gianfranco Zola justru yang lebih merasa tersanjung karena dianggap mirip dengan Cole Palmer.
Menanggapi hal itu, Enzo Maresca mengaku keduanya memang memiliki kualitas yang sama bagusnya.
Meski demikian, mantan bos Leicester City itu ogah membandingkan keduanya.
"Ini yang sebenarnya mau saya bilang kepada kalian, saya rasa Cole tidak tahu Gianfranco," kata Enzo Maresca sambil tertawa, dikutip dari football.london.
"Tapi jujur saja, mereka memang cukup mirip dari segi kualitasnya. Saya kan dari Italia, jadi saya cukup mengenal Gianfranco."
"Tapi saya pikir kita tidak bisa membandingkan keduanya. Yang bisa saya bilang hanya Gianfranco dulunya dan Cole sekarang adalah sama-sama pemain berkualitas," tambahnya.
Pujian Gianfranco Zola
Mantan asisten pelatih Chelsea, Gianfranco Zola, menyebut Cole Palmer sebagai pemain paling mengejutkan.
Gianfranco Zola mengaku tidak menyangka Cole Palmer bisa menjadi pemain sehebat sekarang.
Bagi mantan pemain Chelsea itu, Cole Palmer tak cuma mahir dalam sepak bola namun penampilannya juga menghibur.
"Saya sangat terkesan dengan Palmer karena dia melakukan hal-hal yang luar biasa dan dia sudah melakukan itu lebih dari semusim sekarang."
"Dia mungkin salah satu pemain paling membuat saya terkejut. Saya bisa langsung melihat bahwa dia punya kualitas, tapi saya sama sekali tidak menyangka bisa seperti ini."
"Dia punya kemampuan untuk menghibur. Dia selalu membuat umpan bagus dan assist yang sangat bagus," pujinya via BBC.
Enzo Maresca ke Reece James
Kapten Chelsea Reece James, adalah salah satu pemain yang tampil gacor dalam kemenangan 2-1 melawan Newcastle United.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membeberkan kalimat yang pernah ia ucapkan kepada Reece James, bahkan saat masih cedera.
Laga itu adalah penampilan kedua serta pertama kalinya Reece James main 90 menit penuh di musim ini.
Reece James ditempatkan sebagai bek kiri dan begitu menunjukkan pertahanan yang solid.
Enzo Maresca mengungkapkan kata-kata yang pernah ia ucapkan untuk memotivasi sang kapten.
"Saya sudah sering bilang, saya bicara dengan Reece berkali-kali, bahkan saat dia masih cedera."
"Saya sangat cinta dan sangat suka pada Reece. Yang saya katakan kemarin kepada para kapten adalah saya mengharapkan lebih, jadi dari Reece dan para pemain yang terkadang menjadi kapten."
"'Kalian ini menjadi kapten karena suatu alasan, kalian harus menunjukkannya setiap hari'. Sedangkan kalau di dalam lapangan, dia itu adalah pemain papan atas," tuturnya via football.london.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.