Liga Inggris
Prediksi Skor Man United vs Chelsea, Chris Sutton dan Paul Merson Beda Pemikiran: Tim Pemalas Kalah
Simak prediksi skor laga Manchester United vs Chelsea di Matchday 10 Liga Premier dari Chris Sutton dan Paul Merson
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Simak prediksi skor laga Manchester United vs Chelsea di Matchday 10 Liga Premier.
Duo pundit, Chris Sutton dan Paul Merson punya pendapat yang berbeda untuk laga yang digelar pada Minggu, 3 November 2024 pukul 23.30 WIB tersebut.
Mantan pemain Chelsea, Chris Sutton membeberkan hal yang bisa membuat The Blues kalah melawan Setan Merah.
Baca juga: Enzo Maresca Ketawa Ledek Ruud van Nistelrooy Jelang Man United vs Chelsea: Sayangnya Sudah Ga Prima
Baca juga: Enzo Fernandez Cerai Ga Ganggu Karier di Chelsea, Enzo Maresca: Tapi Saya Pilih Caicedo dan Lavia
Diketahui, saat ini Chelsea berada di peringkat keenam klasemen dengan 17 poin, sedangkan Manchester United di urutan ke-13 hanya dengan 11 poin.
Manchester United yang sedang dalam transisi pelatih masih di bawah kepemimpinan Ruud van Nistelrooy.
Sedangkan Ruben Amorim yang digadang-gadang menjadi pengganti Erik ten Hag mungkin baru bergabung beberapa pekan lagi.
Chris Sutton menganggap, Chelsea yang akan lebih unggul dibanding tuan rumah.
Di mana skuad Enzo Maresca sangat berani berhadapan dengan Liverpool meski akhirnya kalah.
Namun, Chelsea masih ada satu kekurangan yang bisa berakibat fatal jika hal itu terjadi di Old Trafford.
"Saya melihat Chelsea sebagai tim superior di sini dan pikiran saya bilang mereka bakal menang."
"Tapi kalau sampai mereka main cukup terbuka lagi di Old Trafford maka ini bisa menguntungkan Manchester United dan memberi kesempatan mereka melakukan sesuatu," tuturnya.
Maka dari itu, Chris Sutton memprediksi skor Manchester United 1-1 Chelsea.
Prediksi Paul Merson
Legenda Arsenal, Paul Merson, memberikan prediksi skor untuk laga Manchester United vs Chelsea.
Paul Merson merasa yakin atas skor yang ia prediksi, mengetahui track record para pemain masing-masing tim.
"Saya pikir Chelsea bakal memenangkan laga ini. Saya cuma bilang begini karena mereka main dari belakang dan satu-satunya cara mereka bisa kalah adalah jika para pemain mendapatkan bola dari mereka dengan pressing kuat dan menutup ruang untuk mereka."
"Saya rasa United tidak akan melakukan itu di depan, mereka itu malas," ujarnya via sportskeeda.
Maka dari itu, Paul Merson memprediksi skor Manchester United 1-3 Chelsea.
Duet Moises Caicedo dan Andrey Santos
Sejumlah fans Chelsea memuji kehebatan pemainnya yang kini sedang dipinjamkan di Strasbourg, yakni Andrey Santos.
Saat ini, Andrey Santos di posisinya di lini tengah sudah mencatatkan lima gol dan satu assist dari delapan penampilannya di Ligue 1.
Tidak heran pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, sampai menjulukinya sebagai 'mesin'.
Pencapaian yang begitu mengagumkan dari gelandang tengah dan usianya pun masih 20 tahun.
Liam Rosenior mengaku bangga bisa menjadi pelatih bintang muda Brasil tersebut.
"Dia itu pendengar yang baik, karakternya kuat. Kami bekerja dengannya pekan ini untuk melatihnya agar semakin banyak sentuhan bola," ujarnya via Onefootball.
"Bocah ini adalah mesin pencetak gol. Dia mencatatkan total 20 gol sepanjang kariernya dari lini tengah dan bahkan dia belum 21 tahun sampai bulan Mei nanti," tambahnya.
Mantan pemain Vasco da Gama itu diagendakan untuk kembali ke Chelsea pada musim panas 2025 nanti.
Melihat kehebatan pemain mudanya, para fans Chelsea tak sabar untuk bisa menonton sang gelandang kembali ke Stamford Bridge.
@jame**: Apakah mungkin dia dipulangkan Januari?
@emma**: Bayangkan duet lini tengah dia dan Caicedo
@cfc_**: Dia ini masa depan Chelsea
@21sa**: Masa depan sangat cerah
@fwmi**: Butuh dia di Stamford Bridge
Cole Palmer di Atas Phil Foden
Bintang Chelsea, Cole Palmer, diharapkan bisa menyaingi bintang Manchester City, Phil Foden.
Hal ini diungkapkan oleh mantan pemain sekaligus pelatih Chelsea, Glenn Hoddle.
Sejumlah fans Chelsea agaknya tidak terima dengan harapan Glenn Hoddle.
Pasalnya, bagi para fans, Cole Palmer saat ini memang sudah lebih bagus ketimbang mantan rekan akademinya itu.
Diketahui, Glenn Hoddle menyebut, ada syarat bagi Cole Palmer agar bisa menyaingi Phil Foden.
Meski lemari penghargaan Phil Foden lebih penuh, sangat tidak mustahil bagi Cole Palmer untuk menyamai atau bahkan menyainginya.
Baginya, Cole Palmer itu adalah sosok yang seperti bermain sepak bola di luar kepala.
"Buat saya, dia itu seperti pemain yang berlaga di arena bermain. Dia seperti berlaga di playground, tidak ada kekakuan, beri saya bolanya dan saya bakal tunjukkan apa yang bisa saya lakukan. Dia tuh seperti itu," ujarnya via WeAreTheOverlap.
Lebih lanjut, Glenn Hoddle menyebut pemain 22 tahun itu bisa menyaingi Phil Foden hanya dengan syarat mempertahankan permainannya alias tidak berubah.
"Kalau dia tidak berubah, saya pikir dia bisa mengembangkan dirinya sendiri untuk menjadi megabintang dan mungkin di atas Foden dalam banyak hal."
"Pertanyaannya adalah, bisakah dia melakukan itu selama beberapa musim ke depan?" tambahnya.
Sejumlah fans Chelsea membantah harapan Glenn Hoddle lanataran menganggap hal yang ia tunggu-tunggu itu memang sudah terjadi.
@mila**: Cole Palmer sudah di atas Foden dan dia akan terus seperti itu di setiap musim
@star**: Palmer lebih bagus ketimbang Foden kalau menurut saya
@john**: Semua bagus sampai di kata 'mungkin', ayolah Foden saja tidak bisa saingi Palmer sekarang
@duke**: Dia jauh lebih bagus ketimbang Foden dan Saka
@blac**: Jelas bakal terjadi, sudah ditanyakan musim lalu dan dia memang sudah menyaingi
Enzo Maresca Tidak Butuh Cole Palmer
Keputusan bos Chelsea, Enzo Maresca, dalam kekalahan melawan Newcastle United di Carabao Cup menimbulkan pertanyaan.
Terutama dengan nekat tidak memainkan Cole Palmer sampai laga berakhir 2-0 dan akhirnya tersingkir dari Carabao Cup.
Enzo Maresca merasa kualitas skuad utamanya alias Tim A sama saja dengan skuad pelapisnya alias Tim B.
Setelah kemenangan Chelsea atas Newcastle United 2-1 pada hari Minggu lalu, The Magpies seolah bisa balas dendam dengan mengalahkan The Blue 2-0.
Dengan skuad yang tidak sebesar Chelsea, tentunya Eddie Howe akan memainkan kesebelasan yang sama dengan di Liga Premier.
Sedangkan Enzo Maresca punya banyak pilihan hingga bisa memainkan tim yang berbeda dengan Liga Premier.
Meski demikian, mantan bos Leicester City itu ngotot bahwa tidak ada beda dari skuadnya.
"Saya tidak melihat perbedaan besar. Saya pikir laga yang kemarin mereka kurang lebih sama saja dengan malam ini, berusaha untuk agresif."
"Minggu lalu dan hari ini, saya pikir kami tampil cukup baik," tegasnya via football.london.
Tak cuma menganggap kualitas skuad yang sama saja, Enzo Fernandez juga menganggap Cole Palmer tidak dibutuhkan di saat-saat genting tersebut.
Cole Palmer yang terdaftar dalam pemain cadangan hanya duduk sampai laga berakhir.
Setelah laga, Enzo Maresca menjelaskan alasannya, yakni karena mengutamakan Joao Felix dan Christopher Nkunku.
Joao Felix bisa dibilang pemain yang paling layak dan menciptakan sejumlah peluang.
Sedangkan Christopher Nkunku juga tak bisa memanfaatkan sejumlah peluang namun lebih tidak tampak dalam laga ini.
"Simpelnya karena saya pikir Joao dan Christo main sangat bagus. Alasannya kenapa (ajak Palmer) karena siapa tahu kami butuh Cole tapi Joao dan Christo main bagus, jadi tidak perlu diganti," jelasnya via football.london.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.