Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Frank Leboeuf Kesal Mikel Arteta Tidak Hormati Chelsea: Saya Tidak Suka, Bos Arsenal Salah

Mantan pemain Chelsea, Frank Leboeuf, merasa kesal dengan sikap pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@arsenal
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Mantan pemain Chelsea, Frank Leboeuf, merasa kesal dengan sikap pelatih Arsenal, Mikel Arteta. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan pemain Chelsea, Frank Leboeuf, merasa kesal dengan sikap pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Mikel Arteta dianggap tidak menghormati Chelsea setelah laga yang berakhir 1-1 beberapa hari yang lalu.

Pasalnya, Mikel Arteta menyebut timnya mendominasi tuan rumah.

Baca juga: Christopher Nkunku The Next Viktor Gyokeres, Bintang Chelsea Jadi Andalan Ruben Amorim di Man United

Baca juga: Pedro Neto Gacor saat Chelsea vs Arsenal tapi Ternyata Posisi Ga Pas, Micah Richards: Bagusan Begini

Dari statistik, persentase penguasaan bola hanya selisih tipis dengan tim Enzo Maresca 49 persen dan skuad Mikel Arteta 51 persen.

Frank Leboeuf terang-terangan tidak suka dengan klaim dari Mikel Arteta yang seolah-olah tidak menganggap perjuangan Chelsea.

"Saya tidak suka komentar Mikel Arteta, mereka agak kurang menghormati Chelsea. Itu adalah hasil yang adil."

"Kalian tidak dominan kalau cuma gara-gara dua peluang di akhir. Orang itu harus menghormati yang lain kalau mau dihormati," kritiknya via ESPN FC.

Mikel Arteta Salahkan

Mikel Arteta menyalahkan diri sendiri dan skuadnya setelah laga imbang melawan Chelsea.

Martin Odegaard dan kawan-kawan hanya bisa menikmati keunggulan 10 menit saat gol Gabriel Martinelli yang kemudian diimbangi oleh Pedro Neto.

Arsenal setidaknya kehilangan delapan poin dari posisi puncak dan hal ini membuat Mikel Arteta tidak senang.

Mikel Arteta mengaku skuadnya tidak seperti biasanya dan perlu segera memperbaiki diri.

"Ini tidak seperti kami. Saya rasa kalau dilihat dari cara kami kebobolan, kami harus menyalahkan diri kami sendiri."

"Itu adalah sesuatu yang bisa kami lakukan dengan lebih baik, apalagi jika kalian tidak mencetak dua atau tiga gol, yang mana pada momen ini kami tidak (mencetak banyak gol)," katanya via football.london.

Kai Havertz Di-bully

Bintang Arsenal, Kai Havertz, sepertinya menjadi sasaran kekesalan para pemain Chelsea.

Dalam laga Chelsea vs Arsenal yang berakhir 1-1, Kai Havertz berkali-kali diteriaki oleh pemain tuan rumah.

Dengan kondisi kepalanya yang diperban gara-gara cedera saat melawan Inter Milan, mantan pemain Chelsea itu hanya bisa diam.

Misalnya saat menit ke-8 di mana Kai Havertz terjatuh di depan gawang Robert Sanchez.

Terlihat Pedro Neto seperti dengan gestur meledek ingin membantu bangun Kai Havertz.

Kemudian datanglah Moises Caicedo terlihat kesal dengan pemain Jerman itu menunjukkan gestur agar lawannya itu segera bangkit.

Pada menit ke-74, Wesley Fofana juga terlihat meneriaki Kai Havertz yang terjatuh di pinggir lapangan.

Di menit-menit akhir, terlihat pula Reece James seperti sengaja mendorong Kai Havertz sampai terjatuh.

Mikel Arteta Kecewa

 Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku sangat kecewa dengan hasil imbang 1-1 melawan Chelsea.

Dalam laga tandang tersebut, Gabriel Martinelli yang mencatatkan gol pembuka pada menit ke-60.

Sayangnya, hanya selisih waktu 10 menit saja, David Raya kebobolan gol penyeimbang dari Pedro Neto. 

Mikel Arteta kesal dengan hasil itu dan mengungkit masa lalu di mana Arsenal pernah mengalahkan Chelsea di Stamford Bridge.

"Kecewa dengan hasil ini karena saya pikir kami pantas mendapatkan hasil lebih. Tapi di saat yang bersamaan saya bangga dengan tim dari cara mereka bermain melawan tim ini di stadion ini."

"Mereka pernah mengalahkan semuanya di sini tapi itu tidak terjadi hari ini," keluhnya via football.london.

Alasan Enzo Maresca

Apakah alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengganti Noni Madueke saat laga melawan Arsenal?

Keputusan Enzo Maresca mengganti Noni Madueke dengan Mykhailo Mudryk pada  menit ke-68 membuat bintang Inggris itu marah.

Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 dengan gol Gabriel Martinelli (60') dan Pedro Neto (70') itu, Noni Madueke terlihat jelas kekesalannya saat berjalan menuju bangku cadangan.

Ternyata, Noni Madueke malah langsung berjalan ke terowongan dan bukannya bergabung bersama yang lain.

Enzo Maresca mengaku, sudah sewajarnya pemain kesal jika diganti, apalagi belum mencatatkan apa-apa.

Sang manajer pun menyinggung laga Wolves vs Chelsea, di mana Noni Madueke mencetak hattrick.

"Masalahnya kalau kalian mengganti pemain, pasti mereka tidak senang. Mungkin satu-satunya cara agar bisa senang itu saat laga Wolves ketika dia mencetak hattrick lalu kami menggantinya, pasti dia senang."

"Itu tidak cuma soal Noni, itu soal semua pemain," tegasnya via football.london.

Lebih lanjut, Enzo Maresca merasa Pedro Neto dan Mykhailo Mudryk lebih cocok dimainkan dengan situasi saat itu.

"Bagus (kalau marah) karena mereka pasti ingin main sampai akhir. Tapi di momen itu, kami punya pemikiran berbeda."

"Mungkin Pedro dengan (Jurien) Timber bisa agak lebih agresif, dan juga dengan Misha."

"Jadi itu adalah keputusan taktik, tidak lebih dari itu," jelasnya.

Menanggapi kelakuan pemainnya itu, para fans Chelsea merasa kesal pada sang winger.

@cfca**: Itu reaksi yang sangat memalukan, masa langsung masuk terowongan, dia harus dicadangkan gara-gara kelakuannya itu

@taiw**: Maresca harus cadangkan orang itu sekarang

@trey**: Kok bisa kamu main jelek tapi marah saat dicadangkan?

@davi**: Noni itu biasa saja. Dia harus menyadari itu. Dia tidak bisa diandalkan. Dan kalau dia tidak mau rendah hati, dia harus tinggalkan klub ini

Chelsea Ga Bisa Menang

Chelsea sudah menunjukkan peningkatan pesat sejak dilatih Enzo Maresca.

Namun, Chelsea masih belum bisa mengalahkan tim-tim besar rivalnya.

Saat melawan Manchester City di laga pembuka, Chelsea harus dilibas 4-2.

Ketika menghadapi Liverpool, Chelsea juga harus kembali kalah 2-1.

Yang terakhir, Chelsea hanya mampu menahan imbang Arsenal 1-1.

Menanggapi hal itu, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, kembali mengungkit soal laga melawan Liverpool.

Enzo Maresca berpendapat, penampilan Chelsea di Anfield Stadium saat itu sudah cukup bagus meski hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

"Saya sudah bilang berkali-kali. Apakah kami layak untuk kalah melawan Liverpool? Tidak, tapi inilah sepak bola, hal itu bisa terjadi."

"Secepatnya, kami akan menang jenis laga seperti ini. Tapi saat ini, performa kami sangatlah penting karena kalau kami imbang malam ini kami sebenarnya tidak layak imbang, mungkin kalian akan senang dengan hasilnya," ujarnya via football.london.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved