Liga Inggris
Ternyata Cole Palmer Sama dengan Erling Haaland, Mikel Obi: Bintang Chelsea Hilang di Laga Besar
Ternyata, kritikan itu sekarang berlaku juga untuk mantan rekan setimnya, yakni bintang Chelsea, Cole Palmer.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Bintang Manchester City, Erling Haaland, kerap mendapat cibiran bahwa dirinya bagaikan menghilang di laga melawan klub-klub besar.
Ternyata, kritikan itu sekarang berlaku juga untuk mantan rekan setimnya, yakni bintang Chelsea, Cole Palmer.
Kritikan itu dilontarkan oleh legenda Chelsea, John Obi Mikel.
Baca juga: Cole Palmer Akui Tak Kepikiran Gabung Chelsea: Saya Dibujuk saat Masih di Man City
Baca juga: Anthony Gordon Nyaris ke Chelsea, Bintang Newcastle: Saya Pengin Banget Dilatih Thomas Tuchel
Mikel Obi yang mengaku penggemar berat Cole Palmer tetap mempertanyakan ke mana perginya bintang Inggris itu saat dibutuhkan di laga besar.
"KIta bahas Cole Palmer, saya penggemar beratnya, saya rasa semua orang penggemar beratnya."
"Tapi lagi-lagi, (ke mana dia) di laga-laga besar. Kamu harus menunjukkan dirimu."
"Itu sebelumnya hanya pertanyaan saya untuk Haaland. Sejauh ini, Haaland belum melakukan itu untuk City."
"Sejauh ini, Cole Palmer juga belum melakukan itu untuk kita," kritiknya via Obi One Podcast.
"Dia anteng saat melawan City, Liverpool juga sama, United lagi. Di laga-laga besar itu, saya sangat ingin melihat Cole Palmer," tambahnya.
Cole Palmer Tidak Terpikir ke Chelsea
Cole Palmer mengaku tidak terpikir untuk merapat ke Stamford Bridge.
Yang diinginkan Cole Palmer saat masih di Manchester City adalah waktu bermain.
Bahkan, Cole Palmer sempat punya ide untuk dipinjamkan saja lalu akan kembali membela Manchester City.
Namun, pada kenyataannya, bintang Inggris itu kini malah mencatatkan nama besar di Chelsea.
Dalam wawancara bersama British GQ, Cole Palmer bergabung ke London gara-gara dibujuk dari pihak Chelsea.
"Saya bahkan tidak (terpikir) ke Chelsea. Saya dibujuk. Saya ingat waktu latihan hari Rabu di City waktu siang hari, dan beritanya adalah 'mereka berusaha untuk membuat kesepakatan harga'."
"Setiap kali bolanya keluar saya tanya staf perlengkapan atau dokter apakah mereka sudah menyetujui harga atau belum," akunya.
Pep Guardiola Disalahkan
Sejumlah fans Manchester City menyalahkan sikap sang pelatih, Pep Guardiola, terkait dengan kepergian Cole Palmer musim lalu.
Para fans menganggap, Cole Palmer merapat ke Chelsea gara-gara sikap Pep Guardiola.
Hal itu terungkap setelah ucapan Cole Palmer dalam wawancara baru-baru ini.
Pep Guardiola pernah menyatakan bahwa Cole Palmer ingin pergi secara permanen dari Manchester City setelah dua tahun.
Mantan bos Barcelona itu mengaku menyuruh Cole Palmer bertahan setelah Riyad Mahrez pergi.
"Di pramusim, saya bilang 'bertahanlah' karena Riyad pergi dan dia bilang 'tidak, saya mau pergi'," kata Pep Guardiola pada April 2024 lalu, dikutip dari BBC.
Sementara itu, baru-baru ini Cole Palmer menceritakan kepergiannya itu kepada GQ.
Salah satunya adalah membantah bahwa pernyataan mantan manajernya itu salah.
"Tidak, apa kalian tahu, saya sebenarnya cuma ingin dipinjamkan," kata Cole Palmer membela diri.
Mendengar kesempatan memiliki Cole Palmer kini sudah terlewat, para fans pun menyalahkan Pep Guardiola.
@paul**: Lalu kenapa dia tidak dipinjamkan? Maaf ini kesalahan besar City
@goin**: Terima kasih untuk Pep yang keras kepala
@city**: Sangat ceroboh, tapi mau bagaimana lagi
@skyb**: Kita punya benda berharga dan malah membiarkannya pergi
@bedi**: Ini benar-benar menyakitkan, kalau dia memang ingin meninggalkan klub ini tidak apa-apa, tapi dia cuma mau waktu bermain
Cole Palmer Tidak Pamit
Cole Palmer membeberkan detik-detik dirinya bergabung ke Stamford Bridge.
Cole Palmer ternyata meninggalkan Manchester City tanpa pamit atau perpisahan.
Pemain Inggris itu hanya sempat mengirim pesan singkat kepada Kevin De Bruyne dan kawan-kawannya.
Kepada GQ, Cole Palmer teringat kala itu sedang sesi latihan siang hari bersama skuad Manchester City.
Cole Palmer sudah diberitahu bahwa kedua klub biru itu tengah negosiasi harga untuk dirinya.
Pemain 22 tahun itu juga terus-terusan bertanya kepada staf soal perkembangan kabar itu selama latihan.
Segera setelah kesepakatan disetujui, Cole Palmer langsung berkemas-kemas tanpa sempat berpamitan.
"Tidak ada pamitan, kecuali hal-hal yang bisa saya katakan di chat. Saya chat di grup, bilang 'Terima kasih atas segalanya. Saya pergi'. Itu saja," kenangnya.
Cole Palmer Dipantau
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, sebenarnya cukup mengkhawatirkan kondisi anak asuhnya, Cole Palmer.
Setelah cedera gara-gara tekel horor bek Manchester United, Lisandro Martinez, Cole Palmer sudah dimainkan di laga melawan Arsenal.
Selama laga itu, Enzo Maresca terus mengecek kondisi Cole Palmer melalui rekannya, Levi Colwill.
Bagi sang manajer, mantan pemain Manchester City itu sulit bergerak gara-gara ada Thomas Partey.
"Dalam 10 menit pertama, kami bertanya padanya, dari Colwill ke dia, tiga atau empat kali."
"Lalu mereka mulai menyesuaikan diri dan Partey me-marking dia satu lawan satu jadi sulit untuk Cole di posisi itu."
"Tapi intinya, saya sangat senang dengan performa Cole," ceritanya via football.london.
Cole Palmer Dipanggil
Berikut daftar sembilan pemain Chelsea yang tidak ikut mewakili negaranya di jeda internasional.
Sembilan pemain itu akan berlatih bersama sang bos, Enzo Maresca, di Cobham.
Sementara itu sang bintang, Cole Palmer, ternyata masih dipanggil Timnas Inggris untuk mewakili di UEFA Nations League.
Padahal, meski sudah dimainkan saat melawan Arsenal, Cole Palmer sebenarnya belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut gara-gara tekel bek Manchester United, Lisandro Martinez.
Cole Palmer juga sudah tampak hadir bersamaan dengan para pemain Inggris lain.
Namun, kabar dari situs resmi Chelsea menyebut Cole Palmer dan Levi Colwill ditarik dari skuad Lee Carsley.
Mereka yang tetap tinggal di London adalah Marcus Bettinelli, Ben Chilwell, Axel Disasi, Benoit Badiashile, Tosin Adarabioyo, Reece James, Kiernan Dewsbury-Hall, Carney Chukwuemeka, dan Jadon Sancho.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.