Liga Inggris
Terima Kasih Nicolas Jackson, Enzo Maresca Ungkit Insiden Enzo Fernandez saat Chelsea Libas Spurs
Pasalnya, Nicolas Jackson melakukan gestur yang menyelamatkan rekannya, Enzo Fernandez.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Para fans Chelsea pastilah berterima kasih kepada sang penyerang, Nicolas Jackson.
Pasalnya, Nicolas Jackson melakukan gestur yang menyelamatkan rekannya, Enzo Fernandez.
Baru-baru ini, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengungkit soal insiden dalam laga kemenangan melawan Tottenham Hotspur tersebut.
Baca juga: Enzo Maresca Sebut Romeo Lavia Baik-baik Saja, Muncul Kabar Cedera Bintang Chelsea Bikin Ketar-ketir
Baca juga: Fans Man City Senang Dengar Ucapan Trent Alexander-Arnold: Thanks Bintang Liverpool, tapi Kini Beda
Di mana Enzo Fernandez membukukan gol ketiga Chelsea pada menit ke-73.
Bintang Argentina itu nyaris saja mencatatkan pelanggaran kartu kuning gara-gara selebrasinya.
Enzo Fernandez yang berlari ke tepi lapangan seperti hendak melepas kausnya yang berpotensi diganjar kartu kuning.
Untunglah Nicolas Jackson yang berada di belakangnya langsung menarik bagian bawah kaus rekannya itu.
"Beberapa kartu kuning memang kami berhak mendapatkannya, beberapa kami tidak berhak, beberapa memang karena kami berbuat salah."
"Jelas, kalau kami bisa menghindari kartu kuning maka itu jauh lebih baik."
"Momen Nico dan Enzo adalah contoh yang bagus," kenang Enzo Maresca via chelseafc.
Kondisi Romeo Lavia
Gelandang Chelsea, Romeo Lavia, yang menjadi starter laga melawan Tottenham Hotspur harus mundur di babak kedua.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyebut Romeo Lavia mengalami rasa tidak nyaman pada hamstring hingga harus digantikan Malo Gusto.
Namun setelah laga, Enzo Maresca menegaskan bahwa Romeo Lavia sudah baik-baik saja.
Ternyata kabar itu masih perlu dipertanyakan lantaran muncul rumor lain.
Dikabarkan BBC, Chelsea harus memonitor terus kondisi Romeo Lavia.
Seolah-olah cedera hamstring yang dialaminya masih mengkhawatirkan.
Kata Thomas Frank
Pelatih Brentford, Thomas Frank, menganggap Chelsea asuhan Enzo Maresca sebagai tim yang sangat berbahaya.
Chelsea akan menjamu Brentford pada Senin, 16 Desember 2024 pukul 02.00 WIB.
Menjelang bertandang ke Stamford Bridge, Thomas Frank mengungkapkan betapa bahaya sang tuan rumah.
Bagi Thomas Frank, anak-anak asuhnya nanti akan sangat kesulitan menghadapi Levi Colwill dan kawan-kawan.
"Mereka tampak sangat amat berbahaya dan punya sangat banyak ancaman di depan dan memiliki pemain papan atas di seluruh penjuru lapangan."
"Saya memprediksi laga akan sangat amat sulit. Mereka banyak yang mengidolakan tapi jelas, kami yakin bahwa kami bisa berkompetisi melawan siapa pun dan kami yakin kami bisa menang," ujarnya via Blue Footy.
Adapun saat ini Chelsea di posisi kedua klasemen dengan 31 poin, sedangkan Brentford di urutan kesembilan dengan 23 poin.
Latihan Enzo Maresca
Terungkap bagaimana Enzo Maresca saat melatih skuad Chelsea hingga bisa seperti sekarang.
Chelsea berada di urutan kedua klasemen Liga Premier dan memuncaki klasemen Liga Konferensi Eropa.
The Athletic merilis pengakuan salah satu pemain Chelsea yang sudah berpengalaman.
Pemain bintang tersebut menganggap bahwa Enzo Maresca adalah alasan utama Chelsea bisa sebagus sekarang.
Menurutnya, latihan sangatlah tingkat tinggi bersama mantan bos Leicester City tersebut.
Sang pemain menganggap Enzo Maresca adalah salah satu pelatih terbaik yang pernah bekerja dengannya.
Enzo Maresca juga rutin menyuruh anak-anak asuhnya untuk selebrasi meski itu saat latihan.
Itulah yang membuat para pemain Chelsea kini bisa tampak sangat akrab dan bersatu.
Enzo Maresca Tertawa Ditanya
Enzo Maresca tertawa kala ditanya alasan dirinya memainkan sang winger, Pedro Neto, di Liga Konferensi Eropa.
Ada rumor yang menyebut bahwa Pedro Neto dimainkan para pemain non-starter reguler dan pemain akademi karena skorsing.
Pedro Neto dilarang bermain satu laga, yakni saat melawan Brentford akhir pekan ini gara-gara lima kartu kuning.
Tidak heran awak media bertanya soal rumor Pedro Neto diajak ke Kazakhstan gara-gara hukuman tersebut.
"Kalian ingin tahu starter XI untuk besok dan hari Minggu?" ujar Enzo Maresca sambil tertawa, via football.london.
"Kami punya sesi (latihan) jam 10, kurang atau lebihnya, keputusan secara umum sudah dibuat dan setelah sesi itu kita akan lihat," tambahnya.
Benar saja, Pedro Neto menjadi starter laga melawan Astana dan menyumbang assist untuk gol pembuka dari Marc Guiu.
Bintang Portugal itu kemudian digantikan pemain akademi, Ato Ampah di babak kedua.
Pedro Neto Ikut Lawan Astana
Apa alasan winger Chelsea, Pedro Neto, diikutsertakan dalam laga melawan Astana?
Padahal, dalam matchday 5 Liga Konferensi Eropa tersebut, rata-rata pemain yang dipilih tergolong sebagai Tim C atau lapis ketiga Chelsea.
Banyak yang menduga bahwa hal ini gara-gara nasib Pedro Neto di Liga Premier.
Adapun Pedro Neto harus diskors tidak boleh bertanding satu laga gara-gara lima kartu kuning yang dikoleksinya.
Laga tersebut adalah Chelsea vs Brentford pada Senin, 16 Desember 2024 nanti.
Sehingga kemungkinan besar sang pelatih, Enzo Maresca, berusaha memanfaatkan tenaganya di Liga Konferensi Eropa.
Diketahui, laga melawan Astana akan digelar pada Kamis, 12 Desember 2024 pukul 22.30 WIB.
Di Liga Konferensi, Chelsea memuncaki klasemen dengan 12 poin, angka yang sama dengan Legia Warszawa di bawahnya.
Enzo Maresca mengajak setidaknya 20 anak asuhnya untuk terbang ke Kazakhstan.
Mereka adalah Filip Jorgensen, Lucas Bergstrom, Max Merrick sebagai kiper.
Di lini pertahanan ada Axel Disasi, Tosin Adarabioyo, Renato Veiga, Josh Acheampong, Harrison Murray-Campbell, Richard Olise, dan Kaiden Wilson.
Lalu di lini tengah ada Carney Chukwuemeka, Kiernan Dewsbury-Hall, Kiano Dyer, Sam Rak-Sakyi, dan Harvey Vale.
Serta di lini depan ada Pedro Neto, Ato Ampah, Tyrique George, Marc Guiu, dan Shumaira Mheuka.
Dengan banyaknya pemain pelapis dipadukan dengan para pemain akademi, sejumlah fans Chelsea menduga grup pilihan Enzo Maresca kali ini tergolong sebagai Tim C.
Enzo Maresca Ogah Berharap
Apakah alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tidak mau berharap juara trofi?
Padahal, Chelsea kini berada di posisi kedua klasemen Liga Premier dan pemuncak klasemen Liga Konferensi Eropa.
Namun, Enzo Maresca ogah mengakui timnya unggul dan layak untuk berebut gelar.
Media pun bertanya mengapa Enzo Maresca selalu menolak jika diberi pertanyaan terkait masa depan Chelsea.
Bagi mantan asisten Pep Guardiola itu, berandai-andai bisa membuatnya kehilangan fokus.
"Itu bukan ambisi. Saya lumayan ambisius, para pemain juga ambisius, klub juga ambisius mengingat sejarah klub ini."
"Menurut saya, kalau kalian memikirkan empat atau lima bulan (ke depan), maka kalian bisa kehilangan fokus untuk saat ini," tegasnya via football.london.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.