Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Italia

Inter Milan Ogah Andalkan Marcus Thuram Terus, Simone Inzaghi Bilang Begini ke Lautaro Martinez dkk

Itulah mengapa pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, memberi semangat untuk Lautaro Martinez dan rekan-rekannya.

|
Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@lautaromartinez
Pemain Inter Milan, Lautaro Martinez. Inter Milan ogah jika hanya mengandalkan Marcus Thuram di lini depan mereka. 

TRIBUNTERNATE.COM - Inter Milan ogah jika hanya mengandalkan Marcus Thuram di lini depan mereka.

Itulah mengapa pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, memberi semangat untuk Lautaro Martinez dan rekan-rekannya.

Ini merupakan peringatan bagi Inter Milan, jangan sampai si Ular Besar cuma bisa mengandalkan Marcus Thuram untuk bikin gol. 

Baca juga: Blak-blakan Enzo Maresca Tidak Bertujuan Bikin Joao Felix dkk Bahagia, Bos Chelsea Bandingkan Anak

Baca juga: Prediksi Skor Wolves vs Man United: Ruben Amorim Harus Bisa Bangkitkan Setan Merah di Boxing Day

Inter Milan ditunggu jadwal padat selepas pergantian tahun

Si Ular Besar, julukan Inter Milan, sejauh ini masih dalam laju positif karena berada di posisi ketiga klasemen Serie A dan di posisi keenam Klasemen Fase Liga Liga Champions 2024/2025.

Inter adalah tim tertajam di liga bersama Atalanta dengan 42 gol dari 17 laga dan 51 gol di seluruh kompetisi.

Sayangnya, ketajaman Inter di liga terbilang semu karena ada kekhawatiran di balik itu.

Ini setelah kemenangan 2-0 atas Como akhir pekan kemarin di mana gol-gol dibuat Carlos Augusto dan Marcus Thuram.

Penyerang berjuluk Si Tikus ini memang jadi pemain paling tajam di Inter sejauh ini dengan 13 gol di seluruh ajang, 12 di antaranya di Serie A yang menjadikannya top scorer bersama Mateo Retegui.

Namun, selain Thuram, para pemain depan Inter justru memble termasuk sang kapten Lautaro Martinez.

Lautaro baru bikin enam gol di seluruh ajang musim ini, lima di antaranya di Serie A.

Dia bahkan puasa gol dalam empat pertandingan terakhirnya. Padahal dalam periode yang sama musim lalu, Lautaro sudah bikin 15 gol atau tiga kali lipatnya.

Ketika Lautaro mejan, ketiga pemain depan lainnya juga ikut-ikutan. Marko Arnautovic baru bikin dua gol, sementara Joaquin Correa dan Mehdi Taremi baru mendonasikan satu gol.

Beruntung lini tengah dan belakang Inter juga tajam di mana Hakan Calhanoglu memimpin dengan lima gol, disusul Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Davide Frattesi, dan Federico Dimarco dengan tiga gol.

Tumpulnya lini serang ini tak boleh berlanjut lama-lama mengingat Inter punya jadwal padat dan berat di awal tahun.

Mereka bertemu Atalanta di semifinal Piala Super Italia 2 Januari di Arab Saudi.

Setelah itu, Inter akan bertemu Venezia, Bologna, dan Empoli, lawan yang harusnya bisa ditaklukkan dengan selisih gol besar untuk menjaga persaingan di papan atas.

Inter masih punya dua laga Liga Champions di pekan terakhir Januari. Setelah itu, mereka bertemu AC Milan, Fiorentina, Juventus, dan serta perempatfinal Coppa Italia kontra lazio di dua pekan awal Februari.

Jika bisa si Ular di lini serang kurang ampuh, bisa-bisa lawan yang balik menggigit mereka.

Menyikapi kondisi yang berkembang, Simone Inzaghi mencoba untuk mengerti. Terlebih saat masih bermain sebagai pesepak bola profesional, Simeone Inzaghi juga berposisi sebagai attacante.

"Saya adalah seorang penyerang. Saya paham momen-momen seperti ini bisa terjadi," terang saudara Pippo Inzaghi, dikutip dari Football Italia.

"Saya katakan kepada Lautaro untuk tenang, karena dia selalu mencetak gol dan akan selalu demikian, keberuntungan akan berubah dan dia seharusnya hanya khawatir bila dia tidak mendapatkan peluang mencetak gol," kata Inzaghi mengakhiri.

Menang Lawan Como

Semakin ketat selisih poin di Liga Italia setelah duel Inter Milan vs Como.

Inter Milan berhasil melibas Como dengan skor 2-0 di Giuseppe Meazza.

Jalur puncak perebutan gelar scudetto Liga Italia 2024/2025 kian padat merayap setelah skuad Simone Inzaghi menang pada Selasa, 24 Desember 2024 dini hari.

Gol Carlos Augusto (48') dan Marcus Thuram (90+2) mengunci raihan tiga poin Inter Milan.

Kemenangan atas Como jelas terasa vital bagi Inter Milan untuk terus berada di jalur juara.

Tambahan tiga poin kini membuat Inter Milan kembali memangkas jarak poin dengan rivalnya.

Dengan raihan 37 poin, Inter Milan berhak menempati posisi ketiga klasemen Liga Italia.

Kini, jarak Inter Milan dengan Atalanta sebagai pemuncak klasemen kembali terpaut tiga poin.

Sementara selisih poin antara Inter Milan dengan Napoli selaku runner-up berjarak satu angka.

Lalu, jarak antara Inter Milan dengan Lazio yang berada di bawahnya menjadi tiga poin.

Ketatnya jarak atau selisih poin Inter Milan dengan rivalnya yang bersaing di jalur juara membuat persaingan memperebutkan scudetto musim ini justru menarik.

Inter Milan selaku juara bertahan tentu masih diprediksi akan menjadi kandidat terkuat pemenang scudetto musim ini.

Jika melihat kondisi yang ada, Inter Milan memang masih memiliki keuntungan yang bisa dimanfaatkan untuk merebut kembali posisi di jalur terdepan perburuan scudetto.

Salah satu keuntungan yang dimiliki Inter Milan menyoal satu tabungan laga sisa yang berada di tangan Nerazzurri.

Ya, dibandingkan para rivalnya, Inter Milan masih punya satu tabungan laga tunda melawan Fiorentina.

Laga melawan Fiorentina seharusnya dijalani Inter Milan pada giornata 14, namun terpaksa ditunda.

Penundaan itulah yang akhirnya membuat Inter Milan memiliki jumlah laga lebih sedikit.

Hal itulah yang harus dimanfaatkan Inter Milan jika ingin kembali berada di posisi teratas klasemen.

Fakta bahwa Inter Milan masih menjadi tim yang paling sedikit kekalahan (1x) sekaligus sebagai salah satu klub yang minim kebobolan bersama Napoli, Fiorentina dan Juventus.

Jelas menjadi indikasi bahwa performa Inter Milan sejauh ini masih sesuai harapan dan ekspetasi.

Ditambah, Inter Milan juga menjadi tim paling produktif dalam urusan mencetak gol hingga memiliki selisih gol yang sangat baik (+27).

Kondisi itulah yang kian menguntungkan Inter Milan untuk bisa menyalip Atalanta dan Napoli di tangga klasemen Liga Italia.

Jika mampu memanfaatkan laga melawan Fiorentina untuk meraih kemenangan, maka posisi puncak klasemen akan direbut kembali oleh Inter Milan.

Berbekal skuad komposisi skuad yang lebih berkualitas disertai mentalitas juara, Inter Milan tentu punya berbagai keuntungan untuk bisa merebut gelar scudetto musim ini lagi.

Update Klasemen Liga Italia 2024/2025:

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Atalanta
17
13
1
3
42
19
23
40
2
35
Napoli
17
12
2
3
26
12
14
38
3
35
Inter Milan
16
11
4
1
42
15
27
37
4
35
Lazio
17
11
1
5
32
24
8
34
5
35
Fiorentina
16
9
4
3
29
13
16
31
6
35
Juventus
17
7
10
0
28
13
15
31
7
35
Bologna
16
7
7
2
23
18
5
28
8
35
AC Milan
16
7
5
4
25
16
9
26
9
35
Udinese
17
7
2
8
21
26
-5
23
10
35
Roma
17
5
4
8
23
23
0
19
11
35
Empoli
17
4
7
6
16
19
-3
19
12
35
Torino
17
5
4
8
17
22
-5
19
13
35
Genoa
17
3
7
7
14
26
-12
16
14
35
Lecce
17
4
4
9
11
29
-18
16
15
35
Como
17
3
6
8
18
30
-12
15
16
35
Verona
17
5
0
12
21
40
-19
15
17
35
Parma
17
3
6
8
23
33
-10
15
18
35
Cagliari
17
3
5
9
16
28
-12
14
19
35
Venezia
17
3
4
10
17
30
-13
13
20
35
AC Monza
17
1
7
9
15
23
-8
10

 

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan, Giri)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jalur Puncak Padat Merayap, Keuntungan Inter Milan Salip Atalanta & Napoli di Klasemen dan Taring Si Ular Ompong Sebelah, Inzaghi Besarkan Hati Lautaro Martinez

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved