Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Cara Enzo Maresca Bangkitkan Pedro Neto dkk setelah Dikalahkan Fulham, Bos Chelsea: Jangan Digubris

Begini cara pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membangkitkan semangat Pedro Neto dan kawan-kawannya setelah dikalahkan Fulham.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@pedroneto_30
Winger Chelsea, Pedro Neto. Begini cara pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membangkitkan semangat Pedro Neto dan kawan-kawannya setelah dikalahkan Fulham. 

TRIBUNTERNATE.COM - Begini cara pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membangkitkan semangat Pedro Neto dan kawan-kawannya setelah dikalahkan Fulham.

Enzo Maresca menyebut, jadwal pertandingan Chelsea cukup padat, terutama di bulan Desember.

Sehingga, menurutnya tidak ada waktu untuk meratapi satu kekalahan dari banyaknya kemenangan tersebut.

Baca juga: Depak Noni Madueke di Laga Fulham, Enzo Maresca Tegaskan Sang Winger Main di Chelsea vs Ipswich

Baca juga: Penyebab Chelsea Tumben Kalah Lawan Fulham, Enzo Maresca: Bagian Ini yang Saya Tidak Suka

"Jelas, setelah laga, kita harus bangkit lagi tidak peduli bagaimana hasilnya (laga yang terakhir)."

"Apalagi bulan ini, saya pikir di bulan Desember, kamis udah main delapan atau sembilan laga dalam 25 atau 27 hari."

"Jadi penting juga untuk langsung memulihkan energi dan bangkit lagi untuk hari Senin dan kami bakal membuat satu perubahan, atau dua atau tiga perubahan, kita lihat saja nanti," jelasnya via football.london.

Noni Madueke Bakal Dimainkan

Enzo Maresca mendepak sang winger, Noni Madueke, dari skuad saat laga melawan Fulham.

Tak cuma Noni Madueke, Enzo Maresca juga mendepak Renato Veiga dari skuad dalam laga yang berakhir kekalahan 2-1 tersebut.

Kini, mantan bos Leicester City itu menegaskan akan memainkan sang bintang Inggris di laga Ipswich Town vs Chelsea.

"Iya (akan saya mainkan), jelas, itu jelas," tegasnya via football.london.

Dalam wawancara tersebut, Enzo Maresca juga menjelaskan alasannya mendepak Noni Madueke dan Renato Veiga.

Enzo Maresca mengakui penyebab dirinya tidak mengikutsertakan dua pemain itu karena soal teknis.

"Jelas, kompetisinya harus lebih tinggi tapi tidak cuma untuk Noni Madueke tapi juga Renato Veiga yang tidak ada di skuad."

"Alasannya sama untuk mereka berdua. Tidak ada alasan yang berbeda, ini cuma keputusan teknis," jelasnya via football.london.

Posisi Enzo Fernandez

Mantan pemain Liverpool, Don Hutchison, memiliki pertanyaan untuk pelatih Chelsea, Enzo Maresca.

Hal ini terkait kekalahan Chelsea melawan Fulham dan salah satu hal yang paling mencolok adalah Enzo Fernandez.

Don Hutchison menganggap, posisi Enzo Fernandez tidak jelas.

Pasalnya, di babak pertama, Enzo Fernandez berada di tengah berdampingan dengan Moises Caicedo.

Namun, sang gelandang malah menghabiskan babak kedua di sayap kanan dengan banyaknya ruang.

Hal itu memberi peluang Fulham untuk menembus pertahanan Chelsea dan merebut tiga poin dengan dua gol di menit-menit akhir.

"Hal yang paling mencolok bagi saya di babak kedua, saya mau tanya kepada Enzo Maresca, sebenarnya di mana Enzo Fernandez harusnya bermain?"

"Di atas kertas, 45 menit pertama dia main berpasangan dengan Caicedo. Mereka agak dekat bersama."

"Tapi di babak kedua, sangat aneh melihat Enzo Fernandez berkeliaran ke sisi kanan," ujar sang pundit ESPN.

Penyebab Chelsea Kalah

Chelsea tumben kalah setelah mencatatkan tren tanpa kekalahan.

Chelsea dilibas Fulham 1-2 di depan para suporternya di Stamford Bridge.

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membeberkan alasan mengapa skuadnya bisa kalah.

Cole Palmer sudah mencatatkan gol pembuka pada menit ke-16.

Namun, di penghujung babak kedua, Chelsea malah kebobolan dari Harry Wilson (82') dan Rodrigo Muniz (90+5').

Dalam wawancara setelah laga, Enzo Maresca mengakui skuadnya sempat frustasi saat kebobolan.

"Iya, ada rasa frustasi, apalagi dari cara kami kebobolan gol di akhir. Ini adalah perasaan tidak enak, saya juga sudah bilang berkali-kali, kalau kalian tidak bisa menang maka setidaknya jangan kalah."

"Saya pikir 15 atau 20 menit pertama di babak kedua adalah bagian yang saya tidak suka."

"Karena kami kebobolan terlalu banyak transisi dan kami tahu mereka adalah tim yang dibangun dari transisi, dengan (Alex) Iwobi, Adama (Traore), (Antonee) Robinson, dan (Raul) Jimenez."

"Di babak pertama kami mengendalikan dengan sangat baik, kami mencetak gol dan membuka peluang."

"Tapi di babak kedua saya rasa kami terlalu banyak memberi energi kepada mereka dalam 15 atau 20 menit pertama," jelasnya via chelseafc.com.

Cole Palmer dan Joao Felix

Apa alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tidak mau skuadnya digendong Cole Palmer namun tidak mau memberikan bantuan padanya?

Enzo Maresca menyadari dalam laga Everton yang berakhir 0-0, Joao Felix bisa saja diturunkan untuk membantu Cole Palmer.

Namun, mantan bos Leicester City itu nekat dengan pendiriannya terus memainkan Cole Palmer "sendiri". 

Padahal, Enzo Maresca menyadari bahwa Cole Palmer butuh bantuan gara-gara kini sudah ditandai oleh para musuh.

Enzo Maresca juga tahu bahwa memainkan Joao Felix bersama Cole Palmer merupakan salah satu solusi.

Namun, entah mengapa Enzo Maresca tetap jarang melakukan hal itu hingga membuat para fans kesal.

Diketahui, hal itu diungkapkan Enzo Maresca menjelang laga Chelsea vs Fulham pada Kamis, 26 Desember 2024.

Enzo Maresca mengaku, Cole Palmer yang musim lalu bagaikan menggendong Chelsea kini jadi ditandai oleh musuh-musuhnya.

Cole Palmer menjadi pemain yang paling disorot oleh lawan sehingga pergerakannya tidak bisa bebas.

Solusinya, Enzo Maresca harusnya bisa memainkan Joao Felix bersamaan dengan Cole Palmer.

"Langkah selanjutnya untuk Cole adalah untuk mengendalikan momen itu karena banyak lawan yang mulai menandai dia man to man."

"Salah satu solusinya bisa saja Joao, mungkin Joao dan Cole dimainkan bersama. Tergantung."

"Kami berusaha untuk lanjut memainkan Cole karena ada momen-momen tertentu dia bisa menciptakan sesuatu."

"Kalau tanpa bola, dia juga bekerja keras. Tapi kita tidak bisa terus mengandalkan Cole di setiap laga," ujarnya via chelsea.news.

Ucapan mantan bos Leicester City itu bagaikan tanpa makna lantaran tetap jarang terealisasi.

@cfc_**: Saya sudah berkali-kali bilang ini, Joao Felix itu kunci untuk lini serang. Lini serang kita sudah bagus tapi masih bisa ditingkatkan dengan memainkan Joao di samping Cole

@appi**: Sudahlah jangan permainkan kami dan benar-benar mainkan Joao

@cont**: Dia sadar Felix bisa membantu Cole di situasi itu tapi dia memaksa Palmer sendiri bahkan saat sudah ditandai musuh

@iken**: Dia sadar itu, dia yang bisa memainkan Felix, tapi dia juga yang menolak untuk memainkan Felix, saya tidak paham

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved