Liga Inggris
Don Hutchison Tanya Enzo Maresca saat Chelsea vs Fulham, Ex Liverpool: Enzo Fernandez di Mana?
Mantan pemain Liverpool, Don Hutchison, memiliki pertanyaan untuk pelatih Chelsea, Enzo Maresca.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Mantan pemain Liverpool, Don Hutchison, memiliki pertanyaan untuk pelatih Chelsea, Enzo Maresca.
Hal ini terkait kekalahan Chelsea melawan Fulham dan salah satu hal yang paling mencolok adalah Enzo Fernandez.
Don Hutchison menganggap, posisi Enzo Fernandez tidak jelas.
Baca juga: Penyebab Chelsea Tumben Kalah Lawan Fulham, Enzo Maresca: Bagian Ini yang Saya Tidak Suka
Baca juga: Alasan Noni Madueke dan Renato Veiga Didepak dari saat Chelsea Dilibas Fulham, Maresca: Sama Saja
Pasalnya, di babak pertama, Enzo Fernandez berada di tengah berdampingan dengan Moises Caicedo.
Namun, sang gelandang malah menghabiskan babak kedua di sayap kanan dengan banyaknya ruang.
Hal itu memberi peluang Fulham untuk menembus pertahanan Chelsea dan merebut tiga poin dengan dua gol di menit-menit akhir.
"Hal yang paling mencolok bagi saya di babak kedua, saya mau tanya kepada Enzo Maresca, sebenarnya di mana Enzo Fernandez harusnya bermain?"
"Di atas kertas, 45 menit pertama dia main berpasangan dengan Caicedo. Mereka agak dekat bersama."
"Tapi di babak kedua, sangat aneh melihat Enzo Fernandez berkeliaran ke sisi kanan," ujar sang pundit ESPN.
Noni Madueke dan Renato Veiga Didepak
Apa alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mendepak dua pemainnya, Noni Madueke dan Renato Veiga?
Tanpa Noni Madueke dan Renato Veiga, Chelsea akhirnya merasakan kekalahan di tangan Fulham setelah tren tanpa kekalahan berturut-turut.
Setelah laga, Enzo Maresca mengakui penyebab dirinya tidak mengikutsertakan dua pemain itu karena soal teknis.
"Jelas, kompetisinya harus lebih tinggi tapi tidak cuma untuk Noni Madueke tapi juga Renato Veiga yang tidak ada di skuad."
"Alasannya sama untuk mereka berdua. Tidak ada alasan yang berbeda, ini cuma keputusan teknis," jelasnya via football.london.
Penyebab Chelsea Kalah
Chelsea tumben kalah setelah mencatatkan tren tanpa kekalahan.
Chelsea dilibas Fulham 1-2 di depan para suporternya di Stamford Bridge.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membeberkan alasan mengapa skuadnya bisa kalah.
Cole Palmer sudah mencatatkan gol pembuka pada menit ke-16.
Namun, di penghujung babak kedua, Chelsea malah kebobolan dari Harry Wilson (82') dan Rodrigo Muniz (90+5').
Dalam wawancara setelah laga, Enzo Maresca mengakui skuadnya sempat frustasi saat kebobolan.
"Iya, ada rasa frustasi, apalagi dari cara kami kebobolan gol di akhir. Ini adalah perasaan tidak enak, saya juga sudah bilang berkali-kali, kalau kalian tidak bisa menang maka setidaknya jangan kalah."
"Saya pikir 15 atau 20 menit pertama di babak kedua adalah bagian yang saya tidak suka."
"Karena kami kebobolan terlalu banyak transisi dan kami tahu mereka adalah tim yang dibangun dari transisi, dengan (Alex) Iwobi, Adama (Traore), (Antonee) Robinson, dan (Raul) Jimenez."
"Di babak pertama kami mengendalikan dengan sangat baik, kami mencetak gol dan membuka peluang."
"Tapi di babak kedua saya rasa kami terlalu banyak memberi energi kepada mereka dalam 15 atau 20 menit pertama," jelasnya via chelseafc.com.
Cole Palmer dan Joao Felix
Apa alasan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tidak mau skuadnya digendong Cole Palmer namun tidak mau memberikan bantuan padanya?
Enzo Maresca menyadari dalam laga Everton yang berakhir 0-0, Joao Felix bisa saja diturunkan untuk membantu Cole Palmer.
Namun, mantan bos Leicester City itu nekat dengan pendiriannya terus memainkan Cole Palmer "sendiri".
Padahal, Enzo Maresca menyadari bahwa Cole Palmer butuh bantuan gara-gara kini sudah ditandai oleh para musuh.
Enzo Maresca juga tahu bahwa memainkan Joao Felix bersama Cole Palmer merupakan salah satu solusi.
Namun, entah mengapa Enzo Maresca tetap jarang melakukan hal itu hingga membuat para fans kesal.
Diketahui, hal itu diungkapkan Enzo Maresca menjelang laga Chelsea vs Fulham pada Kamis, 26 Desember 2024.
Enzo Maresca mengaku, Cole Palmer yang musim lalu bagaikan menggendong Chelsea kini jadi ditandai oleh musuh-musuhnya.
Cole Palmer menjadi pemain yang paling disorot oleh lawan sehingga pergerakannya tidak bisa bebas.
Solusinya, Enzo Maresca harusnya bisa memainkan Joao Felix bersamaan dengan Cole Palmer.
"Langkah selanjutnya untuk Cole adalah untuk mengendalikan momen itu karena banyak lawan yang mulai menandai dia man to man."
"Salah satu solusinya bisa saja Joao, mungkin Joao dan Cole dimainkan bersama. Tergantung."
"Kami berusaha untuk lanjut memainkan Cole karena ada momen-momen tertentu dia bisa menciptakan sesuatu."
"Kalau tanpa bola, dia juga bekerja keras. Tapi kita tidak bisa terus mengandalkan Cole di setiap laga," ujarnya via chelsea.news.
Ucapan mantan bos Leicester City itu bagaikan tanpa makna lantaran tetap jarang terealisasi.
@cfc_**: Saya sudah berkali-kali bilang ini, Joao Felix itu kunci untuk lini serang. Lini serang kita sudah bagus tapi masih bisa ditingkatkan dengan memainkan Joao di samping Cole
@appi**: Sudahlah jangan permainkan kami dan benar-benar mainkan Joao
@cont**: Dia sadar Felix bisa membantu Cole di situasi itu tapi dia memaksa Palmer sendiri bahkan saat sudah ditandai musuh
@iken**: Dia sadar itu, dia yang bisa memainkan Felix, tapi dia juga yang menolak untuk memainkan Felix, saya tidak paham
Enzo Maresca Tidak Ingin Bikin Bahagia
Enzo Maresca mengakui bahwa dirinya tidak ada tujuan untuk membuat semua pemainnya senang dengan berbagi menit bermain.
Enzo Maresca menegaskan bahwa dirinya memberikan menit bermain kepada Joao Felix dan kawan-kawan atas dasar berhak atau tidaknya mereka mendapatkannya.
"Alasan kenapa kami berusaha untuk berbagi menit bermain musim ini bukan karena saya ingin membuat bahagia semua pemain."
"Saya punya empat anak di rumah dan saya berusaha untuk membuat mereka semua bahagia."
"Tapi tidak dengan 25 pemain ini. Ini (mereka dimainkan) karena mereka berhak mendapatkan menit bermain," tegasnya via football.london.
Enzo Maresca Ungkit Brentford
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengungkit laga melawan Brentford yang dimenangkan oleh skuadnya.
Hal itu kembali dibahas saat Enzo Maresca ditanya head-to-head laga yang telah dilalui Chelsea melawan Fulham.
Di mana Chelsea lebih sering menang ketimbang Fulham.
Sedangkan saat melawan Brentford, dalam beberapa laga terakhir Chelsea lebih sering kalah.
Namun kenyataannya, Chelsea bisa mengalahkan Brentford 2-1 pada pertangahan bulan ini.
Maka dari itu, Enzo Maresca ogah membahas soal statistik di masa lalu.
"Inilah sepak bola. Brentford juga di sisi yang lain (sering menang) tapi kamilah yang memenangkan laga itu."
"Semoga kami tidak berada di sisi yang kalian katakan (kalah) dalam hal laga."
"Saya tidak memperhatikan masa lalu atau laga di kandang laga di tandang, saya berusaha fokus untuk apa yang kami lakukan, bagaimana kami mengalahkan mereka, dan bagaimana kami bisa tetap bagus meski tanpa bola atau dengan bola."
"Hasilnya kami tidak bisa mengontrol, tapi kalian bisa mengontrol cara kalian bermain," tegasnya via football.london.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.