Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Kekecewaan Pedro Neto saat Diganti Jadon Sancho di Laga Wolves, Winger Chelsea Peluk Enzo Maresca

Winger Chelsea, Pedro Neto, sepertinya merasakan kekecewaan mendalam dalam laga melawan Wolves.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@sancho - @pedroneto_30
Winger Chelsea, Jadon Sancho dan Pedro Neto. Winger Chelsea, Pedro Neto, sepertinya merasakan kekecewaan mendalam dalam laga melawan Wolves. 

TRIBUNTERNATE.COM - Winger Chelsea, Pedro Neto, sepertinya merasakan kekecewaan mendalam dalam laga melawan Wolves.

Meski Chelsea menang 3-1, namun tetap saja Pedro Neto kecewa dalam laga itu.

Bagaimana tidak, Pedro Neto yang dijadikan starter oleh Enzo Maresca gagal membawa pengaruh dari sayap kiri saat melawan mantan klubnya.

Baca juga: Penyebab Chelsea Akhirnya Bisa Menang Lagi, Enzo Maresca Jelaskan Kesalahan dalam 5 Laga Terakhir

Baca juga: Sifat Asli Enzo Maresca Bikin Fans Chelsea Semakin Kesal, Sebut Lini Serang Terbaik: Pelatih Amatir

Hingga akhirnya pada menit ke-62, Pedro Neto digantikan oleh Jadon Sancho.

Terlihat saat Pedro Neto kembali ke tepi lapangan, wajahnya menunjukkan kekecewaan mendalam.

Bintang Portugal itu memeluk Enzo Maresca sembari sang pelatih memberinya nasihat.

Penyebab Chelsea Menang Lagi

Apa alasan yang membuat Chelsea akhirnya bisa menang lagi setelah tanpa kemenangan dalam lima laga berturut-turut?

Chelsea baru saja menang 3-1 melawan Wolves dengan gol dari Tosin Adarabioyo (24'), Marc Cucurella (60'), dan Noni Madueke (65').

Sedangkan skuad tamu hanya mampu membalas dari gol Matt Doherty (45+5').

Chelsea akhirnya kembali ke empat besar dengan perolehan 40 poin.

Setelah laga, pelatih Chelsea, Enzo Maresca menjelaskan penyebab skuadnya akhirnya bisa menang lagi.

Enzo Maresca menyebut bahwa masalah utama adalah kurang klinisnya penyelesaian di dalam kotak.

Skuad Chelsea nyaris saja mengulangi kesalahan dalam lima laga terakhir, yakni berubahnya permainan setelah kebobolan.

"Di babak pertama, 40 menit, tim kami bermain brilian. Mencetak gol, menciptakan peluang, lalu terjadi lagi."

"Hal yang sama yang terjadi dalam empat atau lima laga terakhir, saat kami kebobolan, kami agak kehilangan kepercayaan diri."

"Lalu, di babak kedua, kami kembali mengendalikan permainan, kami mencetak dua gol, kami sebenarnya bisa tambah gol lagi, tapi kami senang dengan tiga poin yang didapat," jelasnya via football.london.

Enzo Maresca Ogah Salahkan

Enzo Maresca ogah menyalahkan sang penyerang, Nicolas Jackson, yang tampil ampas baru-baru ini.

Enzo Maresca lebih memilih berharap kepada dua winger, yakni Pedro Neto dan Jadon Sancho.

Diketahui, Nicolas Jackson mencatatkan gol terakhirnya dalam laga melawan Brentford pada pertengahan Desember 2024.

Jika ditotal dari 21 penampilannya untuk Chelsea, bintang Senegal itu menyumbang sembilan gol dan empat assist.

Sementara itu, Pedro Neto yang bukan termasuk starter reguler Liga Premier mencatatkan 24 penampilan dengan tiga gol dan lima assist.

Kemudian Jadon Sancho yang merupakan starter reguler mencatatkan 18 penampilan dengan dua gol dan enam assist.

Chelsea selama ini selalu dikait-kaitkan akan kebutuhan mereka untuk merekrut penyerang baru.

Sedangkan Enzo Maresca merasa pencapaian Nicolas Jackson bukanlah masalah besar bagi Chelsea.

"Ini tidak hanya soal Nico. Nico sudah menciptakan banyak peluang, meski dia juga melewatkan beberapa."

"Mungkin dalam pembahasan winger, kami harusnya bisa mencetak lebih banyak gol dilihat dari seringnya kami masuk dan menaruh winger kami satu lawan satu di dalam kotak seperti Pedro dan Sancho."

"Semoga mereka bisa mencetak lebih banyak gol," harap Enzo Maresca via Blue Footy.

Enzo Maresca soal Winger

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, kini tengah mengotak-atik opsi winger kanan dan kiri setelah Mykhailo Mudryk terjerat kasus doping.

Mykhailo Mudryk yang biasa bermain di sayap kiri kini digantikan penuh oleh Jadon Sancho.

Enzo Maresca juga masih punya opsi pemain muda dari akademi, Tyrique George.

Serta Pedro Neto yang bisa dimainkan baik di kanan atau kiri.

"Pedro bisa bagus di kedua sisi. Terkadang kami berusaha untuk menemukan solusi yang berbeda."

"Sekarang Misha sedang terkena masalah, Jadon yang selalu dimainkan di sana, jadi semoga dia bisa berkompetisi dengan cara yang sama."

"Kami juga punya Tyrique, sang pemain muda, bersama kami. Ini cuma soal menemukan solusi dari laga ke laga," ujarnya via Blue Footy.

Sifat Asli Enzo Maresca

Sifat menyebalkan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, lama-lama tampak dan membuat kesal para fans.

Setelah Chelsea sempat berminggu-minggu berada dalam empat besar klasemen, kini The Blues di urutan keenam dengan 37 poin.

Padahal, Chelsea sempat digadang-gadang bakal ikut berebut gelar.

Namun, Enzo Maresca malah  seolah membantah kritikan yang tertuju pada dirinya baik dari pundit atau para fans.

Akhir-akhir ini, Enzo Maresca dikritik gara-gara manajemen pemain, terutama dalam hal pergantian pemain yang cenderung lamban.

Pemain yang sudah tidak produktif di lapangan tidak kunjung diganti dengan pemain cadangan yang sekiranya bisa lebih kompeten. 

Alih-alih mengakui kesalahan, Enzo Maresca malah merasa Chelsea masih yang terbaik di lini serangnya.

"Ini tidak melulu soal rotasi pemain. Ini lucu karena saya pikir kami tim dengan lini serang terbaik kedua atau ketiga di Liga Premier."

"Kita bicara seolah kami butuh gol gara-gara kami tidak mencetak gol. Padahal kami mencetak gol dan bahkan banyak gol."

"Tapi cara tim kami bermain, kami bisa mencetak lebih banyak gol dan kami memang akan mencetak lebih banyak gol," tegasnya via Blue Footy.

Ucapan mantan bos Leicester City itu sontak memancing amarah sejumlah fans.

Pemikiran Enzo Maresca ditentang, bahkan sang pelatih disebut masih amatir.

@tact**: Fakta dirinya tidak punya pengalaman mulai terungkap sendiri, dia itu pelatih amatir di 6 besar dalam musim pertamanya di EPL, dan lama-lama semakin kelihatan aslinya

@mass**: Apakah dia tidak tahu dia bisa manfaatkan 5 pergantian pemain, kita butuh striker baru dan kiper baru

@wjbm**: Bisa-bisanya bilang lini serang terbaik

@kivu**: Chelsea peringkat lima dalam mencetak gol, bukan dua atau tiga, dengan Jackson dan para winger yang tidak mencetak gol. Mereka cuma mengandalkan Palmer, kita tidak bisa mengandalkan Jackson karena dia inkonsisten

@gbol**: Inilah kenapa dia termasuk pelatih kecil dan kenapa saya tidak suka mereka, di posisi Chelsea yang sekarang bagi dia tidaklah buruk, dilihat dari kaliber dia. Dia itu pelatih amatir, bisa top 6 di musim pertama EPL, itu perbaikan untuk CV-nya

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved