Liga Inggris
Andrey Santos Masih 20 Tahun Sudah Jadi Bapak, Bos Strasbourg Puji Gelandang Chelsea: Sempurna
Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, membagikan kabar gembira dari pemainnya, Andrey Santos.Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, membagikan kabar gembira
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, membagikan kabar gembira dari pemainnya, Andrey Santos.
Andrey Santos ternyata baru saja menjadi seorang ayah pada akhir tahun 2024 lalu.
Liam Rosenior pun memuji kehidupan pemain pinjaman Chelsea di dalam atau di luar lapangan.
Baca juga: Fans Chelsea Ramai-ramai Doakan Marc Guiu yang Cedera Parah dan Absen Lama: Dia Itu Masa Depan Klub
Baca juga: Declan Rice Masih Punya Malu, Jamie Carragher Sorot Pemain Arsenal Arogan ke Man City: Belum Menang
Sang pelatih mengaku, ia punya hubungan dekat dengan pemain 20 tahun.
"Sangat senang untuk Andrey yang kini menjadi seorang ayah. Dia itu bagaikan berlian."
"Saya ingin berterima kasih kepada istrinya karena punya waktu sempurna saat melahirkan," canda Liam Rosenior via RCSA English.
"Dia mengirimi saya sebuah foto anaknya di hari Sabtu pagi jam 03.00 pagi dan ini menunjukkan bahwa kami punya hubungan yang dekat," bebernya.
Enzo Maresca soal Joao Felix
Betapa anehnya ucapan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, soal Joao Felix yang kini sudah merapat ke AC Milan.
Enzo Maresca mengakui dirinyalah yang mempunyai ide untuk merekrut Joao Felix dari Atletico Madrid.
Namun, dirinya juga yang akhirnya jarang memainkan Joao Felix dan tidak memasukannya sebagai starter reguler Liga Premier.
"Kalau (kenapa) Joao ada di sini itu karena saya yang ingin merekrut Joao."
"Alasan kenapa Joao pergi karena keinginannya untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak."
"Di sini, sejak kami memulai, dia kesulitan untuk mendapat menit, dan dia ingin pergi karena dia ingin main lebih banyak menit. Tidak lebih dari itu," bebernya via standard.co.uk.
Mendengar ucapan sang pelatih, para fans Chelsea terheran-heran lantaran Enzo Marescalah yang bertanggung jawab atas kurangnya menit bermain Joao Felix.
@cfcd**: Lalu kenapa kamu mau merekrut seseorang yang tidak akan kamu beri menit bermain? Berhenti berbohong demi para direktur
@okot**: Ini hal bagus. Tapi pertanyaannya kamu punya Nkunku dan Palmer di posisi nomor 10, kenapa rekrut pemain lagi?
@cfcm**: Dia tahu dia tidak akan memberinya menit bermain tapi tetap merekrutnya, menghabiskan waktunya dan sekarang memberi kami alasan aneh
Enzo Maresca soal Joao Felix
Begini pengakuan Enzo Maresca soal kelakuan sang pemain, Joao Felix, yang kini merapat ke AC Milan.
Enzo Maresca mengungkapkan kelakuan baik Joao Felix selama berada di Chelsea.
Sang pelatih mengaku, Joao Felix tidak berkata apa-apa sebelum pergi.
"Jujur saja tidak ada, dia tidak pernah mengeluh. Selama ini dia sangat baik bersama kami, profesional, ini cuma soal keputusan saya (jarang memainkannya)."
"Alasannya kenapa, karena saya rasa kami butuh keseimbangan dalam pertahanan dan saat kalian punya terlalu banyak pemain yang menyerang, kalian bisa kebobolan transisi dan gol."
"Saya tidak suka itu," bebernya via football.london.
Dalam wawancara tersebut, Enzo Maresca juga menjelaskan soal ucapannya yang ingin mempertahankan Joao Felix.
Enzo Maresca menyebut itu tergantung pada Joao Felix yang ternyata memilih pergi karena ingin menit bermain yang lebih banyak.
"Tidak ada yang terjadi. Para pemain latihan setiap hari dan ingin main semua laga tapi sayangnya cuma ada 11 yang memainkan laga."
"Kami memutuskan, bersama-sama, ini pilihan terbaik baginya untuk pergi," jelasnya via football.london.
Joao Felix Dirusak
Penyerang baru AC Milan, Joao Felix, melakukan debut yang mengagumkan di klub barunya.
Gara-gara penampilan itu, sejumlah fans rival Chelsea langsung menilai The Blues sudah merusak dan menyia-nyiakan bakat Joao Felix.
Joao Felix tampil gacor menyumbangkan satu gol saat melawan AS Roma.
Joao Felix baru masuk pada menit ke-59 untuk menggantikan Christian Pulisic.
Baru 13 menit di lapangan, Joao Felix langsung mencetak gol dari assist Santiago Gimenez.
AC Milan akhirnya menang 3-1 dalam perempat final Piala Italia.
Dengan gol dibukukan oleh brace Tammy Abraham (16' 42') serta Joao Felix (72').
Sedangkan skuat tamu hanya membalas satu gol dari Artem Dovbyk (54').
Sejumlah fans Chelsea menunjukkan beragam reaksi atas penampilan Joao Felix.
Beberapa di antara mereka sepertinya masih belum rela Joao Felix pergi karena ia memang pemain yang kompeten.
@cele**: Saya masih tidak bisa berpikir bahwa Sancho bisa main lebih bagus ketimbang Felix di LW. Apa yang Enzo lihat di Sancho?
@cfcd**: Felix main false 9 dan mencetak gol, ini hal yang sudah saya bahas berbulan-bulan, kini 7 laga buruk dari Jackson dan para winger
@mide**: Dia juga mencetak gol dalam debutnya di Chelsea, dia harus terus mencetak gol
@_blu**: Ini sangat menyentuh, cuma butuh 13 menit untuk membuktikan kita salah melepasnya
@bp_b**: Chelsea harusnya lepas Jackson untuk dipinjamkan ketimbang Felix karena saya lebih pilih Felix ketimbang Jackson
Sementara itu, dikutip oleh The Sun, sejumlah fans rival menyalahkan Chelsea yang sudah memperlakukan Joao Felix dengan tidak sepantasnya.
"Kita sekarang bisa setuju bahwa Chelsea merusak para pemainnya," tulis sebuah akun.
"Chelsea SELALU merusak pemain, mereka adalah klub yang membeli pemain cuma karena agar tidak dibeli klub lain tapi akhirnya cuma mencadangkannya," ujar akun lainnya.
"Chelsea nyaris saja merusaknya," tulis sebuah akun.
Alasan Joao Felix Direkrut
Apa alasan sebenarnya Chelsea merekrut kembali Joao Felix pada musim panas lalu?
Baru main semusim, Joao Felix kini sudah dilepas ke AC Milan dengan status peminjaman.
Joao Felix menjadi pemain muda yang sudah melanglangbuana di berbagai klub besar Eropa.
Alasan pertama adalah gara-gara Conor Gallagher yang tidak diikutsertakan dengan skuat Enzo Maresca.
Chelsea memutuskan untuk membeli Joao Felix agar Atletico Madrid punya biaya untuk membeli Conor Gallagher.
Dengan demikian, The Blues masih bisa mencatatkan keuntungan agar tidak melanggar PSR.
The Athletic meyakini, Chelsea punya alasan lain dalam merekrut bintang Portugal itu.
Yakni kemampuan Joao Felix sebagai senjata potensial dalam kondisi low block.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.