Liga Inggris
Gary Lineker Ledek Joe Hart saat Bahas Ederson Jadi Kiper Top Assist: Makanya Ga Dimainkan Man City
Legenda Inggris, Gary Lineker, meledek mantan kiper Manchester City, Joe Hart.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Inggris, Gary Lineker, meledek mantan kiper Manchester City, Joe Hart.
Hal ini terjadi saat kedua legenda itu membahas pencapaian kiper Manchester City, Ederson.
Ederson kini memecahkan rekor dengan total enam assist selama di Manchester City.
Baca juga: Kronologi Man City Rekrut Omar Marmoush yang Kini Debut Hattrick, Guardiola: Bukan Ide Saya
Baca juga: Ternyata Savinho Sudah Janji Assist ke Omar Marmoush, Winger Man City: Saya Bilang di Ruang Ganti
Ederson menyaingi Paul Robinson yang mencatatkan lima assist selama kariernya bersama Leeds United, Tottenham Hotspur, Blackburn Rovers, dan Burnley.
Urutan ketiga ada Pepe Reina (4), David Seaman (4), Alisson (3), Tim Howard (3), Peter Schmeichel (3), Jussi Jaasklelainen (3), dan Mark Corssley (3).
Dalam acara BBC, Joe Hart memuji kehebatan Ederson dengan umpan bola panjangnya bisa menjadi assist.
Saat melihat daftar top assist dari para kiper, Gary Lineker kemudian meledek Joe Hart.
"Kamu di mana (dalam daftar), Joe?" canda Gary Lineker.
"Saya pikir itulah kenapa dia yang main dan saya duduk di sini," canda Joe Hart sambil tertawa.
Savinho Janji ke Omar Marmoush
Winger Manchester City, Savinho, ternyata sudah berniat untuk memberi assist kepada sang penyerang, Omar Marmoush.
Benar saja, dalam laga melawan Newcastle United yang berakhir kemenangan 4-0, Savinho memberikan assist untuk gol terakhir Omar Marmosuh dalam hattrick-nya.
Bintang Mesir itu mencatatkan gol dari assist Ederson, Ilkay Gundogan, dan Savinho.
Savinho merasa bersyukur Manchester City merekrut pemain segacor Omar Marmoush.
"Man City tidak sia-sia keluar uang banyak untuknya, dia salah satu dari top scorer di Bundesliga."
"Saya senang untuknya! Saya bilang ke dia di ruang ganti bahwa saya akan berikan assist, dan saya kini cuma bisa bersyukur kepada Tuhan," ujar Savinho via cityxtra.
Pep Guardiola Ogah Cuma Puji Omar Marmoush
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, ogah hanya memuji sang penyerang, Omar Marmoush, yang mencatatkan hattrick pertamanya.
Omar Marmoush menyumbang tiga dari empat gol dalam laga kemenangan 4-0 melawan Newcastle United.
Bintang Mesir itu mencatatkan gol dari assist Ederson, Ilkay Gundogan, dan Savinho.
Kemudian James McAtee yang masuk pada menit ke-76 menggantikan Phil Foden menggenapi gol tuan rumah.
Selain Omar Marmoush, Nico Gonzalez yang mengisi posisi Rodri juga banjir pujian.
Pep Guardiola pun menyadari hal itu, bahwa anak-anak asuhnya banyak yang tampil bagus saat itu.
"Jelas (para pemain City diuntungkan Marmoush)! Jadi kalian bertanya pada saya kenapa hari ini kami bermain bagus? Alasannya banyak!"
"Itu bukan cuma karena Marmoush, sorotannya dia memang berhak."
"Tapi Nico juga ada di sana, ada Nico lalu mungkin (Abdukodir) Khusanov juga, atau mungkin John (Stones) yang memberi penampilan terbaiknya."
"Mungkin juga karena ada umpan dari Eddy di sana. Selalu saat saya menganalisis pemain, apakah mereka main buruk atau bagus, semuanya itu saling berhubungan," ujarnya via cityxtra.
Kronologi Rekrut Omar Marmoush
Begini kronologi Manchester City merekrut Omar Marmoush dari Eintracht Frankfurt.
Pelatih Manchetser City, Pep Guardiola mengaku, merekrut Omar Marmoush ternyata bukan idenya.
Baru-baru ini, Omar Marmoush mencatatkan debut hattrick-nya untuk Manchester City saat melawan Newcastle United.
Dalam penampilan ketiganya di Liga Premier, Omar Marmoush mencatatkan tiga dari empat gol dan Newcastle United tidak bisa membalas satu pun.
Setelah laga, Pep Guardiola tentunya memuji pencapaian bintang Mesir tersebut.
Pep Guardiola kemudian mengakui bahwa merekrut penyerang 26 tahun itu adalah ide sang direktur olahraga, Txiki Begiristain.
"Txiki Begiristain bilang kami butuh Omar Marmoush, saya bilang baik."
"Saya menghubungi beberapa kontak di Jerman, saya tanya soal dia dan mereka punya opini yang sangat sangat baik."
"Dari sikap, kemampuannya saat latihan, dan jelas dalam assist dan gol serta kecepatannya," beber Pep Guardiola via Fabrizio Romano.
Fans Manchester City Lelah
Sejumlah fans Manchester City merasa lelah mendengar alasan sang gelandang, Mateo Kovacic, setelah kalah melawan Real Madrid.
Para fans menganggap alasan yang diutarakan para pemain setelah kalah selalu sama saja.
Diketahui, Mateo Kovacic menyadari betapa buruknya penampilan skuatnya akhir-akhir ini.
Tidak cuma sering kalah, Manchester City juga mencatatkan kekalahan di menit akhir seperti dalam laga kekalahan melawan Real Madrid.
Mateo Kovacic mengaku situasi timnya begitu sulit dan sangat perlu perbaikan dari masing-masing individu.
"Kebobolan dua gol dalam lima menit (lawan Madrid). Kepala masih terasa sanngat panas dan ini sulit untuk dijelaskan."
"Kalian tidak punya jawaban karena ini bukan soal taktik. Ini adalah kesalahan kecil yang terjadi dan berakhir kebobolan dari antah berantah dan kalian kalah 2-3."
"Ini sering terjadi di musim ini saat kami kebobolan dan kami belum memperbaikinya."
"Semua harus melihat ke diri masing-masing dan melakukan sebisa mungkin untuk lebih baik, berusaha menang laga selanjutnya, karena laga terus-terusan berdatangan dan kalian harus siap," ujarnya via Sky Sports.
Mendengar penjelasan sang gelandang, sejumlah fans mengutarakan rasa lelahnya.
@quot**: Selalu cerita yang sama, melemah saat momen penting. City harus memperbaiki mentalitas macam ini secepatnya
@pkka**: Saya dengar komentar yang sama dari para pemain yang berbeda sejak awal musim "Semua orang perlu melihat ke diri mereka", kalimat ini sudah saya dengar setidaknya 100 kali musim ini. Apa para pemain cuma ngomong tanpa aksi?
@dolo**: Mereka selalu mengeluhkan soal ini sepanjang musim. Sekarang apa yang bakal dilakukan tim untuk itu?
@mans**: Ini bukan bagian dari laga. Kita harus paham lebih baik karena kita sudah pernah di sini dan melawan tim ini sebelumnya, tapi ya sudahlah, fokus saja ke Castle
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.