Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Dibilang Kurang Pintar oleh Pep Guardiola, Matheus Nunes Malah Puji Bos Man City: Dia Terbaik

Gelandang Manchester City, Pep Guardiola, sempat memberi kritik kepada anak asuhnya, Matheus Nunes.

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@matheusnunes73
GUARDIOLA KRITIK NUNES - Pemain Manchester City, Matheus Nunes saat latihan 2024 lalu. Gambar tangkap layar dari Instagram.com/@matheusnunes73. Pep Guardiola sempat memberi kritik kepada anak asuhnya, Matheus Nunes. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sempat memberi kritik kepada anak asuhnya, Matheus Nunes.

Hal itu diungkapkan setelah laga melawan Manchester United yang berakhir 0-0.

Pep Guardiola menyebut, Matheus Nunes lebih cocok untuk di lini belakang.

Baca juga: Ternyata Matheus Nunes Selalu Ingin ke Man City sebelum Gabung Wolves: Semuanya Terbaik di Dunia

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Legia Warszawa vs Chelsea, The Blues Dijagokan Juara Liga Konferensi Eropa

Pasalnya, mantan pemain Wolves itu dianggap kurang cerdas untuk berada di lini tengah.

"Saya rasa dia bukan pemain yang bisa dimainkan sebagai gelandang karena dia tidak cukup pintar, dalam hal ketenangan.

"Tetapi dia memiliki keterampilan yang luar biasa dan dia belajar banyak," ujarnya via ESPN.

Meski mendapat kritikan dari sang bos, Matheus Nunes tetap menyatakan kekaguman kepadanya.

Hal ini diungkapkan Matheus Nunes saat mengaku sudah lama ingin bergabung dengan klubnya sekarang.

Bahkan, Matheus Nunes mendambakan untuk menjadi pemain Manchester City sejak masih di Sporting CP.

Yang artinya, Matheus Nunes setahun bersama Wolves dengan masih menyimpan keinginan bergabung ke Etihad Stadium.

Baginya, Manchester City dan segala unsurnya adalah yang terbaik.

"Saya selalu ingin bergabung ke sini sejak saya di Sporting, pertama kali saya main melawan Man City."

"Melihat dari TV itu beda dibanding benar-benar bermain melawan mereka dan jadi ada pemahaman bagaimana rasanya bermain menghadapi mereka."

"Setelah itu, saya ingin sekali untuk bergabung. Ini adalah klub terbaik di dunia, tidak ada tempat yang lebih baik untuk saya berkembang, tidak ada pelatih yang lebih baik untuk membantu saya."

"Dan saat saya bergabung, ini adalah pencapaian yang begitu besar, saya sangat bahagia," ujarnya via mancity.com.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved