Liga Inggris
Alasan Cole Palmer Diganti Noni Madueke di Babak 2, Bos Chelsea Enzo Maresca Jawab Potensi Cedera
Bintang Chelsea, Cole Palmer, menjadi pemain pertama yang diganti di babak kedua melawan Legia Warszawa.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Bintang Chelsea, Cole Palmer, menjadi pemain pertama yang diganti di babak kedua melawan Legia Warszawa.
Cole Palmer digantikan Noni Madueke bersamaan dengan Tosin Adarabioyo digantikan Levi Colwill.
Dalam wawancara Enzo Maresca setelah laga, awak media bertanya apakah ada potensi cedera dari Cole Palmer.
Baca juga: Duet Mematikan 2 Gol Noni Madueke 2 Assist Jadon Sancho, Fans Chelsea: Memang Levelnya di Situ
Baca juga: Man City Masih Kejar Andrea Cambiaso dari Juventus, Destiny Udogie Bek Tottenham Juga Jadi Opsi
"Sedikit pertanyaan soal Cole Palmer, apakah itu memang sudah rencana untuk menarik dia di babak kedua atau ada benturan karena saat dia di lapangan dia tampak kesulitan?" tanya sang jurnalis via football.london.
"Tidak, tidak, tidak, kami memang sudah merencanakan dia dan Tosin main 45 menit, jadi semua itu sesuai rencana," jawab bos Chelsea.
Duet Noni Madueke dan Jadon Sancho
Ada duet mematikan dari skuat Chelsea saat melawan Legia Warszawa dalam perempat final Liga Konferensi Eropa.
Chelsea membantai Legia Warszawa 3-0 di leg 1 ini.
Gol pembuka dicatatkan oleh Tyrique George (49').
Kemudian gol kedua tercipta dari duet Noni Madueke si pencetak gol dan Jadon Sancho si pemberi assist pada menit ke-57 dan 74.
Pencapaian Jadon Sancho yang lama tidak mencatatkan gol atau assist ini mendapat beragam respons.
Ada yang turut senang dengan Jadon Sancho kembali tampil gacor.
Namun ada pula yang mencibir pencapaian pemain pinjaman Manchester United itu.
@matc**: Saya harap Sancho kembali ke performa primanya
@gori**: Sancho itu sebenarnya pemain yang bagus, hanya saja dalam beberapa laga dia tidak bagus
@mood**: Sancho menjadi kreator, Madueke menjadi pembunuh. Chelsea dalam kendali yang bagus, tapi link-up itu adalah keeleganan murni dari Inggris di Eropa
@hand**: Sancho akhirnya menemukan levelnya
@illt**: Cuma main melawan blok lego
@prin**: Itu hal biasa untuk dilakukan
Gacor di Babak Kedua
Chelsea baru gacor di babak kedua dalam laga melawan Legia Warszawa di leg 1 perempat final Liga Konferensi Eropa.
Chelsea sanggup membantai Legia Warszawa dengan skor 3-0, melalui gol dari Tyrique George (49'), dan brace Noni Madueke (57', 74').
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menganggap penampilan anak asuhnya baru bagus di babak kedua.
Di babak kedua, Enzo Maresca mengganti dua pemain, yakni Levi Colwill menggantikan Tosin Adarabioyo dan Noni Madueke menggantikan Cole Palmer.
"Kami merencanakan laganya untuk berusaha mengerahkan para pemain terbaik di laga ini dan juga untuk memberi kesempatan para pemain lain untuk memulihkan energi."
"Dan pada akhirnya, saya kira performa mereka profesional, hasilnya bagus, mungkin babak kedua jauh lebih baik dibandingkan dengan babak pertama untuk alasan yang berbeda," ujarnya via football.london.
Omongan Blunder Enzo Maresca
Omongan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, lagi-lagi menjadi blunder.
Pasalnya, Enzo Maresca menyebut para pemain Chelsea harus bersyukur bisa main laga tandang menghadapi Legia Warszawa di perempat final Liga Konferensi Eropa.
Sebuah akun fanbase Chelsea yang cukup besar, yakni Pys yang memiliki lebih dari 580 ribu pengikut membahas ucapan itu.
Diketahui, Legia Warszawa dikenal sebagai salah satu klub dengan kandang dan suporter yang sangar.
Sedangkan Chelsea akan bertandang di perempat final Liga Konferensi Eropa pada Jumat, 11 April 2025 dini hari WIB.
Enzo Maresca tidak ambil pusing soal atmosfer yang dimiliki oleh raksasa Polandia itu.
Enzo Maresca mengenalkan kepada para pemainnya lewat video-video laga Legia Warszawa.
Lebih lanjut, Enzo Maresca malah merasa beruntung karena pemainnya jadi punya pengalaman baru.
"Jelas, besok (atmosfernya) bakal lebih hebat, tapi saya selalu bilang hal yang sama kepada para pemain."
"Mereka itu beruntung, mereka harus berpikir bahwa mereka beruntung untuk merasakan laga semacam itu dan momen semacam itu," ujarnya via football.london.
Melalui akun X, Pys mengomentari ucapan Enzo Maresca yang baginya begitu merendahkan Chelsea.
Di mana Chelsea adalah pemenang Liga Champions tiga tahun lalu dan kini harus bersyukur bisa menghadapi tim sekelas Legia Warszawa.
Sejumlah fans Chelsea setuju dengan Pys meski sebagian lainnya menganggap masalah itu terlalu diada-adakan.
@is_l**: Dia berpikir dia masih di Leicester. Itulah yang terjadi kalau kamu ambil pelatih dari tim yang lebih kecil, dia saja juga gagal sebagai pemain
@emen**: Dia tidak cocok di Chelsea, dia cuma Graham Potter versi Italia
@cont**: Dia itu memperburuk Chelsea. Dia bukan pelatih papan atas dan tidak paham bagaimana kita dulu. Biasanya, main di Liga Konferensi adalah hal yang memalukan
@miki**: Saat kamu benci seseorang, apapun yang mereka katakan bakal kamu anggap tidak benar agar cocok dengan agendamu
@cfct**: Tidak sesuai konteks, terkadang kamu ini toksik
@incr**: Lalu kamu maunya dia bilang apa? Untuk merendahkan kompetisi atau klub lawan?
Enzo Maresca Bodo Amat
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengaku tidak ambil pusing atas hasil imbang 0-0 melawan Brentford.
Setelah laga itu, Chelsea masih bertengger di posisi keempat klasemen dengan 53 poin.
Menanggapi hal itu, Enzo Maresca mengaku skuatnya selalu dalam posisi aman untuk ikut Liga Champions musim depan.
Hal ini diungkapkan Enzo Maresca menjelang laga Liga Konferensi Eropa melawan Legia Warszawa.
"Saya sudah bilang berkali-kali sejak awal, sejak kami emmulai, kami ini selalu empat besar."
"Untuk beberapa momen musim ini, kami jadi yang kedua. Dan sekarang kami punya tujuh laga lagi dan kami berharap untuk berakhir seperti kami yang sekarang," ujarnya via football.london.
Paul Merson Gagal Paham
Legenda Arsenal, Paul Merson, tidak paham dengan keputusan pelatih Chelsea, Enzo Maresca.
Enzo Maresca membuat lineup yang dianggap buruk dalam laga melawan Brentford yang berakhir 0-0.
Pemain kunci seperti Nicolas Jackson dan Cole Palmer tidak menjadi starter baru dimainkan di babak kedua.
Muncul rumor bahwa Enzo Maresca ingin pemainnya tidak diforsir karena masiha da perempat final Liga Konferensi Eropa melawan Legia Warszawa.
Sementara itu, Paul Merson memiliki pandangan yang berbeda.
Bahwa Liga Konferensi Eropa bukanlah kompetisi sebesar Liga Champions, sehingga tidak perlu sampai mengistirahatkan pemain.
"Saya tidak percaya tim yang disusun Enzo Maresca di Brentford. Ketika tim itu tampil, saya tercengang. Menyedihkan."
"Chelsea telah memenangkan Liga Champions. Ini adalah Liga Konferensi Eropa - dan dia mengistirahatkan pemain untuk itu? Masuk ke Liga Champions harus menjadi tujuan utama. Mereka harus ikut serta."
"Jika mereka berada di urutan keenam di Liga Premier dan memenangkan Liga Konferensi Eropa, itu akan mengejutkan. Mengejutkan," kritiknya via Sky Sports.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.