Liga Inggris
Nicolas Jackson Masih Perpanjang Puasa Gol, padahal Enzo Maresca Ingin Kloning Penyerang Chelsea
Penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, ternyata masih memperpanjang masa puasa gol.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, ternyata masih memperpanjang masa puasa gol.
Padahal, sebelum laga Chelsea vs Ipswich Town yang berakhir 2-2, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, sempat memuji Nicolas Jackson.
Enzo Maresca mengaku ingin menggandakan Nicolas Jackson jika bisa untuk memperkuat lini serangnya.
Baca juga: Pochettino Tingkat Kemenangan Lebih Tinggi ketimbang Enzo Maresca, Fans Chelsea Debat: Pecat Saja
Baca juga: Ilkay Gundogan Ternyata Masih Ada Perpanjangan Kontrak di Man City, Pep Guardiola: Masih Satu Musim
Adapun Chelsea sempat dikait-kaitkan dengan sejumlah nama seperti Victor Osimhen hingga Liam Delap.
Enzo Maresca malah mengaku sudah cukup puas dengan Nicolas Jackson.
Bahkan, Enzo Maresca mengaku cukup andai bisa menggandakan Nicolas Jackson.
Meski Nicolas Jackson sebagai penyerang sudah terlalu lama puasa gol.
Bagaimana tidak, gol terakhirnya adalah melawan Brentford pada awal Desember 2024 lalu.
Sedangkan assist terakhirnya adalah saat melawan Manchester City pada akhir Januari 2025.
"Posisi nomor 9 yang sempurna bagi saya persis seperti Nico Jackson. Kita sudah punya pemain nomor 9."
"Ini juga belum musim panas sekarang. Kalau kami bisa menggandakan Nico, itu sudah cukup," pujinya via Mail Sport.
Debat soal Pelatih
Perdebatan terjadi antara para fans Chelsea mengenai mantan pelatihnya, Mauricio Pochettino dan manajer saat ini, Enzo Maresca.
Chelsea baru saja imbang 2-2 melawan Ipswich Town yang notabene berada di zona degradasi.
Sejumlah fans yang kecewa semakin mempertanyakan keberadaan Enzo Maresca sebagai pelatih yang seolah membawa pengaruh buruk.
Sebuah akun besar fan Chelsea di X, yakni Dean CFC menyebut bahwa persentase kemenangan Mauricio Pochettino ternyata lebih tinggi dibanding Enzo Maresca.
"Persentase kemenangan di Liga Premier:
Pochettino: 47,4 persen
Maresca: 46,9 persen
Saya maunya ini palsu," tulisnya yang sudah dilihat lebih dari 70 ribu akun.
Cuitan itu sontak menimbulkan debat para fans, ada yang membela Mauricio Pochettino yang kini melatih Timnas Amerika Serikat dan berharap Enzo Maresca dipecat.
Ada pula yang menganggap Enzo Maresca lebih baik dari Mauricio Pochettino.
@yase**: Kenapa masih bahas Poch? Pemilihan Poch itu kesalahan, saya lebih memilih Maresca untuk satu musim lagi ketimbang mempertahankan Poch
@cfcx**: Tapi kan, Poch imbang melawan Sheffield dan Burnley, Maresca lebih baik
@dean**: Saya tidak harap Maresca dipecat tapi memberi kesempatan Poch di musim kedua bakal menjadi keputusan yang bagus akhir musim lalu
@gm10**: Kok Maresca masih saja di sana? Segera pecat dia, dia itu badut dan taktiknya mengerikan
@king**: Dan Poch jelas lebih berpengalaman
Alasan Chelsea Imbang
Chelsea meraih hasil imbang 2-2 saat melawan Ipswich Town pada Minggu, 13 April 2025.
Gol pembuka dicatatkan oleh tim tamu, melalui Julio Enciso (19') dan Ben Johson (31').
Sementara itu, Chelsea mendapat gol bunuh diri dari Axel Tuanzebe (46') dan ditambah gol Jadon Sancho (79') sebagai penyeimbang.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, membeberkan alasan mengapa The Blues bisa tampil payah melawan klub yang berada di zona degradasi.
Enzo Maresca menyebut, kebobolan di awal menjadi penyebab.
"Untuk 20-25 menit awal, kami tidak cukup baik dan kebobolan dua gol. Lali di babak kedua kami kembali dalam permainan."
"Ini sulit karena meski dalam 20 menit pertama, di level seperti ini di musim ini, kalau kalian tidak bisa mencetak gol pertama maka laganya akan berubah secara keseluruhan," ujarnya via Blue Footy.
Enzo Maresca soal Liam Delap
Enzo Maresca tidak mau terlalu banyak berkomentar untuk penyerang Ipswich Town, Liam Delap.
Hal itu disampaikan Enzo Maresca menjelang laga Chelsea vs Ipswich Town pada Minggu, 13 April 2025.
Enzo Maresca mengaku belum memikirkan soal penyerang baru untuk skuatnya musim depan.
Namun, Enzo Maresca diam-diam ternyata mengikuti perkembangan Liam Delap.
Tidak mengagetkan, mengingat Enzo Maresca adalah mantan pelatih Liam Delap saat masih di Manchester City U23.
Enzo Maresca tahu jika saat ini Liam Delap sudah mencatatkan 12 gol Liga Premier.
Meski demikian, mantan bos Leicester City itu tidak mau banyak berkomentar menjelang laga Chelsea vs Ipswich Town.
"Kalau soal angka, Liam Delap itu fantastis. Saya rasa dia sudah mencatatkan 12 gol Liga Premier."
"Caranya bermain dan berjuang, dia selalu siap. Tapi sekarang dia itu pemain Ipswich. Dia adalah musuh di hari Minggu nanti," ujarnya via football.london.
Christopher Nkunku Gagal Penalti
Gelandang serang Chelsea, Christopher Nkunku, gagal mengeksekusi penalti ke gawang Legia Warszawa.
Christopher Nkunku awalnya dilanggar oleh Augustyniak di kotak penalti.
Setelah pertimbangan wasit, Chelsea dihadiahi penalti.
Sayangnya, tendangan penalti Christopher Nkunku pada menit ke-73 dengan mudah dihalau oleh Tobiasz.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca menyebut, mantan bintang RB Leipzig itu jadi kurang percaya diri.
"Mungkin saat ini dia kurang percaya diri dan alasannya adalah karena dia gagal mencetak gol atau penalti seperti malam ini."
"Tetapi satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah bekerja keras setiap hari karena ketika kalian bekerja keras, pasti hasilnya akan memuaskan."
"Masalahnya adalah ketika kalian berhenti bekerja dan hal yang baik tentang Christoph adalah dia bekerja dengan baik setiap hari," ujarnya via football.london.
Chelsea Belajar
Enzo Maresca membeberkan cara agar anak asuhnya bisa belajar dari laga menghadapi Legia Warszawa di perempat final Liga Konferensi Eropa.
Enzo Maresca menjadikan laga PSG vs Aston Villa di perempat final Liga Champions sebagai contoh.
Mantan bos Leicester City itu menjelaskan sisi mana yang bisa diubah oleh Chelsea.
Hal ini diungkapkan Enzo Maresca setelah menyebut penampilan Chelsea melawan Legia Warszawa lebih bagus di babak kedua ketimbang babak pertama.
"Kalau kalian lihat semalam, saya menonton PSG vs Aston Villa dari televisi, kalian bisa lihat kurangnya tempo permainan karena memang sudah begitu."
"Seharusnya kita berusaha untuk mencari solusi. Ini laga yang berbeda dan kita harus belajar dan saya pikir kita harus belajar untuk memainkan laga semacam itu melawan tim yang bertahan," jelasnya via football.london.
Enzo Maresca mengharapkan para pemainnya bisa lebih cepat dan berani mengambil risiko.
"Bagaimana kita bisa belajar? Yang pasti kita bisa lebih cepat dalam menggiring bola, yang pasti kita harus mengambil lebih banyak risiko ketika kita berada di tepi."
"Kita harus mencoba untuk menendang seperti yang kami lakukan pada gol pertama," lanjutnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Penyerang-Chelsea-Nicolas-Jackson-dfd.jpg)