Halmahera Timur
Arti Kedisiplinan Pegawai di Mata Sekkab Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Sekkab Halmahera Timur, Maluku Utara Ricky Chairul Richfat berharap kedisiplinan pegawai tak harus menunggu teguran kepala daerah.
Perihal tersebut bertujuan agar kedisiplinan dan produktivitas kerja pegawai menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
"Sebenarnya setelah dilakukan sidak beberapa waktu lalu itu, banyak PR yang harus dikerjakan oleh pegawai dalam menjalankan tugasnya, "katanya, Rabu (30/4/2025).
Menurutnya, disiplin merupakan harga mati bagi siapa pun, termasuk pegawai Pemkab Halmahera Timur.
Baca juga: Sarbin Sehe Hingga Anggota DPRD Malut Tak Tinggal Diam soal Polemik PT STS di Halmahera Timur
Karena kepala daerah dalam hal ini bupati benar-benar menakankan perihal yang dimaksud.
"Sudah berulang kali dilakukan teguran, dan ada beberapa catatan yang sudah kami sampaikan."
"Namun yang menjadi penting adalah kesadaran pegawai itu sendiri, "ujar Ricky Chairul Richfat.
Namun Pemkab Halmahera Timur terus menyampaikan terkait kedisiplinan dan kehadiran pegawai.
"Jika ditanya tips, yang pertaman harus memiliki rasa tanggung jawab dengan kesadaran bahwa pentingnya untuk menjalankan tugas sebagai ASN, "ucapnya.
Baca juga: Ubaid Yakub: Sekolahkan Putra-putri Halmahera Timur ke Jurusan Kedokteran Adalah Komitmen
Terkait kedisiplinan dan kehadiran, pihaknya telah melakukan berbagai cara. Salah satunya menahan TTP dan beberapa hal lainnya.
"Dan kali ini kalau ditemukan ada yang malas dan tidak disiplin, gaji Pimpinan OPD akan ditahan,"tegasnya.
"Tujuannya agar Pimpinan OPD juga memperhatikan serta kedisiplinan dijaga, sehingga tidak ada lagi yang malas berkantor, "tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Awasi-produktivitas-pegawai-Halmahera-Timur-dengan-cctv.jpg)