Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Joao Felix vs Nicolas Jackson gegara Kartu Merah di Laga Newcastle, Fans Chelsea Debat: Mirip Hazard

Insiden kartu merah penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, di laga melawan Newcastle United, menimbulkan berbagai reaksi fans.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@joaofelix79
FELIX VS JACKSON - Pemain Chelsea, Joao Felix, dalam laga pada 2024. Gambar tangkap layar dari Instagram.com/@joaofelix79. Insiden kartu merah penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, di laga melawan Newcastle United, menimbulkan berbagai reaksi fans. 

TRIBUNTERNATE.COM - Insiden kartu merah penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, di laga melawan Newcastle United, menimbulkan berbagai reaksi fans.

Di antaranya adalah mengungkit-ungkit soal sang penyerang yang tengah dipinjamkan ke AC Milan, Joao Felix.

Sebuah akun X fan Chelsea menganggap bahwa jika Joao Felix masih bertahan di London, maka The Blues bisa melejit ke urutan kedua klasemen di bawah Liverpool.

Baca juga: Romeo Lavia Ngaku Salah Bikin Chelsea Kalah, Fans: Yang Salah Nicolas Jackson dan Enzo Maresca

Baca juga: Nicolas Jackson Kartu Merah Sikut Botman, Insiden Van Dijk Sikut Sander Berge Diungkit: Bisa Lolos

Kenyataannya, kini Chelsea masih bertahan di peringkat kelima dengan 63 poin.

Cuitan yang sudah dilihat lebih dari 55 ribu kali tersebut menimbulkan pro dan kontra.

Ada yang menganggap Joao Felix lebih bagus ketimbang Nicolas Jackson dan sebailknya.

@fplc**: Joao Felix saja ratingnya tidak bagus-bagus amat

@waky**: Ini adalah agenda sampah, Joao itu bukan pemain yang serius, titik.

@greg**: Padahal rating Joao Felix di AC Milan cuma 6.64

@cfcc**: Orang-orang tidak menyadari ini tapi Joao Felix dimainkan sebagai false 9 itu lebih baik ketimbang Jackson, Joao itu haus akan bola dan untuk menendang, kita harus memberinya kesempatan kedua

@mmus**: Saya lebih memilih Felix ketimbang Palmer yang sekarang karena dia tidak bisa memberi umpan atau dribble dan tampak bingung di tengah lapangan setiap laga

@dieg**: Joao dan Renato adalah yang kita butuhkan. Joao itu punya mentalitas seperti Eden Hazard

Romeo Lavia Merasa Bersalah

Gelandang Chelsea, Romeo Lavia, merasa bersalah atas kekalahan timnya dari Newcastle United.

Sementara itu, fans memberi reaksi beragam atas pernyataan Romeo Lavia.

Beberapa di antara mereka menganggap bahwa yang bersalah dalam kekalahan 2-0 itu adalah pihak lain seperti Nicolas Jackson atau Enzo Maresca.

Diduga, Romeo Lavia merasa dirinya bersalah atas gol pertama dari Sandro Tonali pada menit kedua.

Sandro Tonali berhasil mencetak gol dari assist Jacob Murphy.

Saat bola masih jauh dari gawang, Romeo Lavia memang berpotensi untuk menghentikannya di tengah.

Pasalnya, umpan itu berawal dari Bruno Guimaraes yang tepat berada di belakangnya.

Entah yang dimaksudkan adalah insiden itu atau bukan, namun unggahan Romeo Lavia menimbulkan asumsi bahwa sang gelandang merasa bersalah atas kekalahan timnya.

"Salah saya. Jumpa lagi hari Jumat," tulisnya singkat di InstaStory akun @romeolavia dengan emoji hati warna biru tua.

Adapun Romeo Lavia baru ditarik pada menit ke-75 digantikan Malo Gusto.

Menanggapi unggahan sang gelandang Brasil, sejumlah fans tidak setuju.

Mereka beranggapan Nicolas Jackson lebih salah karena ceroboh hingga menyebabkan kartu merah.

Serta Enzo Maresca yang dianggap salah strategi dan penempatan pemain.

@cfcd**: Itu adalah kesalahan di luar kendalimu. Yang harus minta maaf itu pemain yang menyikut pemain lawan dan tidak peduli ke mana larinya bola.

@jame**: Itu bukan salahmu, yang salah adalah penipu yang kita sebut sebagai pelatih

@lell**: Jackson saja tidak terpikir untuk minta maaf

@jack**: Jujur saja, ini semua salah Nico yang menyikut Botman

@chil**: Itu tidak sepenuhnya salah dia, malah dia yang mengambil alih tanggung jawab Maresca yang tidak paham kenapa dia harus dipecat

Nicolas Jackson vs Virgil van Dijk

Insiden pemain Chelsea, Nicolas Jackson dengan pemain Newcastle United, Sven Botman membuat insiden lain kembali muncul ke permukaan.

Sebulan lalu, insiden yang nyaris serupa juga terjadi di laga Fulham vs Liverpool.

Diketahui, Nicolas Jackson dituduh melakukan pelanggaran terhadap Sven Botman.

Saat berebut bola, Nicolas Jackson melompat dan sikutnya terkena wajah Sven Botman di sampingnya.

Wasit David Coote sempat memberinya kartu kuning.

Namun, VAR Darren England memintanya meninjauh ulang dan keputusan berubah menjadi kartu merah.

Gara-gara hukuman pada menit ke-36 itu, Nicolas Jackson diskors tiga laga Liga Premier.

Menanggapi hal itu, sejumlah fans Liga Inggris di media sosial mengungkit insiden serupa antara Virgil van Dijk dan Sander Berge.

Di mana pada menit ke-71, Virgil van Dijk menyikut Sander Berge di kotak penalti saat mengantisipasi tendangan sudut dari tuan rumah.

Namun, Virgil van Dijk tetap lolos tanpa hukuman apa pun atas insiden itu.

Meski akhirnya Liverpool tetap saja kalah 3-2 di laga awal April 2025 itu.

Sejumlah akun di media sosial menuduh bahwa wasit memihak kepada Liverpool.

Misalnya akun fan Everton @Lea_EFC yang mengunggah kembali adegan Virgil van Dijk vs Sander Berge itu.

"Hari ini: Nicolas Jackson menyikut Sven Botman dan dapat kartu merah

5 minggu lalu: Virgil van Dijk menyikut Sander Berger dan lolos dari hukuman

Inilah mengapa gelar juara Liverpool akan selalu diingat sebagai gelar PGMOL," tulisnya yang telah dilihat lebih dari 300 ribu akun.

Keluhan Nicolas Jackson

Penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, melakukan pelanggaran dalam laga melawan Newcastle United.

Akibatnya, baru babak pertama, Nicolas Jackson harus mendapat kartu merah dan keluar dari lapangan.

Nicolas Jackson dijatuhi sanksi kartu merah pada menit ke-36 karena insiden kontroversial dengan Sven Botman. 

Sang penyerang dianggap menyentuh wajah Sven Botman dengan lengannya saat berebut bola.

Setelah laga yang berakhir kekalahan 2-0 itu, Nicolas Jackson disebut-sebut malah menyinggung soal rasisme.

Nicolas Jackson dinarasikan mengunggah unggahan Story Instagram akun @jackson.nj11 dengan kata-kata "Katakan tidak untuk rasisme" dengan emoji tangan menutup wajah.

Sejumlah fans Chelsea terpancing dengan unggahan di X tersebut dan mengungkapkan kekesalannya kepada sang bintang Senegal.

Nicolas Jackson dianggap mengeluh tidak pada konteks dan tidak berhak mengeluh karena kesalahannya sendiri.

Namun, unggahan yang kini sudah dilihat lebih dari 200 ribu kali itu ternyata diunggah oleh akun spesialis berita palsu.

Nama akun itu adalah @PhakeSportNews.

Terlihat beberapa fans menyadari bahwa Nicolas Jackson tidak benar-benar mengunggah hal tersebut.

Adapun akun Instagram Nicolas Jackson sendiri sudah membatasi komentar di semua unggahan serta memasang foto profil warna hitam. 

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved