Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kemenag Malut

Nabung 17 Tahun, Nursadek CJH Asal Ternate Akhirnya Naik Haji Tahun Ini

Usia senja bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Hal ini dibuktikan oleh Nursadek Musa, seorang perempuan tangguh berusia 75 tahun

|
Dok : Humas Kemenag Malut
SOSOK - Dengan kegigihan dan ketulusan hati yang luar biasa, Nursadek akhirnya berhasil mewujudkan impian sucinya: menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah. 

TRIBUNTERNATE.COM - Usia senja bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Hal ini dibuktikan oleh Nursadek Musa, seorang perempuan tangguh berusia 75 tahun, Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Ternate, Maluku Utara.

Dengan kegigihan dan ketulusan hati yang luar biasa, ia akhirnya berhasil mewujudkan impian sucinya, menunaikan ibadah haji ke Makkah.

Tim Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara berkesempatan mewawancarai Nursadek di sela-sela persiapan keberangkatannya.

Baca juga: Selangkah Lagi AS Rummania Melaju ke Final Gurabati Open Turnamen 2025

Dalam perbincangan hangat tersebut, ia menceritakan perjuangan panjangnya. Sejak tahun 1996, Nursadek bekerja sebagai penyapu jalanan di Kota Ternate.

Dengan penghasilan sekitar tiga ratus ribu rupiah per bulan, ia tetap menyisihkan sebagian untuk ditabung. Bahkan, saat mendapatkan rezeki kecil seperti dua puluh ribu rupiah, ia tetap menyimpannya dengan tekun demi satu impian besar: berangkat haji.

Setelah menabung selama 17 tahun, akhirnya ia bisa mendaftar haji pada tahun 2014 dan memperoleh nomor porsi keberangkatan. Namun perjuangannya belum selesai.

Ia masih harus menunggu 11 tahun hingga dipanggil berhaji pada tahun 2025. Dalam masa penantian tersebut, Nursadek tak henti menabung dari hasil jerih payahnya.

"Saya daftar haji sembunyi-sembunyi, jangan sampai orang tahu. Saya orang susah, takut dibilang orang susah ko mimpi pergi haji’, karena haji itu uangnya juta-juta."

"Tapi saya niatkan, semoga Allah izinkan saya bisa berhaji. Alhamdulillah, tahun ini saya dipanggil pergi haji,” ujarnya dengan suara bergetar menahan haru.

Saat tiba masa keberangkatan, Nursadek hanya membawa uang saku Rp2,5 juta untuk kebutuhan, hasil patungan anak-anaknya.

Namun rezeki Nursadek tidak sampai disitu, Allah melapangkan jalan melalui Ustadz Zulkiram, Kasie Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Ternate, saat sedang mengisi taushiyah pada acara hikmah haji walimatushofar.

Zulkiram menceritakan bagaimana seorang penyapu jalanan tetap teguh menyisihkan rezeki, bekerja keras penuh semangat, dan rela menyisihkan rezeki bukan untuk kesenangan dunia, tetapi untuk mewujudkan cita-cita ibadah.

"Usai mengisi tausiyah ada seseorang menelpon saya minta alamat nenek untuk memberikan sedekah buat nambah uang saku. Alhamdulillah pemerintah provinsi Maluku Utara juga membuat kebijakan dengan memberikan uang saku kepada para jemaah haji Maluku Utara 2025."

"Bahkan Bapak Wakil Walikota Ternate saat berkunjung silaturahim dengan jemaah kota Ternate  di Embarkasi Makassar, beliau juga memberikan bantuan untuk penyelesaian biaya Kursi roda untuk ibu nursadek selama melakukan Thawaf umroh, Ifadah dan Thawaf wada dan juga biaya pemotongan dam tamattu' untuk ibu Nur Sadek,"cerita Ustadz Mudi sapaan akrabnya.

Akhirnya, setelah hampir dua dekade perjuangan, impian itu benar-benar menjadi nyata.

Baca juga: KTBH dan TP PKK Meriahkan HUT ke 22 Halmahera Timur dengan Sunatan Massal Gratis

Nursadek Musa bisa berangkat menunaikan ibadah haji masuk dalam kloter 17 UPG Makassar yang telah berangkat menuju Arab Saudi, pada Selasa 13 Mei 2025.

Kisah beliau adalah pengingat bagi kita semua, tak ada impian yang mustahil selama ada usaha, kesabaran, dan keikhlasan. 

Bahwa kemuliaan bukan ditentukan oleh pekerjaan, melainkan oleh niat dan perjuangan yang tulus. (*)
 

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved