Halmahera Timur
Warga Halmahera Timur Ngaku Sulit Dapat Minyak Tanah, Pemerataan Kuota Dikeluhkan
TRIBUNTERNATE.COM, HALMAHERA TIMUR - Warga Desa Subaim, Kecamatan Wasile, Halmahera Timur, Maluku Utara, menyebut kebijakan Disperindagkop meratakan kuota minyak tanah menyulitkan warga.
Hal tersebut disampikan seorang warga bernama Sugirto, Rabu (21/5/2025).
Sugirto mengaku sebelum ada pemerataan minyak tanah di Desa Subaim, warga merasa gampang mendapatkan.
"Akhir-akhir ini kok teras sulit untuk kami mendapat minyak tanah," katanya.
Padahal, kebijakan pemerataan kuota minyak tanah di seluruh agen merupakan salah satu langkah yang bijak.
Baca juga: Edarkan Cap Tikus, Seorang IRT di Ternate Maluku Utara Ditangkap Polisi
Baca juga: Sambut HUT ke-22 Halmahera Timur, Ubaid Yakub Ajak Masyarakat Meriahkan Pentas Seni dan Budaya
"Tapi kenapa kami warag kecil sulit dapat BBM. Ini yang kami rasakan selama ini," ungkapnya.
Ia berharap Kepala Dinas Perindagkop Halmahera Timur Ricko Debeturu kembali menertibkan kuota minyak tanah.
"Sebenarnya sudah lama, tapi baru sekarang kami berani bicara karena sebagai warga dan korban karena tidak dapat minyak," terangnya.
"Saya pikir hal yang sama dirasakan warga lain, namun mereka tidak berani bicara," lanjutnya.
TribunTernate.com telah berupaya menghubungi Rick Debeturu via telepon seluler namun tidak tersambung.(*)