Liga Inggris
Ederson Kena Amuk Fans Man City, Dituduh Jadi Biang Kerok Disingkirkan 3-4 oleh Al Hilal dari CWC
Manchester City baru saja kalah 3-4 melawan Al Hilal dan sang kiper, Ederson, menjadi sasaran amukan para fans.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Manchester City disingkirkan oleh Al Hilal dari Piala Dunia Antarklub atau CWC.
Manchester City baru saja kalah 3-4 melawan Al Hilal dan sang kiper, Ederson, menjadi sasaran amukan para fans.
Ederson dianggap menjadi penyebab utama kekalahan Manchester City.
Baca juga: Alasan Fans Man City Kini Senang James McAtee Dijual: Saya Bersyukur Setidaknya Ada Ini
Baca juga: Jelang Man City vs Al Hilal, Pep Guardiola Semangat Reuni dengan Joao Cancelo: Kenangan Luar Biasa
Diketahui, Manchester City mencatatkan gol dari Bernardo Silva (9'), Erling Haaland (55'), dan Phil Foden (104').
Sementara Al Hilal membukukan dua gol dari Marcos Leonardo (46', 112'), Malcom (52'), dan Kalidou Koulibaly (94').
Ederson mendapatkan rating terendah dari sejumlah analisis laga.
Kiper Brasil itu tidak bisa berbuat banyak dengan kebobolan empat gol tersebut.
Sejumlah fans Manchester City mengungkapkan kekesalannya kepada Ederson di media sosial.
@gold**: Ederson tinggalkan klubku sekarang juga
@trac**: Kalau Ederson masih di tim pekan depan saya berhenti menonton
@pry_**: Ederson buruk sekali
@bran**: Kita kalah karena Ederson dan finishing yang buruk, dua hal yang mempertaruhkan nasib kita musim lalu
Pep Guardiola soal Joao Cancelo
Laga Manchester City vs Al Hilal akan digelar pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 08.00 WIB.
Pertemuan Manchester City dengan Al Hilal tersebut akan menjadi momen reuni antara skuat Pep Guardiola dengan mantan rekan setim mereka, Joao Cancelo.
Pep Guardiola sendiri mengaku bersemangat untuk bertemu Joao Cancelo nanti di Camping World Stadium.
Menjelang laga tersebut, Pep Guardiola mengungkapkan perasaannya soal bek Portugal tersebut.
"Semua pemain yang pernah bersama kami, saya punya kenangan luar biasa! Saya sangat menghormati Joao dan semuanya," ujarnya.
Lebih lanjut, Pep Guardiola juga mengaku tahu perasaan Joao Cancelo saat akhirnya tersingkirkan dari skuatnya dan harus hengkang.
"Setiap kali harus mengambil keputusan, itu tidak pernah mudah. Kalau bosmu berkata 'Jangan bekerja, tinggallah di rumah', bagaimana perasaan kalian?"
"Begitulah yang dirasakan pemain saat kita mengatakan, 'Kamu tidak usah bermain'."
"Joao punya hati yang luar biasa, tapi dia merasa kecewa dan sedih karena tidak bermain, dia cinta bermain sepak bola!" kenangnya.
Jeremy Doku Akrab
Winger Manchester City, Jeremy Doku, memang mengusai sejumlah bahasa.
Maka dari itu, Jeremy Doku mengaku mudah akrab dengan rekan baru.
Misalnya rekrutan terbaru Manchester City seperti Tijjani Reijnders, Rayan Cherki, dan Rayan Ait-Nouri.
Bintang Belgia itu mengaku bisa berbicara bahasa ketiga pemain itu.
"Dengan Tijjani, saya berbicara bahasa Belanda. Dengan duo Rayan, saya berbicara bahasa Prancis."
"Jadi saya rasa saya punya hubungan yang baik dengan mereka semua di luar lapangan dan di dalam lapangan," ujarnya via SportyTV.
Penyebab Ederson Bertahan
Inilah penyebab kiper Manchester City, Ederson, memilih bertahan di klubnya.
Ederson memang sempat diminta oleh sang pelatih, Pep Guardiola, untuk bertahan.
Namun, bukan itu alasan Ederson bertahan hingga musim depan.
"Saya tidak tahu banyak soal para kiper (apakah akan pergi). Saya bilang ke mereka untuk bertahan."
"Kami sudah membicarakan situasinya dengan skuat dan dua gol kiper yang kami miliki akan bertahan," jelas Pep Guardiola via jurnalis Ferran Correas.
Sementara itu, Ederson mengaku sering mendapat kiriman berita dari teman-temannya soal rencananya meninggalkan Manchester City.
Namun, baru-baru ini Ederson menegaskan bahwa dirinya akan bertahan.
"Masa depan saya di sini. Beberapa teman mengirimi saya banyak berita tapi 99 persen itu berita palsu."
"Ada banyak berita palsu membawa nama saya. Pikiran saya masih ada di klub ini."
"Pikiran saya masih bertahan bersama Man City. Klub ini memberikan saya segalanya untuk kembali ke Liga Premier lagi dan berusaha untuk menang UCL juga," tegasnya via The Athletic.
Fans Ikut Girang
Sejumlah fans Manchester City ikut senang mendengar ucapan sang pelatih, Pep Guardiola.
Pep Guardiola tampak bahagia setelah Manchester City membantai Juventus 5-2 di matchday 3 Piala Dunia Antarklub atau CWC.
Mantan bos Barcelona itu mengakui bahwa sudah lama skuatnya tidak tampil segacor ini.
Pep Guardiola bangga lantaran para pemain menunjukkan komitmen mereka.
Adapun lima gol dibukukan oleh Jeremy Doku (9'), Pierre Kalulu (26' (GBD)), Erling Haaland (52'), Phil Foden (69'), dan Savinho (75').
Sedangkan Juventus hanya mampu membalas dari gol Teun Koopmeiners (11') dan Dusan Vlahovic (84').
"Sudah sangat lama sejak terakhir kali kami tampil seperti hari ini, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola, dan para pemain menunjukkan komitmen."
"Kami membicarakan hal-hal yang harus kami perbaiki untuk bisa kembali menjadi seperti dulu, dan kami senang bisa finis di peringkat pertama melawan tim papan atas yang telah membuktikannya di masa lalu dan dalam pertandingan-pertandingan terakhir."
"Sekarang kami menunggu siapa yang akan menjadi lawan kami," ujarnya via DAZN.
Mendengar ucapan sang manajer, para fans turut bahagia karena Manchester City kini kembali memberi harapan positif.
0xbu**: Saya senang kalau Pep senang
@zeal**: Pep mungkin tidak seburuk itu
@mark**: Pep akhirnya menemukan dirinay sendiri
@rodr**: Kita bakal menang quadruple
Hukuman Rico Lewis
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, membela anak asuhnya, Rico Lewis, yang mendapat kartu merah dalam laga melawan Wydad AC.
Rico Lewis langsung mendapat kartu merah gara-gara pelanggaran terhadap pemain Wydad AC, Samuel Obeng.
Pada menit ke-88 tersebut, Rico Lewis akhirnya harus keluar dari lapangan.
Menanggapi hukuman skorsing tiga laga terhadap sang bek, Pep Guardiola membelanya.
Ia menegaskan bahwa Rico Lewis adalah sosok yang lembut dan tidak pernah ada niat untuk menyakiti orang lain.
Bahkan, sebagai bek saja Rico Lewis kerap dituntut karena kurang agresif.
"Saya cukup yakin wasit tidak benar-benar mengenal Rico. Dia itu anak yang paling manis, paling baik hati, dan kadang sebagai bek kamu harus bilang, ‘Kamu harus lebih agresif’."
"Itu sebuah aksi tanpa niat jahat. Saya tahu gambarnya bisa terlihat seperti itu, tapi kedua kakinya ada di tanah, dan sayangnya hanya sedikit menyentuh bibir lawan."
"Saya tahu itu bisa tampak keras, tapi ini Rico Lewis, kan? Saya bisa membayangkan kalau itu dilakukan pemain lain, mungkin akan berbeda, tapi ya begitulah."
"Kalau mereka kasih hukuman tiga laga, ya dia bisa punya waktu istirahat lebih lama—di pantai, di rumah sama pacarnya—dan semoga dia bisa kembali kalau kami lolos ke pertandingan selanjutnya."
"Tapi saya tahu Rico, dan dia tidak pernah, tidak pernah, tidak pernah berniat menyakiti siapa pun. Tapi kalau FIFA mau tunjukkan keseriusan mereka, ya sudah! Kami terima hukuman tiga pertandingan itu," bebernya via City Xtra.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.