Rabu, 8 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

OTT Menteri KKP

Bongkar Polemik Penyidikan Harun Masiku, Febri Diansyah: Tim OTT Edhy Prabowo Harus Dilibatkan

Febri Diansyah menyebut OTT kali ini merupakan kerja kongkrit KPK dalam memberantas korupsi.

Editor: Sansul Sardi
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. 

TRIBUNTERNATE.COM - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo memunculkan beragam respons dari masyarakat.

Satu di antaranya datang dari mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Sebagaimana diketahui, Edhy ditangkap KPK dalam OTT di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (25/11/2020) dini hari.

Edhy ditangkap bersama istri dan sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan sepulangnya dari kunjungan kerja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, KPK juga menangkap sejumlah pihak lain di Jakarta dan Depok.

Setelah menjalani pemeriksaan, Edhy lantas ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap terkait Perizinan Tambak, Usaha dan/atau Pengelolaan Perikanan atau Komoditas Perairan Sejenis Lainnya Tahun 2020.

Selain Edhy, enam tersangka lainnya yaitu, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Andreau Pribadi Misata, dan seorang bernama Amiril Mukminin.

Mereka ditetapkan sebagai penerima suap.

Kemudian, seorang tersangka lagi bernama Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito disangkakan sebagai pemberi suap.

Baca juga: Daftar 8 Barang Bermerek Bernilai Ratusan Juta yang Disita KPK dari Edhy Prabowo

Baca juga: Edhy Prabowo Jadi Tersangka, Fadli Zon Beri Apresiasi KPK Sekaligus Ingatkan Soal Harun Masiku

Langkah KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka beserta enam orang lainnya mendapat apresiasi masyarakat, termasuk Febri Diansyah

Melalui akun Twitter miliknya, @febridiansyah, ia menyebut OTT kali ini merupakan kerja kongkrit KPK dalam memberantas korupsi.

Ia berharap KPK melakukan hal seperti ini lebih banyak lagi ke depannya.

Meski, katanya, beberapa waktu belakangan lembaga anti rasuah tersebut banyak menimbulkan kontroversi.

"Ini yang disebut kerja kongkrit memberantas korupsi.. Semoga ke depan, KPK banyak melakukan hal seperti ini.

Cukuplah beberapa waktu terakhir yang penuh kontroversi, urusan internal hingga slogan demi slogan dan rilis-rilis pimpinan tertentu ttg selamat semua hari besar itu," tulis Febri Diansyah, Kamis (26/11/2020).

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved