Halmahera Timur
MTQ ke XII Haltim Dibuka, Ubaid Yakub : Al-Quran Harus Jadi Pedoman Karakter Masyarakat
Ringkasan Berita:
- Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub resmi membuka MTQ ke-XII tingkat kabupaten yang dipusatkan di Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah.
- Dalam sambutannya, Ubaid menegaskan nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berkeadaban.
- Sebanyak 10 kecamatan mengikuti MTQ ke-XII Haltim, sementara Bupati meminta dewan hakim memberikan penilaian secara profesional dan objektif selama perlombaan berlangsung.
TRIBUNTERNATE.COM, MABA – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII tingkat Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang dipusatkan di Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah.
Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Anjas Taher, Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, Ketua PKK, unsur Forkopimda, para staf ahli, pimpinan OPD, camat, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Halmahera Timur.
Mengusung tema “Insan Qurani yang Humanis dan Berkeadaban”, kegiatan MTQ tahun ini menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Bumi Limabot Fayfiye melalui syiar Islam dan penguatan karakter generasi Qurani, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Sampel Tulang Korban WNA Erupsi Gunung Dukono Halut Dikirim ke Jakarta
Dalam sambutannya, Ubaid Yakub menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat persaudaraan, serta mewujudkan daerah yang religius dan berkeadaban.
Sebanyak 10 kecamatan di Halmahera Timur turut mengirimkan kafilah terbaik untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan pada MTQ ke-XII tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Desa Lolobata dan Bokimaake yang dinilai sebagai pusat pembinaan bibit-bibit unggul qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang telah mengharumkan nama Halmahera Timur di tingkat provinsi hingga nasional.
“Kita bisa buktikan pada event MTQ tingkat nasional yang dilaksanakan beberapa tahun lalu di Sulawesi Tenggara, salah satu peserta MTQ merupakan putra daerah yang dibina di negeri Kapita Roni, Desa Lolobata,” ujar Ubaid.
Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Polres Kepulauan Sula Serahkan Mesin Parut untuk Petani Sagu Desa Fogi
Selain itu, Ubaid berharap kepada dewan hakim dan panitia agar memberikan penilaian secara profesional dan objektif selama pelaksanaan lomba.
“Jangan sampai karena Lolobata atau Wasile Tengah sebagai tuan rumah lalu dipaksakan harus menjadi juara umum. Penilaian harus objektif dan profesional,” imbuhnya.
Dengan harapan, pelaksanaan MTQ ke-XII ini mampu melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlakul karimah, serta mampu membawa nama baik Halmahera Timur hingga tingkat provinsi maupun nasional. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/MTQ-Ubaid-Yakub-8.jpg)