Halmahera Timur

HKN 2026: ANTAM Gelar Kelas Prakonsepsi Cegah Stunting di SMAN 1 Halmahera Timur

Dok PT Antam
PROGRAM: Antam UBPN Maluku Utara memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026 lewat program CSR untuk kelas Prakonsepsi mencegah stunting di Halmahera Timur, Rabu (20/5/2026) 
Ringkasan Berita:1. Memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026, ANTAM Group melalui PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Maluku Utara memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi emas
2. Melalui program CSR & ER ANTAM Gibest (Gizi Baik Cegah Risiko Stunting), perusahaan menggelar kegiatan Kelas Prakonsepsi yang menyasar pelajar perempuan di SMAN 1 Halmahera Timur
3. Program berkelanjutan yang telah berjalan sejak 2024 ini dilaksanakan dengan menggandeng tenaga kesehatan, pemerintah daerah dan pihak sekolah

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HKN) 2026, ANTAM Group melalui PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Maluku Utara memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi emas.

Melalui program CSR & ER ANTAM Gibest (Gizi Baik Cegah Risiko Stunting), perusahaan menggelar kegiatan Kelas Prakonsepsi yang menyasar pelajar perempuan di SMAN 1 Halmahera Timur, Rabu (20/5/2026).

Program berkelanjutan yang telah berjalan sejak 2024 ini dilaksanakan dengan menggandeng tenaga kesehatan, pemerintah daerah dan pihak sekolah.

Putus rantai Stunting dari hulu

Baca juga: Update Harga Kebutuhan Pokok di Halmahera Timur Jelang Idul Adha 2026

Selama ini stunting sering kali hanya dipahami sebagai persoalan kesehatan ibu hamil dan balita.

Padahal akar masalahnya kerap bermula dari rendahnya pemahaman remaja terhadap kesehatan, pola makan serta kesiapan membangun keluarga.

Oleh karena itu, edukasi kepada pelajar dinilai menjadi langkah strategis untuk memutus rantai stunting sejak hulu.

PROGRAM: Antam UBPN Maluku Utara memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026 lewat program CSR untuk kelas Prakonsepsi mencegah stunting di Halmahera Timur, Rabu (20/5/2026)
PROGRAM: Antam UBPN Maluku Utara memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026 lewat program CSR untuk kelas Prakonsepsi mencegah stunting di Halmahera Timur, Rabu (20/5/2026) (Dok PT Antam)

Dalam konteks modern, semangat Kebangkitan Nasional diwujudkan melalui kebangkitan kesadaran kolektif untuk berinvestasi pada kualitas generasi muda.

North Maluku Region, CSR & ER Bureau Head Krisno Budiharto menegaskan, penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan.

"Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, pelajar tidak hanya diposisikan sebagai penerima informasi."

"Tetapi juga didorong menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu menyebarkan pemahaman positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitarnya, "ujar Krisno.

Metode dan strategi lrogram ANTAM Gibest

Kegiatan Kelas Prakonsepsi ini dikemas secara interaktif dan melibatkan berbagai pihak melalui metode:

Sosialisasi interaktif: Diskusi dua arah mengenai pola konsumsi sehat.

Edukasi medis: Penyampaian materi kesehatan reproduksi oleh tenaga medis.

Perencanaan masa depan: Penguatan pemahaman terkait kesiapan membangun keluarga sehat di masa depan.

Sebelumnya ANTAM juga telah menjalankan program intervensi klinis lainnya, seperti:

1. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal hasil riset ahli gizi Maluku Utara.

2. Kelas prakonsepsi bagi Wanita Usia Subur (WUS).

3. Pemberian vitamin kepada ibu hamil.

Angka stunting di Kecamatan Maba Menurun

Sinergi multipihak ini mulai menunjukan hasil yang positif pada awal tahun/Triwulan I 2026.

Angka stunting sebelumnya (Kecamatan Maba) 17,81 persen

Angka stunting saat Ini (Puskesmas Buli) 16,52 %

Total Ppnurunan angka Stunting 1,29 %

Momentum membangun manusia unggul

Menurut Krisno, Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa tantangan pembangunan bangsa saat ini tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, melainkan pembangunan manusia yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

Baca juga: Update Harga Kebutuhan Pokok di Halmahera Timur Jelang Idul Adha 2026

"Kebangkitan nasional di era modern diwujudkan melalui perubahan cara pandang masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini, sebagai fondasi utama menciptakan generasi emas Indonesia, "tambahnya.

Melalui pendekatan preventif kepada pelajar di Kecamatan Maba, ANTAM berharap dampak positif ini akan terus meluas di masa depan.

"Semangat kebangkitan nasional menjadi momentum bersama untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih sehat melalui perubahan pola pikir, "tutup Krisno. (*)