Halmahera Timur
Dampak Harga BBM Naik, Organda Halmahera Timur Segera Bahas Penyesuaian Tarif Angkutan Lintas
Ringkasan Berita:1. Kenaikan harga BBM jenis Pertamax memicu kekhawatiran terjadinya perubahan tarif transportasi pada aktivitas sopir angkutan lintas di Halmahera Timur
2. Berdasarkan pantauan di lapangan tarif transportasi mobil lintas untuk trayek Kota Maba menuju Sofifi
3. Tarif tersebut yang sebelumnya Rp 400.000, kini mulai merangkak naik hingga mencapai Rp 500.000 per penumpang
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Kenaikan harga BBM jenis Pertamax secara serentak di seluruh Indonesia mulai memicu kekhawatiran terjadinya perubahan tarif transportasi pada aktivitas sopir angkutan lintas di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tarif transportasi mobil lintas untuk trayek Kota Maba menuju Sofifi yang awalnya berada di kisaran Rp 400.000, kini dilaporkan mulai merangkak naik hingga mencapai Rp 500.000 per penumpang.
Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Mobil Lintas Kota Maba Halmahera Timur Jahid Hi. Salim memberikan komentarnya.
Dikatakan, fluktuasi harga BBM jenis Pertamax sangat memengaruhi operasional para sopir.
Baca juga: Lantik Pejabat Baru, Ubaid Yakub Minta Dukcapil Halmahera Timur Jadi Garda Terdepan Pelayanan Publik
Meski demikian, ia mengaku tarif resmi angkutan lintas saat ini sebenarnya masih dalam status normal.
Menurutnya, perubahan tarif transportasi massal tidak boleh dinaikkan secara sepihak oleh para sopir, melainkan harus melalui kesepakatan resmi antara Organda dan pemerintah daerah.
"Untuk di Halmahera Timur sendiri, kami dari Organda akan segera menyurat ke OPD terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan."
"Tujuannya untuk membahas bersama dan menetapkan kembali tarif berdasarkan jarak tempuh."
"Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga rute dari ibu kota kabupaten menuju ibu kota provinsi (Sofifi), "jelas Jahid saat diwawancarai Tribunternate.com, Rabu (10/6/2026).
Sambungnya, keputusan Pemkab Halmahera Timur terkait regulasi harga transportasi nantinya juga harus diselaraskan dengan Keputusan Gubernur Maluku Utara mengenai tarif tiket lintas antardaerah.
Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Pastikan Hak ASN dan PPPK Tetap Terpenuhi di Tengah Tekanan Fiskal
Di samping rencana koordinasi dengan Dishub Halmahera Timur, Jahid mengaku pihaknya masih terus memantau perkembangan pergerakan harga BBM di pasaran dalam beberapa waktu ke depan.
"Kami akan melihat perkembangannya terlebih dahulu, apakah harga BBM ini akan tetap tinggi atau kembali normal waktu dekat."
"Yang pasti, untuk tarif angkutan resmi di Halmahera Timur sampai hari ini belum ada perubahan regulasi formal, "tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Ketua-Organda-Mobil-Lintas-Kota-Maba-Halmahera-Timur-Jahid-HiSalim.jpg)