Halmahera Timur

Waspada Cuaca Buruk, BPBD Halmahera Timur Ingatkan Potensi Longsor di Site Moronopo

TribunTernate.com/Amri Bessy
HUJAN - Kepala BPBD Halmahera Timur, Maluku Utara, Darso Gadjal. Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai curah hujan tinggi, Jumat (24/10/2025). 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Halmahera Timur, Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk mewaspadai curah hujan tinggi.
  • Imbauan tersebut untuk mencegah adanya korban jika terjadi tanah longsor di wilayah Site Moronopo dan seketir.
  • Kepala BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal, juga mengingatkan kepada pengendara dan nelayan agar lebih berhati-hati.

 

TRIBUNTERNATE.COM,MABA-  BPBD Halmahera Timur, Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk mewaspadai curah hujan tinggi.

Imbauan tersebut untuk mencegah adanya korban jika terjadi tanah longsor di wilayah Site Moronopo dan seketir.

Kepala BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal, juga mengingatkan kepada pengendara dan nelayan agar lebih berhati-hati.

Baca juga: Shin Tae-yong Tak Akan Latih Timnas Indonesia, Erick Thohir: Dia Masa Lalu

"Kondisi cuaca saat ini tidak bersahabat," katanya, Jumat (24/10/2025).

Darso mengatakan, wilayah Halmahera Timur terbilng cukup rawan apabila terjadi curah hujan tinggi. Terutama di wilayah Site Moronopo dan sekitarnya.

"Masyarakat, khususnya pengguna jalan menggunakan sepeda motor dan mobil diharapkan benar-benar berhati-hati. Karena beberapa titik, seperti Site Moronopo, jalan lintas Buli ke Subaim cukup rawan," imbaunya.

Ia mengakui beberapa tahun belakangan ini, telah terjadi kecelakaan akibat kondisi cuaca buruk hingga banjir.

Baca juga: HUT ke 64 Tahun Bank Maluku-Malut, Wabup Taliabu La Ode Yasir Harapkan Pelayanan Terbaik

"Ini yang harus kita waspada terlebih dahulu. Curah hujan tinggi sangat mempengaruhi. Tentunya kami akan terus memonitoring tempat yang gampang banjir," ujarnya.

Seraya menambahkan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat setempat, untuk melakukan komunikasi ketika terjadi bencana.

"Prinsipnya bahwa tim dari BPBD Halmahera Timur tetap stand baik. Kemudian monitoring dimana yang akan menjadi titik rawan bencana,"ucapnya.