Halmahera Timur

Curah Hujan Tinggi, Akses Penghubung di Maba Utara Halmahera Timur Terputus

Istimewa
JEMBATAN PUTUS - Tampak kondisi jembatan penghubung di Kecamatan Maba Utara terputus akibat banjir di Halmahera Timur, Maluku Utara, Rabu (17/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  •  Curah hujan tinggi menyebabkan kerusakan jembatan penghubung di Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
  • Kerusakan terjadi saat air sungai meluap.
  • Kepala BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal, menjelaskan bahwa cuaca hujan deras sepanjang hari memicu kenaikan debit air sungai yang signifikan. 

TRIBUNTERNATE.COM,MABA- Curah hujan tinggi menyebabkan kerusakan jembatan penghubung di Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.

Kerusakan terjadi saat air sungai meluap.

Kepala BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal, menjelaskan bahwa cuaca hujan deras sepanjang hari memicu kenaikan debit air sungai yang signifikan.

Baca juga: 12 Ramalan Zodiak Besok Jumat 19 Desember 2025: Virgo Terkesan, Cancer Gelisah

“Curah hujan yang sangat tinggi di Maba Utara mengakibatkan debit air sungai meluap. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada jembatan,"katanya, Rabu (17/12/2025).

Darso mengatakan, peristiwa tersebut berada pada akses penghubung jalan strategis antara Desa Patlean-Pumlanga menuju Rumah Sakit Pratama Maba Utara.

Ia menambahkan, putusnya jembatan sebagai akses penghubung menyebabkan aktivitas warga di empat desa terganggu.

Tiga desa tersebut Jara-Jara, Patlean Jaya, Patlean dan Desa Pumlanga serta tiga UPT Transmigrasi.

"Tiga unit pemukiman transmigrasi dilaporkan lumpuh total. Karena akses penghubung tak bisa dilintasi," ucapnya.

Baca juga: Semua Naik! Ini Harga dan Buyback Emas di Pegadaian Kamis 18 Desember 2025: Galeri 24, Antam, UBS

"Titik kerusakan jembatan yang paling parah terdeteksi berada di lokasi yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Pesantren Rimba Maba Utara. Kerusakan ini mengakibatkan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak dapat melintas,"ungkapnya.

Darso juga mengimbau kepada masyarakat di beberapa desa setempat 
agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih terus terjadi hujan.

"Yang jelas kami dari pihak BPBD terus memantau situasi di lapangan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait langkah penanganan darurat,"tandasnya.(*)