Halmahera Timur
Suluruh Pegawai Pemkab Halmahera Timur Dijadwalkan Tes Urine, Ini Penyebabnya
Ringkasan Berita:1. Seluruh pegawai Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara dijadwalkan lakukan tes urine
2. Tes urine dilakukan sebagai langkah kewaspadaan terkait keterlibatan narkoba dikalangan abdi negara (pegawai)
3. Langkah yang diambil bukan tanpa alasan, karena baru-baru ini seorang pegawai diduga terlibat narkoba
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Seluruh pegawai Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara dijadwalkan lakukan tes urine.
Ketegasan tersebut disampaikan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub kepada Tribunternate.com, Kamis (22/1/2026).
Dikatakan, tes urine dilakukan sebagai langkah kewaspadaan terkait keterlibatan narkoba dikalangan abdi negara (pegawai).
Apa yang diambil Ubaid Yakub ini bukan tanpa alasan, karena baru-baru ini seorang pegawai diduga terlibat narkoba.
Baca juga: Alasan Pemkab Halmahera Utara Mau Bekerja Sama dengan Pemkab Halmahera Timur di Bidang Kesehatan
"Di luar dari terbukti atau tidak, yang namanya narkoba adalah hal yang paling mencedrai harkat martabat."
"Apabila seseorang menjaga itu (harkat dan martabat), maka dia tidak akan sentuh yang namanya narkoba."
"Sehingga saya lebih kepada memberikan penekanan, sebagai kewaspadaan kita semua agar tidak terjerumus, tandasnya singkat.
Tes urine adalah
Tribunners wajib tahum tes urine (urinalisis) adalah pemeriksaan sampel urine untuk mendeteksi berbagai masalah kesehatan, seperti:
- Infeksi saluran kemih
- Diabetes
- Penyakit ginjal
- Penyakit hati
- Kehamilan
- Dehidrasi hingga penggunaan obat terlarang
Tes urine dilakukan dengan menganalisis warna, bau, kejernihan, pH serta kandungan seperti protein, glukosa dan sel darah dalam urine.
Ini adalah cara sederhana namun efektif untuk memantau kondisi tubuh secara menyeluruh dan mendeteksi penyakit secara dini.
Apa yang diperiksa dari tes urine?
Pemeriksaan visual: Warna (jernih, keruh, gelap) dan bau urine.
PemeriksaandDipstick: Menggunakan stik kimia untuk mendeteksi pH, glukosa, protein, keton, bilirubin, leukosit, dan darah.
Pemeriksaan mikroskopis: Menganalisis endapan urine untuk mencari sel darah merah/putih, bakteri, jamur, atau kristal
Kondisi yang bisa dideteksi
Infeksi Saluran Kemih (ISK): Adanya leukosit atau bakteri.
Diabetes: Adanya glukosa (gula) dalam urine.
Penyakit Ginjal: Adanya protein atau darah.
Penyakit Hati: Adanya bilirubin.
Dehidrasi: Warna urine pekat.
Penyalahgunaan Narkoba: Deteksi zat seperti opioid, kokain, ganja.
Kehamilan: Deteksi hormon kehamilan (tes kehamilan).
Prosedur umum
1. Bersihkan area kemih: Gunakan tisu khusus untuk membersihkan area genital (pria dan wanita) sebelum buang air kecil.
2. Tampung urine: Buang sedikit urine pertama, lalu tampung urine berikutnya di wadah steril (metode midstream).
3. Tutup rapat: Tutup wadah dengan rapat dan segera kirim ke laboratorium.
Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Siap Sambut Kedatangan Tim Audit BPK Maluku Utara
Kapan tes urine diperlukan?
- Pemeriksaan kesehatan rutin
- Sebelum operasi atau rawat inap
- Saat hamil
- Untuk memantau efektivitas pengobatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Suluruh-pegawai-Pemkab-Halmahera-Timur-dijadwalkan-tes-urine.jpg)