Halmahera Timur

Jelang Operasional RSUD Maba, Pemkab Haltim Pastikan 6 Dokter Siap Bertugas

TribunTernate.com/Amri Bessy
TENAGA MEDIS - Sekda Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara, Ricky Chairul Richfat. Pemkab Halmahera Timur, Maluku Utara, menyiapkan tenaga medis untuk mendukung operasional RSUD Maba, Selasa (3/2/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menyiapkan tenaga medis untuk mendukung operasional RSUD Maba.
  • Sekda Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengatakan saat ini RSUD Maba telah didukung enam dokter umum yang disiapkan untuk melayani pasien secara bergiliran.
  • Pengaturan tersebut dilakukan agar pelayanan medis tetap optimal, sekaligus memberikan ruang bagi dokter untuk beristirahat atau mengajukan cuti.

TRIBUNTERNATE.COM, MABA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menyiapkan tenaga medis untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba.

Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengatakan saat ini RSUD Maba telah didukung enam dokter umum yang disiapkan untuk melayani pasien secara bergiliran.

“Target kami di setiap stase ada dua dokter agar pelayanan bisa berjalan dengan sistem shift,” ujar Ricky, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Presiden Prabowo Dikabarkan Resmikan RSUD Maba, Pemkab Haltim Masih Tunggu Kepastian

Menurutnya, pengaturan tersebut dilakukan agar pelayanan medis tetap optimal, sekaligus memberikan ruang bagi dokter untuk beristirahat atau mengajukan cuti.

Selain dokter umum, Pemkab Halmahera Timur juga telah menyiapkan sejumlah dokter spesialis sesuai kebutuhan rumah sakit tipe C.

Baca juga: Hadiri Rakornas 2026, Kapolda Maluku Utara Dorong Sinergi Pusat dan Daerah 

“Dokter spesialis yang sudah tersedia antara lain dokter penyakit dalam, bedah, anak, radiologi, dan anestesi. Untuk RSUD Maba tipe C, ketentuan enam dokter ini sudah terpenuhi,” ungkapnya.

Ricky menambahkan, ke depan pemerintah daerah masih akan menyesuaikan kebutuhan tenaga medis berdasarkan perkembangan layanan dan jumlah pasien di RSUD Maba.

“Kami akan terus menyesuaikan kebutuhan stase sesuai dengan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat,” tandasnya. (*)