Halmahera Timur
Warganya Sulit Dapat Minyak Tanah, Begini Jawaban Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub
Ringkasan Berita:1. Sampai saat ini, sejumlah warga di Halmahera Timur sulit mendapatkan minyak tanah bersubsidi2. Seperti yang dialami Sutrisani, warga Desa Subaim di Kecamatan Wasile baru-baru ini3. Namun menurut Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, kuota minyak tanah bersubsidi cukup untuk warganya
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Sampai saat ini, sejumlah warga di Halmahera Timur, Maluku Utara sulit mendapatkan minyak tanah bersubsidi.
Seperti yang dialami Sutrisani, warga Desa Subaim di Kecamatan Wasile baru-baru ini.
"Memasuki tahun ini (januari dan februari), saya kesulitan dapat minyak tanah di agen, padahal sebelumnya selalu dapat."
"Dua kali antri, dua kalu pula tidak dapat. Begitu sampai di agen, agen bilang sudah habis, "kata Sutrisani dengan nada kesal saat diwawancarai Tribunternate.com, Minggu (8/2/2026).
Baca juga: Dinas Pendidikan Halmahera Timur Kembalikan Guru Honor Lulusan PPPK ke Sekolah Asal
Ia pun berharap pemerintah daerah bisa mencari solusi atas apa yang ia dan warga lainnya alami.
"Saya tidak mau menuduh kalau agen berbuat nakal, tapi sudah 2 kali antri, 2 kali pula tidak dapat."
"Saya mewakili warga di sini minta agar Pak Kadis Perindagkop bisa pantau langsung, "harap Sutrisani.
Namun menurut Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, kuota minyak tanah bersubsidi cukup untuk warganya.
"Kalau kuotanya cukup, tapi kenapa warga harus antri? Hemat saya masalahnya ada pada pendistribusian."
"Pendistribusian yang sama maksud ialah dari agen ke pangkalan minyak, "katanya saat ditemui Tribunternate.com disela-sela kerjanya, Rabu (11/2/2026).
Masalah lainnya, lanjut Ubaid Yakub, ada juga pada keterlambatan armada pengakutanya.
Meski begitu, pihaknya akan terus berupaya melakukan stabilitas ketersediaan minyak tanah.
Baca juga: Bupati Halmahera Timur Ingatkan Seluruh OPD Kelola Anggaran dengan Transparan: Hindari Korupsi
"Namun kita belum tahu, apakah terlambat atau memang ada hal-hal lain. Jadi asumsinya kuota tidak cukup atau distribusinya, "ungkapnya.
Ketersediaan kuota minyak tanah saat ini masih menjadi perhatian, mengingat ketergantungan warga masih cukup tinggi.
"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan ketersediaan dan distribusi agar merata, "tandas Ubaid Yakub. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Seluruh-OPD-Pemkab-Halmahera-Timur-diminta-kelola-anggaran-dengan-transparan.jpg)