Halmahera Timur

DPLH Halmahera Timur Perluas Wilayah Kerja Angkut Sampah Selama Ramadan 2026

Dok: Humas Pemkab Halmahera Timur
PROGRAM: Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Halmahera Timur Ardiansyah Majid. Di mana pihaknya perluasan wilayah kerja selama Ramadan 2026, yang tadinya layani 3 desa, kini menjadi 4 desa 
Ringkasan Berita:1. Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Halmahera Timur perluas wilayah kerja angkutan sampah selama Ramadan 2026
2. Dengan demikian, wilayah kerja angkutan sampah menjadi 4 (Desa Wailukum-tambahan)
3. Diketahui 4 desa tersebut berada di Kecamatan Kota Maba yang merupakan pusat pemerintahan Halmahera Timur

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Tindak lanjut arah Bupati, Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Halmahera Timur, Maluku Utara perluas wilayah kerja angkutan sampah selama Ramadan 2026.

Dengan demikian, wilayah kerja angkutan sampah menjadi 4 desa yakni Desa Desa Maba Sangaji, Desa Soagimalaha dan Desa Tewil (sebelumny) dan Desa Wailukum (tambahan).

Diketahui 4 desa tersebut berada di Kecamatan Kota Maba yang merupakan pusat pemerintahan Halmahera Timur.

"Perluas wilayah kerja merupakan hasil evaluasi serta arahan pak Bupati juga terkait optimalisasi penanganan sampah dan kebersihan lingkungan."

Baca juga: 12 Ramalan Keuangan Shio Besok Jumat 20 Februari 2026: Kerbau Dilirik Bos, Macan Memimpin

Demikian disampaikan Kepala DPLH Halmahera Timur Ardiansyah Majid kepada Tribunternate.com, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, produksi sampah selama ramadan akan sangat banyak.

"Mulai besok (hari ini) armada kita mulai lakukan angkut sampah di 4 desa tersebut, "kata Ardiansyah Majid.

PROGRAM: Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Halmahera Timur Ardiansyah Majid. Di mana pihaknya perluasan wilayah kerja selama Ramadan 2026
PROGRAM: Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Halmahera Timur Ardiansyah Majid. Di mana pihaknya perluasan wilayah kerja selama Ramadan 2026 (Dok: Humas Pemkab Halmahera Timur)

Dikatakan, perluasan juga disertai tambahan operasional yang tadinya 1 (VIAR) menjadi 3 (VIAR).

"Di back up untuk tidak mengantisipasi sampah tercecer dan TPS yang terlewati, "ungkap Ardiansyah Majid.

Baca juga: Galeri 24, Antam dan UBS Kompak Turun: Harga serta Buyback Emas Pegadaian Kamis 19 Februari 2026

Kemudian soal pembagian kerja dilakukan seperti biasa, hanya saja ada pengurangan beban waktu kerja.

"Jadi kerja di pagi hari tetap 3 jam, namun untuk sore kita kurangi waktu kerja, karena pertimbangkan (sedang berbulan)."

"Ada berbagai kesiapan/penyesuaian tapi dipastikan tidak akan menghentikan aktivitas kerja, "tandas Ardiansyah Majid. (*)