Halmahera Timur

Warga Desak PUPR Haltim Perbaiki Jalan Bicoli–Sil yang Rusak Parah

Istimewa
JALAN - Kondisi ruas jalan di Halmahera Timur, Maluku Utara tampak rusak parah. Warga mendesak Dinas PUPR segera melakukan perbaikan agar akses transportasi dan aktivitas ekonomi kembali lancar, Kamis (26/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Kondisi jalan penghubung Desa Bicoli dan Desa Sil di Halmahera Timur mengalami kerusakan parah yang mengganggu mobilitas warga.
  2. Kerusakan membuat waktu tempuh perjalanan meningkat dari 30 menit menjadi hingga 1–2 jam serta meningkatkan risiko kecelakaan.
  3. Warga mendesak Dinas PUPR segera melakukan perbaikan agar akses transportasi dan aktivitas ekonomi kembali lancar.

TRIBUNTERNATE.COM,MABA- Kondisi infrastruktur jalan lintas yang menghubungkan Desa Bicoli hingga Desa Sil Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara semakin memperihatinkan. 

Pasalnya, jalur strategis tersebut mengalami kerusakan serius yang menghambat transportasi mobilitas warga di kecamatan setempat.

​Jalan tertimbun yang semula menutupi badan jalan kini mulai terkikis habis. Hal ini menyebabkan material dasar berupa "kaki batu" atau bongkahan batu besar muncul ke permukaan jalan, sehingga menciptakan medan yang kasar dan sangat tidak nyaman bagi pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Baca juga: DPRD Malut: WFA Boleh, Tapi Pelayanan Publik Harus Tetap Maksimal

​Jalan trans Halmahera ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat penting karena menyambungkan dua kabupaten, yakni Halmahera Timur dan Halmahera Tengah. 

Kerusakan yang terjadi di titik ini otomatis berdampak pada arus distribusi barang dan akses antarwilayah di Maluku Utara.

​Kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang signifikan. Kondisi jalan berlubang tidak hanya merusak kendaraan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara yang melintas, terutama saat malam hari atau cuaca buruk.

​Keluhan serupa disampaikan oleh Wahono Side, salah satu warga setempat yang sering melintasi jalur Bicoli menuju Kali Bim. Dirinya mengaku tidak nyaman akibat durasi perjalanan yang menjadi jauh lebih lama dari biasanya. 

Kondisi jalan yang hancur memaksa pengendara untuk ekstra hati-hati dan melaju dengan kecepatan sangat rendah.

​"Jalan lintas dari Desa Bicoli ke Desa Sil sebenarnya jaraknya cukup dekat. Namun karena kondisi jalan yang rusak parah, kami harus menghabiskan waktu hingga satu atau dua jam untuk bisa sampai di tujuan," ujarnya, Kamis (26/3/2026).

​Ketidaknyamanan ini sangat dirasakan oleh warga yang memiliki urusan mendesak di Desa Sil maupun Desa Syanmli. Jika kondisi jalan dalam keadaan normal atau mulus, waktu tempuh yang dibutuhkan biasanya hanya berkisar antara 20 hingga 30 menit saja.

​"Kami sudah sangat lelah dengan kondisi jalan seperti ini. Pengaruh jalan ini sangat besar terhadap aktivitas kami. Harusnya 30 menit sudah sampai, tapi sekarang kendala jalan membuat perjalanan jadi sangat menyiksa," katanya dengan nada kecewa.

Baca juga: Wakapolda Malut Tekankan Disiplin dan Integritas Anggota Usai Libur Lebaran

​Dirinya berharap pemerintah daerah terutama Dinas PUPR Halmahera Timur untuk segera mengambil langkah cepat  melakukan perbaikan permanen. 

"Warga menginginkan akses jalan yang layak demi kelancaran ekonomi dan kenyamanan transportasi masyarakat di wilayah Halmahera Timur."

"Kami berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah terutama Dinas PUPR , untul segera memperhatikan kondisi jalan dari desa Sil sampai ke Bicoli," tandasnya. (*)