Halmahera Timur

Pesona Mangrove Pantai Lopon: Primadona Wisata Halmahera Timur yang Membutuhkan Sentuhan Pembenahan

TribunTernate.com/Amri Bessy
WISATA: Wisata Pantai Lopon di Halmahera Timur. Destinasi wisata hutan mangrove ini menawarkan panorama alam yang asri, sejuk dan memberikan ketenangan bagi siapa pun yang berkunjung 
Ringkasan Berita:1. Keindahan Pantai Lopon yang terletak di Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur di Halmahera Timur terus mencuri perhatian wisatawan
2. Destinasi wisata hutan mangrove ini menawarkan panorama alam yang asri, sejuk dan memberikan ketenangan bagi siapa pun yang berkunjung
3. Priyanto: salah seorang pengunjung, mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi alam di kawasan ini

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Keindahan Pantai Lopon yang terletak di Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Halmahera Timur, Maluku Utara terus mencuri perhatian wisatawan.

Destinasi wisata hutan mangrove ini menawarkan panorama alam yang asri, sejuk dan memberikan ketenangan bagi siapa pun yang berkunjung.

Priyanto, salah seorang pengunjung, mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi alam di kawasan ini.

Menurutnya, Pantai Lopon telah menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk mengisi waktu libur.

Baca juga: BUMD PCM Halmahera Timur Catatan Pencapaian Kinerja, Sumbang Rp 6 Miliar untuk PAD

Meski demikian, ia mencatat adanya beberapa aspek yang mendesak untuk dibenahi, terutama terkait fasilitas penunjang.

"Tempatnya sangat indah, namun fasilitas seperti area tempat duduk masih sangat kurang."

"Selain itu, penataan rumah makan perlu diperbaiki agar terlihat lebih rapi dan nyaman, "ujar Priyanto kepada wartawan.

Harapan akan adanya peningkatan pengelolaan juga diamini oleh pihak pengelola Pantai Lopon, Parmin Latawan.

Yang mana ia mengakui bahwa saat ini masih terdapat berbagai kekurangan di lokasi tersebut.

Parmin berharap adanya perhatian serta dukungan nyata dari dinas terkait guna mendorong pengembangan wisata secara maksimal.

"Dengan penataan yang lebih baik dan peningkatan fasilitas, kami yakin Pantai Lopon berpotensi menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga nyaman dan tertata secara profesional, "ungkap Parmin.

Tantangan Anggaran di 2026

Di sisi lain, Pemerintah Desa Tutuling Jaya sebenarnya memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Pantai Lopon.

Destinasi ini diyakini mampu menjadi sektor unggulan dalam menggerakkan ekonomi desa berbasis pariwisata.

Namun, langkah pengembangan tersebut saat ini tengah mengalami kendala besar. Program pengembangan yang semula direncanakan menggunakan dana bagi hasil (DBH) desa terpaksa mandek akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran 2026.

Baca juga: 30 Wasit di Halmahera Timur Ikut Kursus Lisensi C2 Nasional 2026

"Efisiensi anggaran ini menyebabkan pengembangan kawasan wisata belum dapat dialokasikan untuk tahap selanjutnya, "jelas perwakilan pihak desa.

Kondisi ini memicu harapan besar agar pemerintah daerah dapat turun tangan melalui kolaborasi strategis.

Dukungan pemerintah kabupaten sangat diharapkan untuk bersama-sama membangun kawasan Pantai Lopon, mengingat potensinya yang besar sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat lokal di masa depan. (*)