Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE Topik 3 PPG 2025: Orang Lain yang Dapat Menjadi Inspirasi

Berikut referensi jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE Topik 3 PPG 2025: Experiential Learning dalam Praktik Pembelajaran.

Editor: Primaresti
TribunTernate.com/ Freepik
KUNCI JAWABAN - Ilustrasi cover kunci jawaban PPG, diunggah Rabu (6/8/2025). Berikut referensi jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE Topik 3 PPG 2025: Experiential Learning dalam Praktik Pembelajaran. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut ini referensi kunci jawaban untuk mengerjakan Cerita Reflektif Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) Topik 3 PPG 2025, Experiential Learning materi Experiential Learning dalam Praktik Pembelajaran.

Soal Modul 2 PSE Topik 3 PPG 2025 ditujukan untuk para guru yang mengikuti pelatihan PPG 2025 Guru Tertentu di Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Selengkapnya, inilah soal dan kunci jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE Topik 3 PPG 2025.

Baca juga: Kunci Jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PSE Topik 3 PPG 2025: Program yang Menumbuhkan Motivasi

Cerita Reflektif

Untuk mempertajam pemahaman Anda mengenai experiential learning, Anda memerlukan orang lain yang dapat menjadi inspirasi. Apakah masih ada hal yang perlu Anda pahami atau ketahui lebih lanjut? Ayo dikusikan bersama dengan rekan guru lain atau narasumber lain! 

Kunci Jawaban:

Dalam memahami dan menerapkan experiential learning secara lebih mendalam, saya menyadari bahwa saya tidak bisa berjalan sendiri. Inspirasi dan wawasan dari orang lain, balk sesama guru, narasumber, maupun praktisi pendidikan, sangat saya perlukan. 

Ada banyak hal yang masih ingin saya ketahui, seperti bagaimana merancang pengalaman belajar yang benar-benar bermakna bagi murid, serta bagaimana mengevaluasinya secara efektif. 

Untuk itu, saya terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi dengan rekan guru lainnya. Melalui berbagi pengalaman dan praktik baik, saya yakin pemahaman saya terhadap experiential learning akan semakin tajam dan aplikatif di kelas. 

Kunci Jawaban Alternatif: 

Saat pertama kali mengenal konsep experiential learning dari David Kolb, saya merasa tertarik namun juga sadar bahwa pemahaman saya masih terbatas. Saya memahami bahwa pembelajaran berdasarkan pengalaman sangat bermanfaat bagi peserta didik karena menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara langsung.

Meski demikian masih ada hal yang perlu saya pahami atau ketahui lebih lanjut selain diskusi dengan rekan sejawat saya juga mengikuti webinar yang menghadirkan narasumber praktisi pendidikan dari luar sekolah, yang berbagi praktik baik penggunaan experiential learning di sekolah-sekolah berbasis projek. 

Dari situ saya belajar bahwa kunci keberhasilannya bukan pada kompleksitas kegiatan, tapi pada bagaimana guru mendesain pengalaman itu menjadi proses refleksi yang bermakna bagi siswa. Melalui diskusi dan belajar dari narasumber lain, saya menyadari bahwa experiential learning bukan hanya soal "melakukan sesuatu", tapi soal mengalami, merefleksikan, dan menerapkan dalam kehidupan nyata. 

Saya pun terdorong untuk lebih berani mencoba pendekatan ini, dan membuka ruang kolaborasi antar guru untuk merancang pembelajaran yang lebih hidup dan kontekstual. 

Kunci Jawaban Alternatif: 

Saya sangat setuju bahwa untuk mempertajam pemahaman dan penerapan experiential learning, inspirasi dari orang lain adalah kunci. Selalu ada hal baru yang perlu saya pahami atau ketahui lebih lanjut, terutama dalam praktik di lapangan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved