Jumat, 10 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Idul Fitri 2026

Tak Sekadar Perayaan, Ini Amalan Sunnah Idul Fitri yang Dianjurkan

BAZNAS mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momentum kembali ke fitrah setelah Ramadhan, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah

TribunTernate.com/ Freepik
AMALAN SUNNAH - ilustrasi idul fitri. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk penyempurnaan ibadah selama bulan Ramadhan. Melalui keterangan resminya pada 17 Maret 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengingatkan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum spiritual untuk kembali kepada fitrah, yakni kondisi suci setelah sebulan berpuasa. 
Ringkasan Berita:
  1. BAZNAS mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momentum kembali ke fitrah setelah Ramadhan, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah sebagai penyempurna ibadah.
  2. Sejumlah amalan seperti zakat fitrah, takbir, salat Id, hingga sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan
  3. Melalui amalan tersebut, umat Islam diharapkan dapat menjadikan Idul Fitri sebagai awal untuk mempertahankan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

TRIBUNTERNATE.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk penyempurnaan ibadah selama bulan Ramadhan.

Melalui keterangan resminya pada 17 Maret 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengingatkan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum spiritual untuk kembali kepada fitrah, yakni kondisi suci setelah sebulan berpuasa.

BAZNAS menegaskan, berbagai amalan yang dilakukan menjelang Idul Fitri tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat, seperti mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Baca juga: Kades Kawasi Halmahera Selatan Dituduh Jual Lahan Warga ke Perusahaan, Tim Hukum Bantah

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain membayar zakat fitrah, memperbanyak takbir sejak malam Idul Fitri, hingga melaksanakan salat Id berjamaah.

Zakat fitrah menjadi kewajiban utama bagi setiap Muslim yang mampu. Selain untuk menyucikan diri, zakat ini juga bertujuan membantu fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Umumnya, zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk makanan pokok sekitar 2,5 hingga 3 kilogram per orang.

Selain itu, umat Islam dianjurkan mengumandangkan takbir sebagai bentuk rasa syukur atas berakhirnya Ramadhan. Takbir dapat dilakukan secara bersama-sama di masjid maupun di lingkungan masyarakat.

Amalan lainnya adalah mandi sebelum salat Id, mengenakan pakaian terbaik, serta menggunakan wewangian sebagai bentuk persiapan menyambut hari kemenangan.

Pada pagi hari Idul Fitri, umat Islam juga disunnahkan untuk makan terlebih dahulu, biasanya dengan kurma dalam jumlah ganjil, sebagai penanda berakhirnya ibadah puasa.

Pelaksanaan salat Id secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka menjadi momen penting yang memperkuat kebersamaan umat, yang kemudian dilanjutkan dengan khutbah berisi nasihat keagamaan.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Minyak Tanah 10 Persen di Tual Jelang Idulfitri 2026

Tak kalah penting, tradisi saling memaafkan dan menjalin silaturahmi juga menjadi bagian utama dari perayaan Idul Fitri. Momen ini dimanfaatkan untuk memperbaiki hubungan dan menghapus kesalahan di antara sesama.

BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak sedekah, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan.

Melalui berbagai amalan tersebut, diharapkan umat Islam tidak hanya merayakan Idul Fitri sebagai hari kemenangan, tetapi juga menjadikannya sebagai awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta mempertahankan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved