Senin, 18 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Malut United

Tersirat, Suporter Malut United Tolak Adhyaksa FC Bermarkas di Ternate

Spanduk dengan latar belakang merah dengan huruf putih itu bertuliskan 'ADHYAKSA BOLOM K'APA.. yang dipasang di pagar tribune timur

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Munawir Taoeda
KOMPETISI: Baliho/spanduk penolakan Adhyaksa FC bermarkas di Ternate yang dibentangkan suporter di laga Malut United vs Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026) 
Ringkasan Berita:1. Ada yang menarik pada laga Malut United vs Persita Tangerang, Sabtu (16/5/2026) malam
2. Di mana dipagar tribune timur Stadion Gelora Kie Raha, Ternate terpasang sebuah spanduk yang mungkin dipasang oleh suporter
3. Spanduk dengan latar belakang merah dengan huruf putih itu bertuliskan 'ADHYAKSA BOLOM K'APA..'

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Ada yang menarik pada laga Malut United vs Persita Tangerang, Sabtu (16/5/2026) malam.

Di mana dipagar tribune timur Stadion Gelora Kie Raha, Ternate terpasang sebuah spanduk yang mungkin dipasang oleh suporter.

Spanduk dengan latar belakang merah dengan huruf putih itu bertuliskan 'ADHYAKSA BOLOM K'APA..'

Kalimat itu merupakan bahasa daerah warga Kota Ternate, Maluku Utara yang mengartikan atau bernada sebuah penolakan (sindiran halus).

Baca juga: Tahan Imbang Malut United, Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena Puji Mentalitas Pemain

Akan tetapi dibalik kegelisan suporter, manajemen Malut United justru bersikap atau menanggapi lain.

Disela laga berlangsung, bersama beberapa steward, sejumlah orang yang mungkin dari manajemen meminta spanduk itu diturunkan.

Belum diketahui pasti apa yang diinginkan manajemen Malut United, tapi sejumlah suporter langsung menghulung spanduk meski masih menggantung dipagar.

KOMPETISI: Baliho/spanduk penolakan Adhyaksa FC bermarkas di Ternate yang dibentangkan suporter di laga Malut United vs Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026)
KOMPETISI: Baliho/spanduk penolakan Adhyaksa FC bermarkas di Ternate yang dibentangkan suporter di laga Malut United vs Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026) (TribunTernate.com/Munawir Taoeda)

Berburu markas baru, lirik Kota Ternate

Setelah memastikan diri promosi dari Championship ke Super League, manajemen Adhyaksa FC langsung bergerak cepat mencari homebase (markas) baru untuk mengarungi kompetisi musim depan.

Dalam sebuah sesi wawancara yang cuplikannya viral di media sosial, CEO Adhyaksa FC Eko Setyawan mengaku sedang menjajaki beberapa wilayah.

Menariknya, salah satu daerah yang masuk dalam radar bidikan klub berjukuk Sang Jaksa itu adalah Kota Ternate, Maluku Utara.

Alasannya, kota berjuluk Kota Rempah ini memiliki basis suporter sangat militan, seperti yang selama ini mendukung klub legendaris Persiter Ternate.

Meski baru sebatas wacana, rumor ini langsung menjadi buah bibir hangat di kalangan warga dan pencinta sepak bola Kota Ternate.

Pasalnya Kota Ternate saat ini sudah memiliki Malut United, klub milik David Glenn yang telah 2 musim berkompetisi di kasta tertinggi.

Klub berjuluk Laskar Kie Raha tersebut kini bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha, stadion bersejarah yang dulunya dipakai Persiter Ternate.

Selain itu, Yakob Sayuri dkk. juga sudah didukung oleh kelompok suporter setia seperti The Superman, The Salawaku dan lainnya.

Promosi ke Super League musim depan

Adhyaksa FC menjadi 1 dari 3 klub yang berhasil mengamankan tiket promosi ke Super League musim depan.

Di mana Makan Konate cs akan naik kasta bersama PSS Sleman dan Garudayaksa.

Kepastian ini didapat setelah Adhyaksa FC mengunci posisi juara 3 usai menumbangkan Persipura Jayapura dengan skor 0-1 dalam laga play-off di Stadion Lukas Enembe, Jayapura.

Profil singkat Adhyaksa FC

Kepemilikan: Klub sepak bola profesional milik Kejaksaan Republik Indonesia (Persatuan Jaksa Indonesia) yang bermarkas di Banten.

Asal-usul: Berdiri pada 20 Januari 2020, klub ini sebelumnya bernama Farmel FC yang berbasis di Kabupaten Tangerang.

Prestasi: Juara Liga 3 Nasional 2023–2024, promosi ke Liga 2 dan kini sukses menembus kasta tertinggi untuk musim depan.

Manajemen: Dipimpin oleh CEO Eko Setyawan dengan Ade Suhendra sebagai pelatih kepala.

Respons santai manajemen Malut United

Menanggapi rumor panas tersebut, COO Malut United Willem D. Nanlohy memberikan komentar santai saat berbincang dengan Tribunternate.com.

Ditemui di sela-sela aktivitasnya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate pada Jumat (15/5/2026), pria yang akrab disapa Pak Doni ini mengaku tidak ambil pusing.

"Saya sudah tahu wacana itu. Kalau tanggapan saya, itu urusan mereka, "ujarnya sambil tersenyum.

"Kami tidak dipusingkan dengan wacana tersebut karena saat ini kami sedang fokus menghadapi dua laga sisa."

"Besok (Sabtu) kami melawan Persita, dan laga terakhir kami akan bersua Borneo FC, "sambungnya.

Sembari memegang ponselnya, Pak Doni kemudian menunjukan sebuah gambar kiriman koleganya kepadanya.

Baca juga: Gelora Kie Raha Kehilangan Magis, Malut United Ditahan Imbang Persita Tangerang 1-1

Gambar tersebut memperlihatkan sebuah aksi penolakan dari 'warga atau kelompok' yang ada di Kota Ternate.

Pada foto itu, tampak sebuah tembok berlatar putih yang dicoret dengan cat semprot hitam.

Yang berisi kalimat tegas menolak wacana Adhyaksa FC bermarkas di Kota Rempah. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved