Halmahera Timur

Banjir Bandang Rendam Desa Dorolamo Halmahera Timur, Lahan Siap Panen Ikut Terdampak

TribunTernate.com/Amri Bessy
CUACA: Salah satu SD di Desa Dorolamo Halmahera Timur terendam banjir, Rabu (20/5/2026). Bencana ini diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah tersebut 
Ringkasan Berita:1. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Halmahera Timur menyebabkan banjir bandang di Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah
2. Air dilaporkan naik dengan cepat setelah hujan lebat melanda wilayah setempat
3. Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal menjelaskan, ketinggian air di pemukiman warga mencapai kurang lebih 1 meter

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Halmahera Timur, Maluku Utara, menyebabkan banjir bandang di Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah.

Air dilaporkan naik dengan cepat setelah hujan lebat melanda wilayah setempat.

Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal menjelaskan, ketinggian air di pemukiman warga mencapai kurang lebih 1 meter, Rabu (20/5/2026).

Respons cepat BPBD

Baca juga: Update Harga Kebutuhan Pokok di Halmahera Timur Jelang Idul Adha 2026

Merespons situasi darurat tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Begitu menerima laporan, TRC BPBD langsung diarahkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, serta berkoordinasi denganinstansi terkait dan pemerintah desa setempat."

"Prioritas utama kami adalah keselamatan dan bantuan kepada masyarakat, "kata Darso Gadjal.

Dampak Banjir

Berdasarkan pendataan sementara dari tim TRC BPBD di lapangan, banjir luapan ini membawa dampak material yang cukup signifikan.

Sebanyak 60 rumah warga terendam, yang berdampak langsung pada 76 Kepala Keluarga (KK).

Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum dan perkantoran juga ikut terendam:

Tempat ibadah: 1 Masjid dan 1 Gereja

Fasilitas desa: 1 Balai Desa dan 1 Kantor BPD

Pendidikan: 1 Sekolah Dasar (SD) dan 3 Rumah Dinas Guru

Lainnya: 6 rumah kopel

Banjir juga meluas hingga ke sektor pertanian, setidaknya 200 hektare lahan pertanian dan perkebunan warga terendam, padahal kondisinya sudah siap panen.

Imbauan dan penanganan lanjutan

Baca juga: Ubaid Yakub Kunker ke Itjen Kementerian ESDM, Bahas Tata Kelola Pertambangan di Halmahera Timur

Saat ini, tim TRC BPBD masih terus memantau debit air dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan darurat.

Karena ini pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Maba Tengah, khususnya yang berada di daerah aliran sungai dan dataran rendah, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

"Kami meminta warga untuk tetap tenang namun waspada, tim kami akan terus berada di lapangan hingga situasi benar-benar kondusif dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang layak, "tanda Darso Gadjal. (*)